Topiksumut.id, BINJAI – Seluruh satuan pendidikan baik jenjang PAUD/TK/SD/SMP Negeri dan Swasta di Kota Binjai, Sumatera Utara, mulai tanggal 17-21 Oktober 2026, melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).
Hal ini menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution terkait penanganan dampak kabut asap disejumlah wilayah Sumatera Utara termasuk Kota Binjai.
“Ya benar mulai besok dilakukan PJJ bagi seluruh satuan pendidikan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai, Sofyan Syahputra Siregar saat dikonfirmasi, Jumat (16/10/2026).
Lanjut Sofyan, satuan pendidikan meminta kepada orangtua atau wali murid untuk mengawasi dan memastikan murid mengikuti PJJ.
“Tentunya murid tetap berada di dalam rumah selama jam belajar serta membatasi aktivitas di luar rumah,” ucap Sofyan.
Selama mengikuti pembelajaran, Sofyan mengatakan setiap murid belajar dari rumah masing-masing hmelalui pemanfaatan platform digital, atau media komunikasi yang disesuaikan oleh pihak sekolah.
“Sedangkan guru memastikan materi tetap tersampaikan secara proporsional dan tidak memberatkan peserta didik,” kata Sofyan.
Meski murid PJJ, namun kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan tetap hadir di sekolah untuk memberikan pembelajaran secara daring.
Tekecuali kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan yang memiliki penyakit yang rentan, diperbolehkan untuk Work From Home (WFH).
Sementara itu, kepala sekolah diminta agar memantau dan mengawasi pelaksanaan PJJ, serta melaporkan hasilnya kepada Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai.
“Pelaksanaan PJJ ini akan dievaluasi secara berkala dengan memperhatikan kondisi kualitas udara dan petunjuk dari pihak berwenang,” ujar Sofyan.
Diketahui Dinas Kesehatan (Dinkes) mengatakan jika kualitas udara di Kota Binjai, Sumatera Utara, akibat kabut asap beberapa hari ini, dalam kondisi sangat tidak sehat.
Kondisi itu berdasarkan alat partikulat meter yang mengukur kualitas udara.
Dinas Kesehatan Kota Binjai sudah menyebarkan imbauan kepada masyarakat terkait kondisi kualitas udara yang menyelimuti Kota Binjai.
Bahkan Dinas Kesegatan Binjai sudah memerintahkan seluruh puskesmas di Kota Binjai, untuk melakukan sosialisasi terkait bahaya asap dan sekaligus membagikan masker.
Adapun imbauan yang dimaksud ialah, agar masyarakat menggunakan masker ketika beraktivitas di luar, mengurangi aktivitas di luar kemudian banyak minum air putih, vitamin, dan mengurangi hal-hal yang menambah buruknya kualitas udara. (red)



