Topiksumut.id, BINJAI – Sejumlah ruas jalan yang rusak di Kota Binjai, Sumatera Utara, mulai diperbaiki.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi, langsung meninjau salahsatu progres perbaikan Jalan Pangeran Diponegoro, Kecamatan Binjai Selatan.

Pria yang kerap disapa Jiji itu datang melihat progres perbaikan infrastruktur itu bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Binjai, Wahyu Umara.

Akses ini merupakan penghubung Kecamatan Binjai Selatan dan Binjai Timur.

Di jalan ini juga, dua kali truk masing-masing mengangkut muatan batu dan sawit terbalik karena tak sanggup melintas di jalan rusak itu.

Dalam peninjauan tersebut, Jiji melihat langsung proses pekerjaan, sekaligus memastikan pelaksanaan perbaikan berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan di lapangan.

Jiji mengungkapkan, perbaikan infrastruktur jalan merupakan salahsatu upaya Pemko Binjai dalam mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

“Juga sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. karena itu, saya berharap, pekerjaan dapat dilaksanakan secara optimal, agar hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Jiji, Selasa (6/10/2026).

Pemko Binjai terus memastikan pelaksanaan pembangunan dan perbaikan infrastruktur berjalan sebagaimana mestinya.

Khususnya dalam mendukung kebutuhan masyarakat di Kecamatan Binjai Selatan.

Sementara Kadis PUTR Binjai, Wahyu Umara menambahkan, ada dua ruas utama yang mendapat sentuhan perbaikan yakni, Jalan Pangeran Diponegoro dan Jalan Wahidin Baru atau Teladan.

“Rencana kita tangani sepanjang 1,6 kilometer untuk Jalan Pangeran Diponegoro dan Jalan Wahidin Baru (Teladan), yang ditangani sepanjang 2 kilometer,” ujar Wahyu.

Adapun Jalan Pangeran Diponegoro diborong CV Jun Mitra Konstruksi.

“Jalan Pangeran Diponegoro pagu Rp 3,4 miliar dan Jalan Wahidin Baru (Teladan) pagu Rp 5 miliar,” ucap Wahyu.

Progres saat ini sedang tahap awal. Namun hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur saat proses perbaikan tersebut.

Namun begitu, menurut Wahyu, pelaksanaan tetap berjalan jalan lancar hingga hujan reda.

“Tadi malam kita melaksanakan pekerjaan pengaspalan Jalan Aiptu Radiman, pelaksanaan menunggu sampai hujan reda, alhamdulillah berjalan lancar,” kata Wahyu.

Wahyu juga memohon maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan tersebut. Kini, perbaikan infrastruktur utama masyarakat itu tengah dikebut dikerjakan.

“Pekerjaan bersumber Dana TKD 2026, kita targetkan seluruhnya selesai di Desember 2026,” pungkasnya. (red)