Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Kajari Binjai Ngaku Tak Tau Soal Dugaan Korupsi Dana Isentif Fiskal, Pengamat : Potensi Pengaburan

Redaksi by Redaksi
07/08/2025
in Daerah
0
Kajari Binjai Ngaku Tak Tau Soal Dugaan Korupsi Dana Isentif Fiskal, Pengamat : Potensi Pengaburan

Kepala Kejaksaan Negeri Binjai, Iwan Setiawan saat menghadiri pisah sambut di Pendopo Umar Baki, belum lama ini. (Dok Pemko Binjai)

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, BINJAI – Penyelidikan dugaan korupsi Dana Isentif Fiskal (DIF) yang saat ini sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai, diduga jalan ditempat.

Baca Juga

Ratusan Truk Industri dan Galian C Over Tonase Jadi Penyebab Jalan Rusak di Langkat

Ratusan Truk Industri dan Galian C Over Tonase Jadi Penyebab Jalan Rusak di Langkat

21/05/2026
Penampakan Sapi Kurban Presiden Seberat 1,2 Ton yang Dibeli di Binjai untuk Provinsi Sumut

Penampakan Sapi Kurban Presiden Seberat 1,2 Ton yang Dibeli di Binjai untuk Provinsi Sumut

21/05/2026

Pasalnya sudah empat bulan, penyelidik belum mampu menyelesaikan ataupun menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.

Teranyar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai, Iwan Setiawan saat dikonfirmasi belum lama ini, mengaku tak tau apa-apa soal penanganan kasus dugaan korupsi dana isentif fiskal yang diperoleh Pemerintah Kota Binjai berjumlah Rp 20,8 miliar pada tahun 2024.

“Saya belum tau apa-apa, nanti ya,” ujar Iwan.

Diketahui Iwan Setiawan adalah Kajari Binjai yang baru. Di mana sebelumnya ia menggantikan Jufri yang saat ini menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Penuntutan pada Direktorat pelanggaran Hak Asasi Manusia Berat Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung).

Sedangkan itu, Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (LAWAN) Institute Sumatera Utara, Abdul Rahim, menyoroti lambannya penanganan kasus dugaan korupsi dana insentif fiskal Kota Binjai.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, pergantian Kepala Kejaksaan Negeri tidak boleh dijadikan alasan untuk melemahkan atau memperlambat proses penyelidikan.

“Kami dari LAWAN Institute sangat prihatin melihat perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi dana insentif fiskal di Kota Binjai. Kasus ini sudah cukup lama mencuat ke publik, namun hingga kini belum ada kejelasan atau transparansi dari Kejari Binjai terkait progres penanganannya,” ujar Abdul Rahim, dikutip dari Tribun Medan, Kamis (7/8/2025).

Rahim mengaku terkejut dengan pernyataan Iwan Setiawan saat dikonfirmasi wartawan terhadap perkembangan penyelidikan kasus dugaan korupsi dana isentif fiskal.

“Dalam wawancara singkatnya, beliau menyatakan, “Saya belum tahu apa-apa, nanti yaa,”. Pernyataan tersebut mencerminkan dugaan lemahnya koordinasi internal antara pejabat lama dan pejabat baru, serta memperkuat kekhawatiran publik bahwa ada potensi kasus ini diseret ke arah dugaan pengaburan'” ujar Rahim

“Pernyataan Kajari baru itu sangat disayangkan. Di tengah harapan publik akan penuntasan kasus korupsi, ia justru memberi kesan tidak siap atau tidak ingin menanggapi secara terbuka,” sambungnya.

Menurut Rahim, Ini bukan soal ketidaktahuan semata, tapi soal keberanian institusi dalam melawan praktik korupsi yang merugikan masyarakat.

Ia juga menambahkan, bahwa kasus dugaan penyimpangan dana insentif fiskal yang bersumber dari APBN tersebut harus menjadi prioritas penegakan hukum, karena menyangkut hak rakyat dan integritas tata kelola pemerintahan daerah yang transparan.

“Dukung lah Bapak Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi, Kajari Binjai harus tunjukan komitmen dalam pemberantasan korupsi, rakyat pasti menilai,” tutup Rahim.

Dikabarkan sebelumnya, penyelidik sudah mengambil keterangan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Pemko Binjai.

Juga bahkan sampai “jemput bola” ke Gedung Kementerian Keuangan untuk mengambil keterangan yang berkaitan dengan pemeriksaan dugaan korupsi insentif fiskal.

Sayangnya, hasil pemeriksaan dimaksud belum dapat diungkap ke publik. Selain itu, penyelidik juga telah mengambil keterangan terhadap belasan pemborong yang disebut-sebut mendapat proyek dari sumber anggaran dana insentif fiskal.

Diketahui, penyelidik tindak pidana khusus Kejari Binjai sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kepala OPD, termasuk sekretaris daerah dalam dugaan korupsi dana insentif fiskal yang sejatinya untuk pengentasan kemiskinan.

Pemeriksaan yang dilakukan penyelidik usai Kajari Binjai, Jufri menerbitkan surat perintah penyelidikan bernomor: Prin-05/L.2.11/Fd.1/05/2025 pada 8 Mei 2025.

Dalam dokumen sepotong surat dengan nomor: 900.I.11-0728 tentang pengajuan dana insentif fiskal yang ditandatangani Wali Kota Binjai, Amir Hamzah, pemko mengajukan permohonan kucuran uang dari pemerintah pusat itu pada 12 Januari 2023 lalu. (Red)

Tags: APBNDana Isentif FiskalDibayarIndonesiaKejaksaanKejari BinjaiKemenkeuKorupsiKota BinjaiNasionalPemko BinjaiProyekSumatera UtaraSumut
Previous Post

Kadisdik Bungkam Usai 5 Paket Proyek di SMPN 1 Bahorok Jadi Temuan Auditor

Next Post

XLSMART Berkolaborasi Bersama PFI Medan Dukung Pemberdayaan Warga Lapas Perempuan

Menarik Lainnya

Ratusan Truk Industri dan Galian C Over Tonase Jadi Penyebab Jalan Rusak di Langkat

Ratusan Truk Industri dan Galian C Over Tonase Jadi Penyebab Jalan Rusak di Langkat

21/05/2026
Penampakan Sapi Kurban Presiden Seberat 1,2 Ton yang Dibeli di Binjai untuk Provinsi Sumut

Penampakan Sapi Kurban Presiden Seberat 1,2 Ton yang Dibeli di Binjai untuk Provinsi Sumut

21/05/2026
Medan Bersiap! Stadion Teladan Masuk Radar Venue Piala AFF

Medan Bersiap! Stadion Teladan Masuk Radar Venue Piala AFF

20/05/2026
Fasilitas Hidroterapi Gratis di RS Tambunan Untuk Pasien Anak Hingga Lansia

Fasilitas Hidroterapi Gratis di RS Tambunan Untuk Pasien Anak Hingga Lansia

20/05/2026
Next Post
XLSMART Berkolaborasi Bersama PFI Medan Dukung Pemberdayaan Warga Lapas Perempuan

XLSMART Berkolaborasi Bersama PFI Medan Dukung Pemberdayaan Warga Lapas Perempuan

Populer

  • Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Bus Rombongan Anak Sekolah Minggu di Toba Masuk Jurang Sedalam 15 Meter

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Viral Video Guru Bahasa Inggris dan Murid di Medsos: Maaf, Kancing Baju Ibu Terbuka

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hakim PN Stabat Vonis Bebas Oknum Ketua OKP di Langkat Kasus Dugaan Penganiayaan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Link Video Mesum Bandar Batang Masih Banyak Dicari Netizen, Polisi: Naik Tahap Sidik

    46 shares
    Share 18 Tweet 12

Rekomendasi

Polda Sumut Geledah Apartemen di Kota Medan, Bongkar Pabrik Liquid Vape Mengandung Narkoba

Polda Sumut Geledah Apartemen di Kota Medan, Bongkar Pabrik Liquid Vape Mengandung Narkoba

01/07/2025
SIAL KALI Mau Kabur Mesin Motor Mati, Pria di Kota Binjai Diringkus Polisi 15,74 Gram Sabu Disita

SIAL KALI Mau Kabur Mesin Motor Mati, Pria di Kota Binjai Diringkus Polisi 15,74 Gram Sabu Disita

30/08/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net