Topiksumut.id, DELISERDANG – PSMS Medan berhasil memetik kemenangan atas PSIS Semarang dengan skor 2-1 pada lanjutan pertandingan Championship Liga 2.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Laga PSMS vs PSIS digelar Stadion Utama Sumatera Utara di Deli Serdang, Minggu (25/10/2026) malam.

Dua gol PSMS Medan dicetak oleh Raihan Utama (’22) dan Javier Saviero (’31). Sementara satu-satunya gol yang diciptakan PSIS Semarang yaitu Fitra Ridwan (’90+4).

Pada laga yang berlangsung di tengah hujan tersebut wasit mengeluarkan dua kartu merah, yang satu ditujukan untuk pemain tim tuan rumah Javier Saviero dan satu lagi buat personel kubu tamu Rifky Dwi Septiawan.

Dikutip dari Kompas.com, sejak peluit babak pertama dibunyikan, pasukan PSMS asuhan Eko Purdjianto langsung melakukan tekanan ke lini pertahanan Fabiano dkk.

Namun, striker PSMS Medan, Raihan Utama belum berhasil membongkar ketatnya barisan belakang lawan. Upaya mencetak gol yang dimotori Angelo Rafael itu dilancarkan hingga menit ke-15.

Tidak mengendorkan serangan, tim berjuluk Ayam Kinantan ini terus berusaha menembus gawang yang dijaga Aldhila Ray Redondo. Tak sia-sia, jerih payah mereka pun membuahkan hasil positif.

Sepakan keras Raihan pada menit ke-22 akhirnya sukses membuat Aldhila memungut bola dari dalam gawangnya setelah gagal menangkap si kulit bulat. PSMS Medan pun unggul 1-0.

PSMS belum puas dengan keunggulan itu dan mencoba menambah gol. Namun, tim tamu tidak ingin terus di bawah tekanan sehingga mencoba melakukan serangan.

Akan tetapi, tekad skuad Mahesa Jenar belum begitu membahayakan karena bisa diadang bek-bek andalan PSMS Medan. Berbalik menyerang, pemain PSMS Medan menggempur kembali pertahanan tim tamu.

Sembilan menit kemudian mereka mampu merobek jala Aldhila melalui sepakan keras Javier Saviero dari luar kotak pada menit ke-31.

PSMS Medan memperlebar keunggulan atas PSIS asuhan Widodo Cahyono Putro jadi 2-0. Tetapi tidak lama usai cetak gol,

PSMS Medan harus kehilangan satu pemain, yaitu Javier Saviero, karena diberi kartu merah oleh wasit Ridwan Pahala.

PSMS Medan masih kokoh meski bermain 10 orang hingga babak pertama berakhir.

PSIS Semarang mencoba memanfaatkan situasi tim lawan yang kehilangan satu pemain.

Sejak awal babak kedua, tim tamu terus menekan pertahanan tuan rumah. Peluang demi peluang mereka ciptakan.

Di antaranya lewat tendangan Deri Antoni pada menit ke-61 yang masih mengenai mistar gawang PSMS yang dijaga Rudin Rajak.

Tidak itu saja, peluang juga tercipta melalui tendangan bebas pada menit ke-70 yang dieksekusi Rifky Dwi Septiawan.

Tetapi, upayanya belum bisa memperkecil ketertinggalan PSIS. Pada menit ke-71 kesempatan PSIS berikutnya datang dari tendangan sudut yang disepak Rifky, tetapi belum juga berbuah gol.

Ketika berupaya keras mengejar ketertinggalan, skuad PSIS Semarang justru kehilangan satu pemain, yakni Rifky Dwi Septiawan yang menerima kartu merah. Ia diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua pada menit ke-81.

Dalam posisi 10 lawan 10 pertandingan pun kembali hidup. PSIS Semarang sempat mencetak gol pada menit ke-87 melalui Hari Nur Yulianto, tetapi dianulir wasit karena offside melalui cek VAR.

Semangat anak asuh Widodo tidak putus. Mereka akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-90+4 via gol yang diciptakan Fitra Ridwan.

Namun, hingga peluit tanda pertandingan berakhir, skor tidak berubah. Kemenangan diraih tim tuan rumah dengan skor 2-1.

Dengan kemenangan ini, PSMS memperkokoh posisi kedua di klasemen dengan 14 poin, dan terus menempel PSPS Pekan Baru yang berada di puncak klasemen dengan 18 poin. red)