Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Lahan Sawit Ilegal di Langkat dan Aceh Tamiang yang Masuk Kawasan Hutan TNGL Ditumbangkan

Redaksi by Redaksi
06/09/2025
in Daerah
0
Lahan Sawit Ilegal di Langkat dan Aceh Tamiang yang Masuk Kawasan Hutan TNGL Ditumbangkan

Suasana alat berat atay eskavator saat menumbangkan pohon sawit di dalam kawasan hutan TNGL, Sabtu (6/9/2025).

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, LANGKAT – Jajaran Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bersama Satgas Garuda Penertiban Kawasan Hutan (PKH), Polri, TNI, Pemda Kabupaten Aceh Tamiang dan Pemda Kabuoaten Langkat, serta masyarakat, telah memulai upaya mengembalikan fungsi Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL).

Tindakan pemulihan kawasan hutan dilakukan melalui kegiatan penumbangan kebun kelapa sawit ilegal, kemudian dilanjutkan dengan upaya rehabilitasi kawasan hutan di Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) seluas 59,32 hektare.

Baca Juga

Lanal Sibolga Gelar Panen Raya Semangka Tahap II di Lahan Ketahanan Pangan Pos Labuhan Angin

Lanal Sibolga Gelar Panen Raya Semangka Tahap II di Lahan Ketahanan Pangan Pos Labuhan Angin

07/05/2026
Almas Lintang Sambut Baik Terbitnya AMDAL PT DPM, Ini Harapannya

Almas Lintang Sambut Baik Terbitnya AMDAL PT DPM, Ini Harapannya

07/05/2026

Lokasi kegiatan meliputi Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, seluas 10 hektar dan Tenggulun, Aceh Tamiang, seluas 19,32 hektar.

Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai 10 September 2025. Kemudian, dalam waktu dekat, rencana penumbangan pohon sawit ilegal akan dilanjutkan di Batang Serangan, Langkat, seluas 30 hektar dan Tenggulun seluas 300 hektar.

Penumbangan tanaman illegal di Blok Hutan Tenggulun, Kecamatan Tenggulun, Kab. Aceh Tamiang seluas 19,32 hektar menggunakan alat berat excavator.

Sedangkan di Blok Hutan Rembah Waren dan Blok Hutan Paten Kuda, Bahorok, Langkat, seluas 10 hektar menggunakan chainsaw (gergaji rantai).

Pada kesempatan tersebut dilakukan peninjauan dan kegiatan penanaman oleh jajaran Kemenhut bersama Satgas Garuda PKH dan Muspida Kabupaten Aceh Tamiang termasuk Kapolres, Dandim, Kajari, BPKH Wilayah I Medan, muspika, masyarakat dan LSM Konservasi.

ADVERTISEMENT

Kawasan TNGL di Blok Hutan Tenggulun yang sebelumnya telah dikuasai secara ilegal oleh PT SSR seluas 0,63 hektar dan As seluas 18,69 hentar, telah diserahkan kembali kepada negara pada 13 Agustus lalu.

Sedangkan lahan masyarakat di Blok Hutan Rembah Waren dan Paten Kuda diserahkan 28 April 2025.

Penanganan permasalahan tanaman sawit illegal dilanjutkan rehabilitasi hutan atau dengan istilah restorasi ekosistem di TNGL, telah dilakukan beberapa kali sebelumnya dengan tujuan untuk mengembalikan fungsi ekosistem hutan.

Salahsatunya memperbaiki kawasan yang direstorasi akan ditanami dengan tanaman pakan satwa liar dan termasuk dengan menanami tanaman pagar batas kawasan.

“Beberapa mitra TNGL telah dengan sukarela akan melakukan restorasi seperi YSOL-OIC, YSHL, FKL, PETAI dan YEL,” ujar Kepala Balai Besar TNGL, Subhan, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (6/9/2025).

Mentan Kepala Balai Gakkum KLHK Wilayah Sumatera ini menambahkan, kegiatan pemusnahan tanaman ilegal yang berada di dalam kawasan hutan TNGL, baik di Langkat maupun di Aceh Tamiang saat masih terus berproses.

Sementara, Dirjen Gakkumhut, Dwi Januanto Nugroho menyatakan bahwa Kemenhut akan terus berkomitmen berkolaborasi dengan Satgas PKH, pemda, serta stakeholder terkait lainnya dalam rangka pemulihan kawasan hutan melalui instrumen penegakan hukum secara terpadu dan komprehensif.

“Penumbangan kebun sawit ilegal tersebut merupakan implementasi penertiban kawasan hutan oleh Satgas PKH bersama jajaran Kemenhut beserta pemerintah daerah, sejak terbitnya Peraturan Presiden Nomor: 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan (PKH),” ujar Dwi.

“Para pelaku yang menguasai kawasan hutan secara ilegal di TNGL secara sukarela telah mengembalikan kawasan hutan yang telah dikuasai selama ini kepada negara, dalam hal ini Kemenhut,” sambungnya.

Terkait upaya penertiban ini, Komandan Satgas Garuda PKH, Mayjen Dody Triwinarto, mengapresiasi masyarakat yang telah kooperatif dan bersedia menyerahkan lahan kebun sawitnya kepada negara secara sukarela sehingga dapat mempercepat upaya pemulihan fungsi hutan konservasi, khususnya TNGL.

Direktur Penindakan Pidana Kehutanan, Rudianto Saragih Napitu, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendukung kerja Satgas PKH untuk melakukan penertiban termasuk pemusnahan sawit dan penanaman kembali tanaman hutan.

Dikatakan, Gakkumhut sebelumnya telah beberapa kali melakukan penindakan, yaitu operasi penindakan berupa pemberantasan illegal logging sebanyak 6 kali dan operasi pemulihan keamanan kawasan sebanyak 1 kali di kawasan Tenggulun dan Langkat.

“Kolaborasi Kemenhut, Satgas dan Pemda, kami lakukan dalam upaya penguasaan kembali TN Gunung Leuser dan upaya pemulihan ekosistemnya,” ujar Rudianto. (Red)

Tags: Aceh TamiangHutanIlegalIndonesiaLangkatNasionalSawitSumatera UtaraSumutTNGL
Previous Post

Politisi Muda NasDem Apresiasi Aksi Demo di DPRD Langkat, Ristya : Tak Terprovokasi Isu Negatif

Next Post

Musda XI, Cek Endra Kembali Pimpin Partai Golkar Jambi Periode 2025-2030

Menarik Lainnya

Lanal Sibolga Gelar Panen Raya Semangka Tahap II di Lahan Ketahanan Pangan Pos Labuhan Angin

Lanal Sibolga Gelar Panen Raya Semangka Tahap II di Lahan Ketahanan Pangan Pos Labuhan Angin

07/05/2026
Almas Lintang Sambut Baik Terbitnya AMDAL PT DPM, Ini Harapannya

Almas Lintang Sambut Baik Terbitnya AMDAL PT DPM, Ini Harapannya

07/05/2026
Hakim Soalkan Saksi Ahli tak Mampu Sajikan Data Utuh pada Sidang Korupsi Proyek Jalan di Binjai

Penyidik tak Gunakan Hasil Audit BPK, Sidang Dugaan Korupsi Proyek Jalan di Kota Binjai Janggal

07/05/2026
Dugaan Kasus Korupsi di Ketapangtan, Kejari Binjai Tetapkan Ponakan Wali Kota DPO

Dugaan Kasus Korupsi di Ketapangtan, Kejari Binjai Tetapkan Ponakan Wali Kota DPO

07/05/2026
Next Post
Musda XI, Cek Endra Kembali Pimpin Partai Golkar Jambi Periode 2025-2030

Musda XI, Cek Endra Kembali Pimpin Partai Golkar Jambi Periode 2025-2030

Populer

  • Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Bus Rombongan Anak Sekolah Minggu di Toba Masuk Jurang Sedalam 15 Meter

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Wali Kota Lantik 76 Pejabat Baru, Khairul Azmi Kadis PUTR Langkat Pindah ke Medan

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Hakim PN Stabat Vonis Bebas Oknum Ketua OKP di Langkat Kasus Dugaan Penganiayaan

    48 shares
    Share 19 Tweet 12
  • 4 Kapolsek Diganti usai Kapolres Langkat Sertijab Pejabatnya

    45 shares
    Share 18 Tweet 11

Rekomendasi

Dit Tipidter Bareskrim Polri Cek Lapangan, Warga: Mustahil Kayu PT TBS Melompat ke Sungai Garoga

Dit Tipidter Bareskrim Polri Cek Lapangan, Warga: Mustahil Kayu PT TBS Melompat ke Sungai Garoga

17/12/2025
MA Tolak Kasasi Pemkab Langkat, Bupati Didesak Batalkan Pengumuman Seleksi PPPK Guru Tahun 2023

MA Tolak Kasasi Pemkab Langkat, Bupati Didesak Batalkan Pengumuman Seleksi PPPK Guru Tahun 2023

04/02/2026
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net