Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

APH Didesak Tangkap Pelaku Pungli di Kawasan Tangkahan, Dapat Menghambat PAD Langkat

Redaksi by Redaksi
in Kriminal
0
APH Didesak Tangkap Pelaku Pungli di Kawasan Tangkahan, Dapat Menghambat PAD Langkat

Kolase foto objek Wisata Tangkahan dengan Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Institute Sumut, Abdul Rahim.

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, LANGKAT – Aparat penegak hukum (APH) didesak agar menangkap pelaku pengutipan liar (Pungli) di sekitaran objek Wisata Tangkahan, Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan oleh Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Institute Sumut, Abdul Rahim.

Baca Juga

Pamer Alat Kelamin saat Bawa Penumpang, Sopir Angkot di Sergai Diringkus Polisi

Pamer Alat Kelamin saat Bawa Penumpang, Sopir Angkot di Sergai Diringkus Polisi

17/01/2026
Bayi yang Ditemukan di Aliran Sungai di Langkat, Ternyata Dibuang Ibu Kandungnya

Bayi yang Ditemukan di Aliran Sungai di Langkat, Ternyata Dibuang Ibu Kandungnya

16/01/2026

“Pihak Kepolisian harus menangkap pelaku pungli. Dan telusuri apakah ada kaitan dengan ormas yang melaku pungli tersebut,” ujar Rahim, Sabtu (7/6/2025) malam.

Tak hanya itu, Rahim menegaskan Pemerintah Kabupaten Langkat harus benar-benar untuk menghilangkan pungli.

Menurut Rahim pungli di kawasan objek Wisata Tangkahan, sangat menghambat investasi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Langkat.

“Kan Pak Presiden Prabowo memerintahkan TNI Polri menindak tegas dan menangkap pelaku pungli ini di Indonesia. Segala jenis harus ditindak APH demi mendukung Presiden Prabowo, apabila tidak diberantas berarti tidak mendukung Presiden Prabowo dalam memberantas pungli,” ucap Rahim.

“Kalau di bawah tidak mendukung, bagaimana pungli bisa hilang sebagaimana diinginkan Presiden Prabowo. Saya menduga pungli yang tidak resmi ini ada oknum ormas di belakangnya atau bekerja sama oknum pemerintah daerah. Jangan-jangan pungli ini berkedok retribusi,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

Rahim menegaskan Polri-TNI agar memanggil Dinas Pariwisata, Perhubungan dan Pemerintah Kecamatan hingga Pemerintah Desa.

“Berapa sebenarnya pengutipan ini. Harus ditelusuri APH kemana aliran uang pungli tersebut, kalau mau wisata Langkat maju dan wisatawan pun nyaman ketika menikmati liburan. Saya menyarankan pengutipan distrubisi di Tangkahan hanya sekali saja, jangan berulang ulang,” kata Rahim.

Dikabarkan sebelumnya, objek Wisata Tangkahan yang berada di Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, ramai dipadati pengunjung saat libur panjang tiba.

Di wisata yang kerap dikunjungi wisatawan mancanegara, lokal, bahkan artis ibu kota ini, menawarkan aktivitas yang seru selama berada dilokasi.

Adapun aktivitas itu, melihat flora langka secara langsung, bertemu dengan fauna endemik, menyeberangi jembatan gantung Tangkahan, bermain di air terjun, memandikan gajah dan berpetualang bersama, serta menikmati pesona ketenangan air yang jernih.

Namun keseruan itu kerap membuat wisatawan sirna ketika tiba dilokasi.

Pasalnya beberapa orang yang tak bertanggungjawab kerap melakukan aksi pengutipan liar (pungli). Hal ini pun membuat mood atau perasaan wisatawan berubah.

Hal ini disampaikan oleh Ali (28) wisatawan asal Jakarta.

“Saya datang ke Tangkahan ini bersama keluarga. Ini yang kedua kali saya datang ke Tangkahan,” ujar Ali, Sabtu (7/6/2025).

Msnurut Ali, kelestarian hutan di Tangkahan masih terjaga.

“Kalau sepenglihatan saya hutannya masih terjaga dan alamnya masih baik lah,” kata Ali.

Menurut Ali, pengutipan retribusi yang resmi maupun tidak resmi sangat mengganggu.

“Karena kami banyak membayar setelah tiba di lokasi Tangkahan. Pertama kami membayar uang jembatan Rp 10 per kendaraan. Kalau ini bisa saya bilang pengutipan liar, tidak jelas identitas yang mengutip,” kata Ali.

“Kemudian kami membayar uang masuk sebelum portal masuk ke Tangkahan sebesar Rp 15 ribu perorang. Rp 15 ribu itu, terdiri uang tiket masuk, uang parkir, dan uang asuransi,” sambungnya.

Tak sampai di situ, setelah Ali dan keluarganya memarkirkan mobil, pengutipan uang masih berlanjut.

“Penyeberangan getek Rp 5 ribu perorang. Kemudian uang sewa tikar Rp 50 ribu. Ya kalau kami pengunjung pasti memberatkan, kenapa tidak di include sekali bayar saja,” ujar Ali.

Sedangkan itu, Ali menjelaskan selama di Tangkahan, pengunjung bisa menikmati permainan seperti hanyut ban, naik speed boat, dan mandi gajah.

“Di hari libur seperti ini, pengunjung sangat ramai,” tutup Ali. (Red)

Tags: APHIndonesiaLangkatNasionalPolda SumutPolres LangkatPolriPungliSumatera UtaraSumutTangkahanTNIWisata
Previous Post

Kurir 10 Kg Sabu Asal Tanjung Balai Ditangkap Polres Asahan

Next Post

Pemain Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert Diserbu Fans Jepang dan Terjebak di Bandara

Menarik Lainnya

Pamer Alat Kelamin saat Bawa Penumpang, Sopir Angkot di Sergai Diringkus Polisi

Pamer Alat Kelamin saat Bawa Penumpang, Sopir Angkot di Sergai Diringkus Polisi

17/01/2026
Bayi yang Ditemukan di Aliran Sungai di Langkat, Ternyata Dibuang Ibu Kandungnya

Bayi yang Ditemukan di Aliran Sungai di Langkat, Ternyata Dibuang Ibu Kandungnya

16/01/2026
Betmen Tersangka Penganiayaan Pakai Parang Diringkus Polisi di Langkat, 4 Orang Masih DPO

Betmen Tersangka Penganiayaan Pakai Parang Diringkus Polisi di Langkat, 4 Orang Masih DPO

16/01/2026
Polisi Sita 4,08 Gram Sabu dari Pengedar Narkoba di Langkat, Sempat Terjadi Kejar-kejaran

Polisi Sita 4,08 Gram Sabu dari Pengedar Narkoba di Langkat, Sempat Terjadi Kejar-kejaran

16/01/2026
Next Post
Pemain Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert Diserbu Fans Jepang dan Terjebak di Bandara

Pemain Timnas Indonesia dan Patrick Kluivert Diserbu Fans Jepang dan Terjebak di Bandara

Populer

  • Perencanaan PAD yang Ditetapkan Tidak Rasional, Akibatnya Utang Pemko Binjai Capai Rp 50 Miliar

    Lelang Eselon II di Kota Binjai Berakhir, Ini Nama-nama Pejabat yang Diumumkan Pansel

    169 shares
    Share 68 Tweet 42
  • Betmen Tersangka Penganiayaan Pakai Parang Diringkus Polisi di Langkat, 4 Orang Masih DPO

    117 shares
    Share 47 Tweet 29
  • Berikut Daftar Nama Puluhan Pejabat Eselon II, III, dan IV Usai Dilantik Bupati Langkat

    84 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Kasus Bentrokan di Selesai, Oknum Ketua Ormas di Langkat Akan Segera Diadili

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kadis Pertanian Binjai yang Dibebastugaskan Usai Diperiksa Jaksa, Ralasen : Wali Kota tak Komit

    73 shares
    Share 29 Tweet 18

Rekomendasi

Kereta Api Jurusan Medan-Binjai Tabrak Daihatsu Sigra di Sunggal, 3 Orang Korban Alami Luka Serius

Kereta Api Jurusan Medan-Binjai Tabrak Daihatsu Sigra di Sunggal, 3 Orang Korban Alami Luka Serius

19/10/2025
Polisi Sita 2 Unit Mesin Tembak Ikan Usai Gerebek Warung di Stabat

Polisi Sita 2 Unit Mesin Tembak Ikan Usai Gerebek Warung di Stabat

29/12/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net