Topiksumut.id, TAPTENG – Dua komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, resmi melantik kepengurusan baru, Sabtu (24/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Momentum ini menjadi penegasan bahwa penguatan kaderisasi harus menjadi prioritas untuk mendorong transformasi organisasi sekaligus melahirkan kader yang berintegritas, berjiwa pemimpin, dan mampu menjawab tantangan masyarakat.

Dua komisariat tersebut adalah HMI Komisariat Tarbiyah Bahriatul Ulum Pandan dan HMI Komisariat STPK Matauli Pandan. Pelantikan bersama yang berlangsung di Aula KPU Kabupaten Tapanuli Tengah itu mengusung tema “HMI Maju: Transformasi HMI Menuju Perubahan Melalui Kaderisasi.”

Sekretaris Umum MD KAHMI Sibolga–Tapanuli Tengah, Sufriansyah Pasaribu, S.Pd.I., M.Pd., menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian kepengurusan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen HMI sebagai organisasi kader yang berperan melahirkan pemimpin umat dan bangsa.

Menurutnya, semangat HMI Maju harus diterjemahkan melalui gerakan yang progresif, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta tetap berpegang pada nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan.

“Kader HMI hari ini harus mampu tampil sebagai teladan. Unggul dalam intelektualitas, kuat dalam kepemimpinan, dan hadir dalam pengabdian. Kaderisasi yang berkualitas akan melahirkan kader yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial,” tegas Sufriansyah.

Ia mengingatkan pengurus yang baru dilantik agar tidak hanya berfokus pada keberlangsungan organisasi, tetapi juga memastikan setiap proses kaderisasi mampu meningkatkan kapasitas intelektual, membentuk karakter, dan menumbuhkan kepemimpinan di kalangan mahasiswa.

Selain itu, solidaritas antarkader, konsolidasi internal, serta kolaborasi dengan kampus, alumni, dan masyarakat dinilai penting untuk memperkuat peran HMI di tengah dinamika sosial.

Sufriansyah juga menegaskan dukungan MD KAHMI Sibolga–Tapanuli Tengah dalam mendampingi kader HMI menjalani proses organisasi dan pengabdian.

“KAHMI akan selalu hadir mendampingi adik-adik HMI. Teruslah belajar, berproses, dan berkontribusi nyata. Jangan pernah berhenti mengabdi untuk kampus, umat, dan daerah kita,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum HMI Cabang Sibolga–Tapanuli Tengah, Irsan Palupi Sihaloho, menekankan pentingnya menjaga amanah organisasi dan memperkuat solidaritas dalam menjalankan kepengurusan.

Ia menilai kaderisasi tidak boleh berhenti pada pergantian generasi pengurus, tetapi harus menjadi proses berkelanjutan untuk membentuk karakter, memperkuat intelektualitas, dan menyiapkan kader agar mampu mengambil peran dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Komisariat STPK Matauli, Adrian Hasayangan, serta Ketua Umum Komisariat Tarbiyah, Alwi Rahman Chaniago.

Dengan kepengurusan baru, kedua komisariat diharapkan mampu memperkuat konsolidasi organisasi dan menyusun program kerja yang berorientasi pada peningkatan kualitas kader serta pengabdian nyata di lingkungan kampus dan masyarakat.

Pada akhirnya, keberhasilan transformasi HMI tidak hanya ditentukan oleh terbentuknya kepengurusan baru, tetapi juga oleh kemampuan organisasi memastikan kaderisasi berjalan konsisten dan melahirkan kader yang berintegritas, berdaya saing, serta siap mengabdi bagi umat dan bangsa. (uki)