Topiksumut.id, LANGKAT – Masyarakat Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mendadak heboh pada, Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 04.35 WIB.
Pasalnya tiga rumah warga yang berjejer ludes terbakar mejelang Azan Subuh.
Informasi yang diperoleh wartawan, peristiwa naas itu diduga dari api lilin yang terjatuh dari atas kulkas, dan menyambar kain gorden.
Kebakaran itu bermula, saat api menghanguskan rumah Bangku Malem Br Bangun (89). Kemudian api menyambar rumah Sedarita Ginting (60) dan Ramlah (65).
“Api pertama di rumah yang tengah, berasal dari dapur Bangku Malem Bangun. Api Lilin membakar kain gorden. Di samping sebelah kanannya rumah Sedarita, samping kirinya rumah orang tua Hendri Sila (Ramlah),” ujar Rahmat warga sekitar.
Lanjut Rahmat, masyarakat yang mengetahui peristiwa itu kemudian berteriak meminta tolong.
Hal ini pun mengundang perhatian masyarakat sekitar. Ternyata api sudah berkobar dan membakar ketiga rumah.
Masyarakat kemudian berupaya memadamkan api dengan perlatan seadanya. Selanjutnya mereka berupaya menghubungi pemadam kebakaran untuk segera memadamkan api.
Sekira jam 05.30 WIB, dua unit pemadam kebakaran dari Unit Selesai dan Bahorok tiba di lokasi. Sedikitnya, delapan orang personel damkar berupaya untuk memadamkan api.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Langkat, Dameka Singarimbun membenarkan peristiwa kebakaran itu.
“Kebakaran terjadi di Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat pada Sabtu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.
Atas kejadian tersebut tiga unit rumah hangus terbakar,” ucap Dameka.
Dameka mengatakan, saat petugas menerima laporan tersebut, pemadam kebakaran dari Unit Selesai dan Bahorok, langsung menuju ke TKP.
“Tidak korban jiwa,” kata Dameka.
Namun, akibat peristiwa tersebut, kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta.
Namun dugaan pasti penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.(red)



