Topiksumut.id, TAPTENG – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Sabtu (26/9/2026) sore, kembali memicu banjir di sejumlah wilayah.
Di Kelurahan Bona Lumban, Kecamatan Tukka, derasnya arus sungai bahkan menyebabkan rambin yang menjadi akses utama warga terputus.
Kondisi ini membuat warga Lingkungan III Bona Lumban kesulitan keluar-masuk wilayah. Sebagian warga terpaksa melintasi arus sungai dengan kondisi yang cukup berisiko.
Melihat situasi tersebut, Kapolsek Pandan Iptu Zul Effendi bersama Bhabinkamtibmas Aipda M. Sianturi, personel Polsek Pandan dan Polres Tapanuli Tengah, Babinsa, serta unsur terkait turun langsung membantu mengevakuasi dan menyeberangkan warga.
Evakuasi berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB. Petugas berada di lokasi untuk memastikan warga dapat melewati arus sungai dengan aman.
“Saya bersama Pak Kasat Sabhara malam ini dari Polsek dan Polres ke Kelurahan Bona Lumban untuk membantu menyeberangkan warga,” ujar Iptu Zul Effendi.
Zul Effendi mengatakan, kondisi di lokasi cukup mengkhawatirkan.
Hujan deras membuat debit air dan arus sungai meningkat, sementara rambin yang selama ini menjadi akses utama warga tidak dapat digunakan.
“Situasinya sangat mengkhawatirkan. Hujan begitu deras hingga menyebabkan banjir dan jembatan rambin yang merupakan jalan satu-satunya warga terputus. Warga terpaksa melewati arus sungai,” katanya.
Meski harus menghadapi arus sungai yang deras, proses evakuasi berlangsung dengan pengawalan personel kepolisian bersama unsur TNI.
Warga dibantu satu per satu hingga berhasil melewati titik penyeberangan.
Personel kepolisian juga terus memantau kondisi di lokasi untuk mengantisipasi meningkatnya debit air serta memastikan keselamatan warga yang masih beraktivitas di sekitar wilayah terdampak.
Hujan deras yang kembali mengguyur kawasan Tapanuli Tengah menjadi perhatian karena berpotensi menyebabkan banjir susulan dan mengganggu akses masyarakat di sejumlah wilayah. (uki)



