Topiksumut.id, MEDAN – Daffa merupakan mahasiswa Kewirausahaan stambuk 2022 yang memiliki ketertarikan besar terhadap dunia bisnis dan pengembangan usaha.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketertarikannya terhadap kewirausahaan mendorong dirinya untuk aktif dalam berbagai organisasi yang berfokus pada pengembangan potensi mahasiswa.

Saat ini, Daffa menjabat sebagai Ketua Badan Koordinasi Daerah (Bakorda) HIPMI Perguruan Tinggi Sumatera Utara untuk masa jabatan tiga tahun ke depan.

Masuk ke Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Perguruan Tinggi Universitas Sumatera Utara (HIPMI PT USU) menjadi langkah awal Daffa dalam mengembangkan kiprahnya di dunia kewirausahaan.

Pada 2023, ketika berada di semester tiga, ia dipercaya menjabat sebagai Kepala Bidang Ekonomi, UMKM, dan Pariwisata.

Sebelumnya, Daffa juga aktif dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Kewirausahaan di program studinya, mulai dari kepala bidang kewirausahaan hingga dipercaya menjadi ketua umum.

Pengalaman tersebut membuat Daffa menyadari bahwa kontribusi dalam bidang kewirausahaan perlu dikembangkan dalam lingkup yang lebih luas.

Setelah menyelesaikan masa jabatannya sebagai ketua umum himpunan, ia melanjutkan kiprahnya di HIPMI PT USU dengan fokus pada bisnis dan kewirausahaan.

Selama kurang lebih dua tahun, Daffa menjalankan tugas sebagai kepala bidang selama dua tahun sebelum akhirnya dipercaya memimpin Bakorda HIPMI PT Sumatera Utara.

Ia ditunjuk langsung oleh Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Sumatera Utara, Dian Iskandar, dan dilantik pada September 2026.

Dalam menjalankan organisasinya, Bakorda HIPMI PT Sumatera Utara memiliki sekitar 160 pengurus dan membina HIPMI Perguruan Tinggi di delapan universitas di Sumatera Utara.

Organisasi ini terbuka bagi mahasiswa aktif dari berbagai program studi, mulai dari Ekonomi dan Bisnis, Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Teknik, Pertanian, hingga bidang kesehatan.

Keanggotaan yang terbuka tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai latar belakang untuk mengenal dan mengembangkan potensi kewirausahaan.

Daffa menjelaskan bahwa HIPMI Perguruan Tinggi memiliki dua tugas utama, yaitu membantu mahasiswa yang belum memiliki usaha agar dapat memulai bisnis serta mendorong mahasiswa yang telah memiliki usaha untuk mengembangkannya ke tingkat yang lebih tinggi.

Upaya tersebut dilakukan dengan mempertemukan anggota dengan berbagai sumber daya, seperti modal, relasi, dan peluang usaha.

Melalui kepemimpinannya, Daffa berharap HIPMI PT Sumatera Utara dapat menjadi wadah bagi mahasiswa untuk belajar, memperluas jaringan, dan mengembangkan usaha.

Baginya, HIPMI bukan sekadar organisasi untuk membangun relasi, melainkan juga sarana pembinaan agar mahasiswa mampu menjadi pengusaha muda yang mandiri, inovatif, dan siap bersaing di masa depan. (red)