Topiksumut.id, BINJAI – Pedagang mewarnai atau lukisan yang meninggal dunia disekitar Lapangan Merdeka Binjai, Kota Binjai, Sumatera Utara, mengalami luka serius pada kepala bagian belakang saat tertimpa batang pohon yang jatuh.
Hal ini disampaikan oleh Plt Direktur RSUD Djoelham Binjai, drg Doni Asrin saat diwawancarai wartawan.

Menurut Doni, saat korban tiba di rumah sakit, kondisinya sudah dalam meninggal dunia.
“Kami dari pihak rumah sakit, saat pasien datang kondisinya sudah meninggal dunia akibat tertimpanya batang pohon,” ujar Doni, Senin (14/9/2026) petang.
“Kita lakukan juga pemeriksaan secara medis, tetapi pasien sudah tidak benyawa lagi,” sambungnya.
Korban disebut mengalami pendarahan pada saat perjalanan menuju rumah sakit.
“Mungkin di lokasi sudah meninggal dunia,” ucap Doni.
Doni pun menguraikan jika korban mengalami luka pada kepala bagian belakang.
“Dan ini lagi proses pembersihan luka di tubuh korban, sebelum diserahkan sama pihak keluarga,” kata Doni.
Dikabarkan sebelumnya, pedagang mewarnai atau lukisan di Kota Binjai, Sumatera Utara, meninggal dunia usai tertimpa batang pohon yang jatuh disekitar Lapangan Merdeka Kota Binjai, Senin sore.
Informasi yang diperoleh korban diketahui Lila Apriyana (40) warga Jalan Aiptu Radiman, Kelurahan Tangsi, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Sumatera Utara.
Menurut Ali saksi mata sekaligus pedagang mengatakan, pada saat itu kondisi sekitar Lapangan Merdeka Kota Binjai dilanda hujan gerimis dan angin kencang.
Sedangkan korban sedang menyusun barang dagangannya.
“Kakak itu awal mulanya lagi nyusun dagangannya, pas pula lagi hujan gerimis, angin kencang, jatuh lah batang pohon itu mengenai bagian belakang kepalanya,” ujar Ali.
Lanjut Ali, setelah tertimpah batang pohon Lila langsung terjatuh dengan kondisi tubuh korban telungkup.
Namun saat posisi tubuh dibalikkan, Ali menjelaskan pada bagian hidung korban sudah mengeluari darah.
“Terjatuh lah kakak itu dalam posisi telungkup. Pas kami balik kan, posisi dibagian hidungnya sudah mengeluarkan darah, dan di jidat ada benjolan,” ucap Ali.
Namun di dalam perjalanan saat dibawa ke RSUD Djoelham Binjai, ternyata kepala bagian belakang juga mengeluarkan darah.
“Korban dibawa ke RSUD Djoelham. Memang pas dibawa ke rumah sakit korban sudah enggak respon,” kata Ali.
“Sampai di rumah sakit dinyatakan sudah meninggal dunia,” sambungnya.
Gitupun Ali dan beberapa orang pada saat dilokasi kejadian, sempat mengira korban hanya pingsan.
“Usaha korban pedagang mewarnai dan jual minuman,” ucap Ali.
Diketahui korban juga sudah lama berdagang disekitar Lapangan Merdeka Kota Binjai.
Sementara itu, kejadian serupa bukan kali pertama terjadi dilokasi yang sama. Beberapa waktu lalu, pedagang bakso keliling juga tertimpa pohon besar.
Hasilnya pedagang bakso itu mengalami luka serius pada bagian kaki, dan dirujuk ke RSUP H Adam Malik Kota Medan. (red)



