Topiksumut.id, BINJAI – Kualitas udara di Kota Binjai, Sumatera Utara, masih dalam kondisi tidak sehat, Kamis (22/10/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Padahal dua atau tiga hari yang lalu kualitas udara di Kota Rambutan sudah dalam indikator sehat.

“Iya benar kabut asap terlihat jelas di Kota Binjai, apalagi saat di jalan tol,” ujar Plt Kepala Dinas Kesehatan Binjai, Desman.

Lanjut Desman, berdasarkan alat partikulat meter untuk mengukur kualitas udara, perhari ini udara di Kota Binjai masih dalam kualitas tidak sehat.

“Dua atau tiga hari lalu idikatornya hijau artinya sehat. Itu pasca hujan yang sejak malam hingga pagi hari,” ucap Desman.

Gitupun Dinas Kesehatan Kota Binjai sudah menyebarkan imbauan kepada masyarakat terkait kondisi kualitas udara yang menyelimuti Kota Binjai.

“Kami sudah menyebarkan imbauan melalui media sosial resmi kta,” ucap Desman.

Bahkan Desman menjelaskan, ia sudah memerintahkan seluruh puskesmas di Kota Binjai, untuk melakukan sosialisasi terkait bahaya asap dan sekaligus membagikan masker.

Adapun imbauan yang dimaksud ialah, agar masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar, mengurangi aktivitas di luar kemudian banyak minum air putih, vitamin, dan mengurangi hal-hal yang menambah buruknya kualitas udara.

“Dari kemarin Dinas Kesehatan Kota Binjai sudah memantau kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Binjai. Dari kasat mata misal dari yang kita alami seperti mata perih, pedas, ketika kita beraktivitas di luar sudah kita rasakan,” kata Desman.

Pengecekan kualitas udara di Kota Binjai dilakukan dimulai sejak pagi hingga sore hari.

Kondisi udara inipun terus dilaporkan Dinas Kesehatan Binjai kepada camat hingga kepling, agar tersampaikan kepada masyarakat.

“Kondisi udara terus kita laporkan ke masyarakat melalui camat, lurah, dan kepling, jika memang kualitas udara kita tidak sehat,” ujar Desman. (red)