Topiksumut.id, BINJAI – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Binjai, Mochamad Mukaffi, melaksanakan kontrol langsung ke blok hunian sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan sekaligus membangun komunikasi dan hubungan yang lebih dekat dengan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Dalam pelaksanaan kontrol tersebut, Kalapas tidak hanya melakukan pemantauan terhadap situasi dan kondisi blok hunian, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan warga binaan.
Dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif, Kalapas menyampaikan arahan serta mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan di lingkungan Lapas Kelas IIA Binjai.
Interaksi secara langsung ini menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan suasana pemasyarakatan yang kondusif.
Kalapas juga memberikan ruang kepada warga binaan untuk menyampaikan berbagai hal yang menjadi perhatian, baik terkait kondisi blok hunian maupun hal-hal lain yang berkaitan dengan pelaksanaan pembinaan dan kehidupan sehari-hari di dalam Lapas.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Mochamad Mukaffi menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan Lapas Kelas IIA Binjai yang Zero Halinar, yaitu bebas dari handphone, pungutan liar, dan narkoba.
“Komitmen tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen yang berada di dalam Lapas, termasuk warga binaan,” ujar Mukaffi, Selasa (1/9/2026).
Lanjut Mukaffi, warga binaan menyambut baik dan memberikan dukungan terhadap komitmen Zero Halinar tersebut.
“Dukungan ini menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan Lapas yang semakin aman, tertib, bersih, dan kondusif,” ucap Mukaffi.
“Kesepakatan bersama ini diharapkan dapat terus dipelihara melalui kepatuhan terhadap aturan serta kepedulian bersama untuk mencegah segala bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” sambungnya.
Selain itu, Kalapas juga menegaskan bahwa setiap masukan, saran, maupun aspirasi dari warga binaan yang bersifat membangun akan diterima dan diperhatikan.
Komunikasi dua arah antara petugas dan warga binaan menjadi bagian penting dalam upaya melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pembinaan di Lapas.
Berbagai masukan yang disampaikan oleh warga binaan dalam kegiatan tersebut telah diterima dan sampai kepada Kalapas, Mochamad Mukaffi.
“Masukan tersebut akan menjadi bahan perhatian dan evaluasi untuk kemudian segera ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan kewenangan yang berlaku,” kata Mukaffi.
Melalui kontrol langsung dan komunikasi yang terbuka, diharapkan tercipta hubungan yang semakin baik antara petugas dan Warga Binaan.
Pendekatan ini sekaligus menjadi bentuk nyata komitmen Lapas Kelas IIA Binjai dalam menghadirkan pemasyarakatan yang humanis, responsif, transparan, serta tetap tegas dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Bersama warga binaan, Lapas Kelas IIA Binjai berkomitmen mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, bersih, dan bebas dari Halinar. (red)



