Topiksumut.id, BINJAI – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Sumatera Utara, menjenguk Akbar Sentosa (25) petugas yang mengalami kecelakaan kerja saat melakukan pemotongan pohon disekitar Lapangan Merdeka, beberapa hari yang lalu.
Korban kini mendapat perawatan intensif di Lantai II Ruang Nusa Indah 5 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djoelham Binjai.
Pemko Binjai juga memberikan santunan kepada korban yang diserahkan Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Gloria Sinulingga.
“Kami dari Pemerintah Kota Binjai hadir untuk bertemu langsung dengan Saudara Akbar yang kemarin menjadi korban terjatuh saat membersihkan atau memotong pohon di seputaran Lapangan Merdeka,” ujar Gloria didamping Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Binjai, Ahmad Yani, Kamis (24/9/2026).
Kondisi AS saat ini berangsur membaik. Korban mengalami kecelakaan kerja saat pangkas pohon mengalami patah di pergelangan tangan kiri.
Korban terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter, yang bekerja tanpa menggunakan alat pelindung diri. Korban kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh ke bawah.
Menurut Gloria, kondisi korban sudah berangsur pulih.
“Sudah membaik, sudah fit, tinggal perobatan lanjutan,” ucap Gloria.
“Kami dari Pemerintah Kota Binjai turut prihatin atas kejadian tersebut dan kami juga berharap kedepannya, supaya lebih berhati-hati dan bagi kita semua, tidak mengabaikan apa yang menjadi tanggung jawab kita,” sambungnya.
Gloria juga menyampaikan titipan salam hangat dari wali kota dan wakil wali kota kepada korban, sembari menyerahkan santunan.
Ia berharap, korban kembali pulih dan dapat beraktivitas seperti sedia kala.
“Kami berharap cepat sehat ya, kami juga Pemko Binjai berupaya semaksimal mungkin untuk dapat membantu. Karena dari awal juga kita mendampingi, begitu kejadian sampai di rumah sakit dan sampai detik ini Pemko Binjai belum ada lepas tangan,” kata Gloria.
“Kami juga berharap kepada bapak dan ibu, supaya tetap merawat sampai sembuh. Titip salam dari pak wali, pak wakil, dan jajaran opd, gunakan sebaik-baiknya untuk dapat pengobatan,” tambahnya.
Sementara, orangtua korban, Sugeng (47) mengucapkan terima kasih kepada Pemko Binjai yang telah memberi perhatian.
“Saya mohon maaf apabila selama ini kami telah lalai atas pekerjaan kami dan telah menyusahkan,” ujar Sugeng.
Sugeng pun mengucapkan terima kasih kepada Pemko Binjai yang telah mendukung mereka sampai sekarang ini. (red)



