Topiksumut.id, BINJAI – Banjir yang diakibatkan karena luapan aliran Sungai Mencirim yang sempat merendam puluhan rumah di Kota Binjai, Sumatera Utara, kini terpantau sudah surut, Senin (12/10/2026).
Meski air tak lagi menggenang, penderitaan warga belum usai. Mereka kini disibukkan dengan aktivitas menguras sisa lumpur pekat dan mengevakuasi perabotan basah.
Di tengah keletihan berjibaku membersihkan rumah dalam kondisi perut kosong, warga mendapat kejutan kepedulian dari Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Dr. R.M. Djoelham Binjai, drg. Doni Asrin.
Orang nomor satu di rumah sakit daerah tersebut turun langsung menyambangi permukiman warga di kawasan Simpang Te Kun, Kelurahan Setia, Kecamatan Binjai Kota.

Ia datang membawa ratusan porsi sarapan matang untuk dibagikan dari tangan ke tangan kepada warga terdampak.
“Ini murni panggilan hati. Warga pasti keletihan membersihkan sisa lumpur dan tidak bisa memasak sarapan karena dapur mereka sempat terendam subuh tadi,” ucap drg. Doni di lokasi.
Ratusan porsi bubur hangat dan aneka kue tersebut disiapkan khusus untuk memulihkan tenaga warga.
“Makanya kami langsung inisiatif bawa makanan matang. Supaya warga tidak kelaparan dan tetap punya tenaga saat menata kembali rumahnya,” bebernya.
Di tengah kelelahan menguras air, salah seorang korban banjir, Rina (42) mengaku sangat bersyukur perut mereka bisa terisi.
“Bersyukur kali ada kepedulian dari Bapak Direktur bawa bubur ini. Dari pagi perut kami kosong, mau masak kompor sama beras basah semua,” ucapnya lega.
Sembari membagikan sarapan, drg. Doni tak lupa menyisipkan imbauan kesehatan.
Ia mengingatkan masyarakat agar ekstra waspada terhadap ancaman penyakit gatal-gatal hingga diare yang rawan muncul setelah genangan air kotor surut.
“Kami imbau warga untuk segera membersihkan diri setelah menguras lumpur. Jaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit pascabanjir,” pesannya.
Pantauan di lapangan, banjir luapan Sungai Mencirim kali ini cukup masif.
Selain memporak-porandakan Kelurahan Setia, puluhan rumah di Kelurahan Rambung Timur, Kecamatan Binjai Selatan, juga ikut tenggelam.
Hingga berita ini diturunkan, genangan banjir terpantau sudah surut. Warga kini mulai sibuk membersihkan rumah dan perabotan dari sisa-sisa material lumpur yang terbawa arus sungai. (red)



