Topiksumut.id, LANGKAT – Masyarakat Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, harus masih bersabar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pasalnya jalan yang rusak parah lebih kurang 20 tahun itu, belum juga diperbaiki oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat.

Bahkan mirisnya, belum lama ini tiga orang warga menjadi korban, akibat terjatuh usai masuk ke dalam lubang yang sudah seperti kubangan kerbau.

“Sudah tiga orang korban jatuh akibat jalan rusak di Desa Kwala Air Hitam ini. Termasuk istri dan anak saya terjatuh dari sepeda motor,” ujar Irul saat diwawancarai wartawan, Kamis (5/11/2026).

Lanjut Irul, akibat kejadian itu body sepeda motor miliknya mengalami kerusakan yang cukup parah.

Sedangkan istri dan anaknya mengalami luka-luka pada bagian kaki dan tangan.

“Sepeda motor bodynya pecah-pecah, istri dan anak mengalami luka-luka pada bagian kaki dan siku tangannya,” ucap Irul.

Irul pun menambahkan, perbaikan jalan di Desa Kwala Air Hitam masih belum jelas kapan mulai diperbaiki.

“Kata kawan yang nanyak sama oknum anggota DPRD Langkat, soal perbaikan jalan ini katanya jadi tahun ini, tapi tanggalnya belum tau. Masyarakat pun sudah bertanya-tanya betul tidak,” kata Irul.

“Kemarin dijanjikan pemkab akhir Bulan Oktober 2026 mau diperbaiki, ini sudah masuk masuk Bulan November, tapi tidak juga dikerjakan,” sambungnya.

Kondisi jalan rusak di Desa Kwala Air Hitam makin memprihatinkan jika masuk musim hujan.

Jalan yang berlumpur dan licin, membuat masyarakat yang melintas sangat mengkhawatirkan.

“Kondisi jalan makin parah apalagi di musim hujan. Kalau musim kering, abunya tebal kali,” ucap Irul.

Irul dan masyarakat Desa Air Hitam lainnya pun berharap, agar pemerintah kabupaten tak hanya omon-omon saja mengatasi jalan yang sudah rusak puluhan tahun itu.

“Harapan kami masyarakat kepada pemerintah untuk segera diperbaiki lah jalan yang rusak di Desa Kwala Air Hitam ini, jangan omon-omon aja. Supaya tidak ada korban lagi yang jatuh. Dan truk yang melebihi tonase juga masih banyak melintas,” ujar Irul.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas PUTR Langkat, Arie Ramadhany saat dikonfirmasi soal perbaikan jalan rusak di Desa Kwala Air Hitam belum merespon.

Pesan singkat WhatsApp yang dikirimkan wartawan kepadanya, juga tak dibalasnya.

Sementara itu sebelumnya, ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Masjid/Musala Warga Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggelar aksi demo terkait jalan sepanjang 2 kilometer yang sudah puluhan tahun rusak, Selasa (19/5/2026) lalu.

Menurut masyarakat, jalan yang menghubungan antar desa dan Kecamatan Selesai dengan Kecamatan Binjai, sudah 20 tahun rusak.

Amatan wartawan dilokasi, kendaraan khususnya mobil dan truk tak dapat melintas akibat aksi blokade oleh ratusan masyarakat.

Ada beberapa hal yang membuat kontruksi jalan cepat rusak. Salahsatunya akibat truk dari berbagai perusahaan melintas melebihi tonase.

Namun hal itu sudah disikapi oleh pemerintah desa dan kecamatan melalui musrenbang, bagaimana perusahaan ikut andil dalam perawatan jalan.

Pemerintah kabupaten pun menjelaskan perbaikan jalan di Desa Kwala Air Hitam akan dikerjakan tahun ini.

Pemerintah kabupaten akan mengusulkan dari dana Transfer ke Daerah (TKD), untuk perbaikan jalan di Desa Kwala Air Hitam. (red)