Topiksumut.id, BINJAI – Badan Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) Kota Binjai, Sumatera Utara, melakukan pemangkasan pohon disekitar Lapangan Merdeka Kota Binjai.
Hal ini dilakukan pasca seorang pedagang mewarnai atau lukisan, meninggal dunia usai tertimpa dahan pohon.
Kini, kondisi pohon Lapangan Merdeka Binjai tidak lagi rimbun dipenuhi pepohonan seperti sebelumnya.
“Semua mau dipangkas itu, termasuk yang rawan tumbang, turut dilakukan pemangkasan,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Binjai, Rudi Iskandar, Kamis (17/9/2026).
Lanjut Rudi, cuaca ekstrem yang tidak menentu ini, ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berteduh atau menepi di bawah pohon rindang ketika hujan deras mengguyur disertai angin kencang.
“Masyarakat diminta berhati-hati di tengah cuaca ekstrem saat ini dan jangan berteduh di bawah pohon, hindari pohon rindang,” ucap Rudi.
Sementara itu, Pemerintah Kota Binjai menyampaikan duka yang mendalam atas peristiwa dahan berukuran sedang yang jatuh menimpa pedagang UMKM, Lila Apriyana di Lapangan Merdeka, Senin (14/9/2026) petang.
Rombongan pemerintah kota pun sudah mendatangi rumah duka di Kuala, Langkat, pasca peristiwa nahas tersebut.
Langkah Pemko Binjai ini juga sebagai bentuk tanggungjawab moral dan empati kepada keluarga korban.
Pendampingan dilakukan Pemko Binjai dan membantu proses pengurusan jenazah almarhumah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, Ahmad Yani, juga ikut mengantar jenazah sampai ke rumah duka.
Tidak hanya DLH Binjai, unsur pimpinan organisasi perangkat daerah lain pun ikut mengantarkannya.
“Pendampingan dilakukan mulai dari Rumah Sakit Umum Daerah Djoelham hingga proses pemulangan jenazah ke rumah duka,” kata Yani.
Pemko Binjai, sambung Yani, juga menyerahkan bantuan santunan untuk keperluan fardu kifayah kepada keluarga korban.
Ia menyebut, Pemko Binjai memberikan bantuan itu sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada keluarga yang tengah menghadapi musibah.
Dalam hal ini, pihak keluarga menyatakan telah menerima dan mengikhlaskan kepergian almarhumah sebagai musibah dan takdir yang harus diterima dengan lapang dada.
Sementara, Pemko Binjai melakukan pemangkasan pohon di seputaran Lapangan Merdeka Binjai. (red)



