Topiksumut.id, LANGKAT – Masyarakat Desa Batu Malenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, kian resah dengan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Hasilnya masyarakat pun melaporkan keresahan itu ke Polres Langkat.
Mendapat laporan itu, personel Satres Narkoba Polres Langkat langsung melakukan penyelidikan.
“Personel langsung bergerak setelah menerima laporan. Pada Jumat (28/8/2026) malam, personel menyisir lokasi yang dimaksud di kawasan perkebunan sawit, di Desa Batu Malenggang, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat,” ujar Kasat Narkoba Polres Langkat, AKP Amrizal Hasibuan, Senin (31/8/2026).
Lanjut Amrizal, di lokasi personel menemukan sebuah gubuk atau pondok yang digunakan sebagai tempat berkumpul.
Setelah dilakukan penggeledahan, personel menemukan alat hisap (bong) dan plastik klip bening.
“Sebagai langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali dimanfaatkan untuk aktivitas yang melanggar hukum, gubuk tersebut kemudian dibakar dan dimusnahkan oleh petugas dengan disaksikan sejumlah warga serta kepala dusun setempat,” ucap Amrizal.
Amrizal menambahkan, langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menghilangkan tempat yang berpotensi menjadi titik penyalahgunaan narkoba, sekaligus memberikan pesan tegas bahwa lingkungan yang rawan penyalahgunaan narkotika tidak boleh dibiarkan.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan ketika narkotika ditemukan. Lokasi yang berdasarkan informasi masyarakat menjadi tempat penyalahgunaan juga akan kami tindaklanjuti. Pencegahan harus dilakukan sebelum persoalan berkembang,” kata Amrizal.
Satresnarkoba Polres Langkat juga terus melakukan pendalaman terhadap informasi yang diterima, termasuk memetakan lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
“Pendekatan melalui pemolisian masyarakat terus diperkuat. Masyarakat diajak menjadi mitra kepolisian dengan memberikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan komunikasi yang aktif, polisi dapat bergerak lebih cepat ketika muncul indikasi gangguan kamtibmas di lingkungan warga,” ujar Amrizal. (red)



