Topiksumut.id, SIBOLGA – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga memperkuat sinergi lintas instansi dalam mengawasi keberadaan dan aktivitas orang asing di wilayah Kota Sibolga.
Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) yang digelar di Aula Hotel Wisata Indah Sibolga, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan ini diikuti sejumlah instansi terkait di Kota Sibolga dan menjadi forum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, serta kesepahaman dalam pelaksanaan tugas pengawasan orang asing.
Rapat diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, laporan Ketua Panitia yang disampaikan Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim), kemudian dilanjutkan sambutan sekaligus pembukaan rapat oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga.
Dalam rapat tersebut, peserta mendapatkan pemaparan terkait tugas dan fungsi TIMPORA, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab.
Sejumlah perwakilan instansi daerah turut menyampaikan pertanyaan mengenai keberadaan orang asing di Kota Sibolga, sekaligus memberikan masukan terkait langkah pengawasan yang perlu diperkuat.
Berbagai pertanyaan dan masukan tersebut mendapat respons serta penjelasan dari pihak Imigrasi Sibolga. Masukan dari instansi terkait juga menjadi bahan evaluasi dan acuan dalam meningkatkan pengawasan orang asing ke depan.
Melalui rapat koordinasi ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga, Akbar Drajat Bogitara, menegaskan Kelas II TPI Sibolga menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi untuk memastikan keberadaan dan aktivitas orang asing tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Kegiatan yang mengacu pada UU Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, Permenkumham Nomor 50 Tahun 2016 tentang TIMPORA, serta Permenimipas Nomor 2 Tahun 2025 tentang Pengawasan Keimigrasian dan Tindakan Administratif Keimigrasian tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar.
Rapat koordinasi diharapkan semakin memperkuat sinergi TIMPORA dalam mendeteksi dini berbagai potensi pelanggaran keimigrasian sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan orang asing di wilayah Kota Sibolga. (red)



