Topiksumut.id, LANGKAT – Masyarakat di Dusu Tambunan B, Desa Perkebunan Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mendadak heboh.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pasalnya jalan yang menghubungkan tiga desa mengalami longsor.

Jalan menuju Dusun Telko, Desa Pamah Tambunan, dan Desa Ujung Bandar longsor, dan tidak dapat dilalui kendaraan roda empat.

Kepala Desa Perkebunan Tambunan, Egid membenarkan peristiwa itu.

Ia mengatakan, longsor sebenarnya telah terjadi sejak Juli 2026 dan kembali meluas pada Sabtu (12/9/2026), hingga menyebabkan kondisi jalan semakin parah.

“Sebenarnya longsor sudah terjadi sekitar bulan Juli 2026. Pada hari Sabtu (12/9/2026), longsor melebar atau meluas, mengakibatkan jalan nyaris putus sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda empat,” kata Egid, Senin (14/9/2026).

Lanjut Egid, pihak Pemerintah Desa Perkebunan Tambunan telah berkoordinasi dengan Kecamatan Salapian.

Pihaknya juga telah mengajukan proposal kepada PT Kinar Lapiga terkait upaya penanganan longsor.

Namun hingga saat ini belum mendapat jawaban dari pihak manajemen perusahaan.

Bahkan Pemerintah Desa Perkebunan Tambunan bersama Desa Pamah Tambunan dan Desa Ujung Bandar berencana melakukan pertemuan dengan pihak manajemen PT Kinar Lapiga, untuk membahas langkah penanggulangan longsor.

Egid menjelaskan, jalan tersebut merupakan salah satu akses penting bagi masyarakat Desa Ujung Bandar dan Desa Pamah Tambunan, terutama untuk mengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik masyarakat.

Terkait laporan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Egid mengatakan informasi mengenai longsor tersebut telah disampaikan melalui Pemerintah Kecamatan Salapian.

“Informasi dari Camat Salapian, alat berat dari PUTR Kabupaten Langkat akan dibawa ke lokasi longsor untuk penanggulangan longsor tersebut agar dapat dilalui kendaraan roda empat,” kata Egid.

Terpisah, Camat Salapian, Ramlan Tarigan membenarkan adanya penanganan terhadap longsor tersebut.

Menurutnya, Pemerintah Kecamatan Salapian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Langkat.

“Sudah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Langkat. Alat berat dari PUTR Kabupaten Langkat segera meluncur ke lokasi longsor untuk penanggulangan,” ujar Ramlan. (red)