Topiksumut.id, ACEH TAMIANG – Sempat terpuruk akibat banjir bandang dengan ketinggian air mencapai 5 meter yang meluluhlantakkan Aceh Tamiang pada November 2025 lalu, Kelompok Tani (Poktan) Melon Mutiara kini bangkit dengan target panen 3 ton sekali petik.

Pertamina EP (PEP) Rantau Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan Zona 1 sukses menggelar panen raya dan launching Program CSR Smart Farming Pemberdayaan Petani Melon Mutiara di Kampung Kebun Tanjung Seumantoh, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, pada 12 Agustus 2026 lalu.

“Gak bisa dibayangkan hancurnya. Lumpur menimbun semuanya. Jujur, kalau secara mandiri, kami mustahil bisa bangkit lagi. Lahan hancur, saung rusak, modal habis,” kata Ketua Poktan Melon Mutiara, Benny Fauzi saat panen raya yang berlangsung.

Dukungan yang dimaksud berupa dukungan CSR dari Pertamina EP Rantau. Dalam kondisi terjepit, Benny mencoba berkomunikasi dengan pihak Pertamina EP Rantau. Hasilnya, dukungan mengalir penuh.

Lebih dari alakadarnya, kata dia, Pertamina EP Rantau menyokong seluruh kebutuhan mulai dari pengolahan kembali media tanah yang rusak, penyediaan bibit Golden Premium, hingga sarana prasarana pendukung.

Kini, kata dia, target produksi melon Golden Premium tahun ini naik signifikan menjadi 2,5 hingga 3 ton, melampaui hasil tahun lalu yang hanya 1,8 ton. Dengan harga pasar mencapai Rp20 ribu per kilogram, ekonomi 21 anggota kelompok tani ini mulai pulih.

Field Manager PT Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah, menegaskan bahwa Pertamina ingin keberhasilan ini menular. Pihaknya berkeinginan untuk kelompok tani yang sedang berjalan menjadi pemantik kemandirian petani lokal.
“Kami ingin petani di sini mandiri dan bisa berbagi ilmu dengan petani lain. Kalau ilmu itu dibagikan, ekonomi masyarakat di sini akan tumbuh bersama-sama,” ujar Tomi.

Dengan begitu, Poktan Melon Mutiara kembali menggarap lahan setelah banjir. Lahan yang sempat rusak kini kembali ditanami dan menghasilkan. Dukungan Pertamina EP Rantau membuat petani bisa kembali bekerja dan mendapatkan penghasilan.(*)



