Topiksumut.id, BINJAI – Kabar menghebohkan terjadi di areal parkiran Kantor Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, Sumatera Utara, belum lama ini.
Pasalnya satu unit sepeda motor milik warga yang sedang mengikuti Car Free Day (CFD), hilang diparkiran Kantor Pemko Binjai.
Peristiwa itu terjadi pada, Minggu (28/8/2026) pagi. Adapun sepeda motor yang hilang itu merek Honda Beat BK 4521 RBN.
Pemko Binjai melalui Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Binjai, Arif Budiman Sihotang menjelaskan, bahwa Kantor Pemko Binjai merupakan aset pemerintah daerah, yang pada prinsipnya digunakan untuk aktivitas dan kegiatan pemerintahan, termasuk kegiatan para aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Binjai.
Terkait penggunaan halaman Kantor Pemko Binjai sebagai area parkir saat CFD, Arif menyebut hal tersebut merupakan kebijakan untuk memfasilitasi masyarakat yang mengikuti kegiatan CFD setiap hari Minggu.
Fasilitas parkir tersebut diberikan secara gratis atau tanpa dipungut biaya.
“Pengamanan di lingkungan Balai Kota Binjai dilakukan selama 24 jam dengan sistem 7 x 24 jam. Namun, pengamanan tersebut pada prinsipnya berfokus pada aset-aset milik pemerintah daerah,” ujar Arif, Selasa (25/8/2026).
Lanjut Arif, personel Satpol PP yang bertugas juga membantu mengarahkan masyarakat ke lokasi yang diperbolehkan untuk parkir, khususnya kendaraan roda dua.
“Dengan demikian, kehilangan kendaraan pribadi yang ditinggalkan pemiliknya di area parkir bukan merupakan tanggung jawab Satpol PP sebagai petugas pengamanan aset daerah,” ucap Arif.
“Masyarakat diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan dan memastikan keamanan kendaraannya saat mengikuti CFD maupun kegiatan lainnya,” sambungnya.
Sementara itu, terkait ketersediaan kamera pengawas atau CCTV, Pemko Binjai menyatakan hal tersebut akan menjadi catatan dan bahan evaluasi.
Jika tersedia anggaran, penambahan CCTV akan menjadi salah satu prioritas untuk meningkatkan standar pengamanan di lingkungan Balai Kota Binjai.
Pemko Binjai juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada saat meninggalkan kendaraan, termasuk memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dan tidak meninggalkan barang berharga.
Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi kehilangan selama pelaksanaan CFD maupun kegiatan masyarakat lainnya. (red)



