Topiksumut.id, KARO – Perkembangan terbaru pengusutan kasus keracunan massal Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan siswa di Berastagi Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Polres Karo menemukan dugaan tindak pidana terkait kasus tersebut. Kasus tersebut kini naik tahap penyidikan.
Kasi Humas Polres Karo, AKP Pedoman Maha mengatakan kasus ini sudah ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan.
“Benar, sudah naik sidik,” kata Kasi Humas Polres Karo, AKP Pedoman Maha, dikutip dari Tribun Medan, Jumat (11/9/2206).
Polres Karo menyampaikan, penyidik juga telah memeriksa sejumlah saksi.
Beberapa saksi diantaranya guru, murid, dan dokter yang menangani.
AKP Maha menyebut, apabila sudah lengkap, penyidik akan segera melakukan gelar perkara lanjutan.
“Saksi-saksi sudah diperiksa, seperti guru, murid, dokter RS yang menangani. Mungkin kalau sudah lengkap akan digelar perkara,”ungkapnya.
Sebelumnya, Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Sandy mengatakan, makanan yang disantap siswa berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) area Kodim 0205 Tanah Karo.
Namun, dapur makan bergizi gratis itu dikelola oleh Yayasan Manunggal Kartika Jaya (MKJ), Kodim 0205/Tanah Karo.
Meski demikian, belum dijelaskan secara rinci bagaimana pengelolaan dapur.
“Yang kelola adalah SPPG Yayasan Manunggal Kartika Jaya Kodim 0205/TK,”kata Kapendam I Bukit Barisan, Kolonel Infanteri Sandy, Sabtu (15/8/2026).
Sandy menjelaskan, masalah keracunan masal ini sudah ditangani Komando Distrik Militer (Kodim) 0205 Karo, bekerjasama dengan Pemkab Karo.
Dikabarkan, menu MBG juga disalurkan SPPG Karo Berastagi Sempajaya ke sejumlah sekolah. (red)



