Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Fraksi Gerindra Dukung Polres Binjai Dalami Kebocoran Retribusi Parkir, Ronggur: Periksa dari Akarnya

Redaksi by Redaksi
27/04/2026
in Daerah
0
Agar tak Hanya Sebatas Seremonial, Ronggur Simorangkir Kawal Perobohan Diskotek Marcopolo

Ronggur Simorangkir anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi Gerindra saat diwawancarai wartawan digedung DPRD Kota Binjai, Sumatera Utara, Jumat (15/8/2025).

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, BINJAI – Unit Tindak Pidana Korupsi Satuan Reserse Kriminal Polres Binjai tengah mendalami dan menyelidiki dugaan kebocoran retribusi parkir tahun anggaran 2022 sampai 2024.

Atas penyelidikan yang dilakukan Korps Bhayangkara, Anggota DPRD Binjai dari Fraksi Gerindra, Ronggur Simorangkir, mendukung langkah tersebut.

Baca Juga

Akibat Galian C Tanah Seluas 8 Hektar Milik Masyarakat di Langkat Terkikis, Aliran Sungai Berubah

Akibat Galian C Tanah Seluas 8 Hektar Milik Masyarakat di Langkat Terkikis, Aliran Sungai Berubah

27/04/2026
Wali Kota Binjai tak Bisa Jumpai Seratusan PKL, Pedagang: Sini Dijewer Kupingnya

Wali Kota Binjai tak Bisa Jumpai Seratusan PKL, Pedagang: Sini Dijewer Kupingnya

27/04/2026

“Fraksi Gerindra mendukung Polres Binjai yang saat ini tengah mendalami dan menyelidiki dugaan kebocoran retribusi parkir tersebut,” kata Ronggur, Minggu (26/4/2026).

Ronggur menyarankan kepada penyelidik untuk melakukan pemeriksaan dari akar rumput. Artinya akar rumput, dia menyarankan kepada penyelidik untuk melakukan pemeriksaan terhadap koordinator parkir hingga bendahara penerima.

“Ada informasi bahwa koordinator parkir ini tidak menyetor langsung kepada bendahara penerima, melainkan ada dugaan, oknum yang terlibat menerima setoran parkir dan kemudian uang dari masyarakat yang seharusnya menjadi pendapatan asli daerah, baru disetorkan kepada bendahara penerima,” beber Ronggur.

Karena diduga melibatkan oknum, Ronggur meminta kepada penyelidik untuk bertindak profesional. Jangan mudah mendapat intervensi yang berbuntut ketidakprofesionalan penyelidikan.

“Dugaan kebocoran retribusi parkir ini yang dirugikan masyarakat dan negara. Sebab, masyarakat yang memberikan langsung uang parkir dan sejatinya untuk pendapatan asli daerah, malah diduga bocor atas perbuatan oknum,” serunya.

ADVERTISEMENT

Terpisah, Kanit Tipikor Polres Binjai, Iptu Yon Edi membenarkan, pihaknya tengah mendalami dugaan kebocoran retribusi parkir. “Masih lidik,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pengamat Anggaran dan Pembangunan Sumatera Utara, Elfenda Ananda juga sepakat, bahwa penyelidikan yang dilakukan dapat lebih efektif dilakukan dari bawah dengan menelusuri aliran setoran dari jukir hingga bendahara penerima. Sepanjang tahun 2022 sampai 2024, kepala dishub diamanahkan kepada Chairin Simanjuntak.

Meski prestasi rendah karena target PAD dari retribusi tidak tercapai, Chairin yang disebut masih memiliki irisan relasi kekuasaan mendapat kursi strategis sebagai Sekretaris Daerah Kota Binjai. Dalam praktiknya, realisasi parkir di Kota Binjai hanya terealisasi tidak sampai 50 persen dari target Rp2 miliar pada tahun 2022 sampai 2024.

Bagi Elfenda, persoalan ini bukan sekadar tidak mencapai target. “Ini soal sistem yang tidak pernah benar-benar dibangun untuk memperoleh target PAD (pendapatan asli daerah) dari retribusi parkir yang transparan, efisien, efektif dan akuntabel. Ketika sistem tersebut tidak ada, maka yang bekerja hanya kepentingan,” sambungnya.

Bendahara penerima setoran parkir diduga masih ada hubungan relasi kekuasaan. Elfenda berpendapat, adanya oknum yang memiliki relasi kekuasaan dan berbuntut kepada realisasi PAD retribusi parkir yang tidak tercapai, membuat situasi kian kompleks.

“Situasi kian kompleks dengan munculnya dugaan keterlibatan pihak keluarga yang memiliki kedekatan dengan lingkar kekuasaan. Jika benar terdapat relasi keluarga dalam rantai pengelolaan penerimaan (PAD retribusi parkir), maka persoalannya bukan lagi administratif, melainkan konflik kepentingan,” tegasnya.

“Begitu ada irisan kepentingan keluarga dalam pengelolaan uang publik, independensi runtuh, kebijakan tidak lagi netral, dan pengawasan menjadi tumpul,” tegasnya.

Dugaan korupsi retribusi parkir kian menguat karena Dishub Binjai tidak pernah belanja karcis pada tahun anggaran 2024. Bahkan diduga, Dishub Binjai juga melakukan praktik serupa pada tahun sebelumnya.

Ditambah lagi, dugaan korupsi kian menguat atas catatan rapor merah dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sumut sebagai lembaga auditor satu-satunya untuk menghitung kerugian negara.

Karcis parkir yang sejatinya merupakan instrumen dasar dalam sistem pemungutan, tak pernah diadakan atau dianggarkan oleh Dishub Binjai.

“Tanpa karcis, tidak ada bukti transaksi. Tanpa bukti transaksi, tidak ada akuntabilitas,” tambah Elfenda.

Target yang ditetapkan oleh Dishub Binjai sejatinya berbasis potensi ril. Karenanya, target itu harus tercapai. Namun jika target tinggi tapi realisasi rendah secara konsisten, kata Elfenda, ada dua kemungkinan.

“Target tidak realistis, manipulatif untuk terlihat ambisius atau kemungkinan terjadi kebocoran sistemik dalam pemungutan, penerimaan tidak masuk kas daerah,” katanya.

“Karcis saja tidak pernah dibeli, apa dasar menghitung penerimaan,” tegasnya. Kepala bidang pada Dishub Binjai yang pernah diwawancarai mengungkapkan bahwa pendapatan rata-rata parkir dalam sehari itu Rp3 juta.

Jika dikalikan 365 hari, muncul angka Rp1 miliar lebih. Namun hasil pengalian itu berbeda dengan yang tertulis dalam pendapatan asli daerah.

Diketahui, temuan di lapangan bahkan membuka potret yang lebih mencolok. Dari keterangan seorang juru parkir, setoran harian di Jalan Sudirman bisa melampaui Rp2 juta pada hari kerja, sementara di Jalan Irian mencapai Rp1 juta.

Jika digabungkan, potensi pendapatan dari dua titik ini saja mendekati Rp4 juta per hari, angka yang jauh dari realisasi resmi yang tercatat. “Setoran sempat dinaikkan, bahkan ada tekanan dengan ancaman pencabutan atribut jukir,” ungkap sumber tersebut.

Dalam praktiknya di Jalan Sudirman Binjai, juru parkir hadir siap memungut uang dari masyarakat pada jarak setiap dua meter. Kondisi itu meresahkan masyarakat dan terlebih realisasi pengelolaan keuangan negara diduga bocor, tidak masuk ke kas daerah. (red)

Tags: GerindraIndonesiaKebocoranKota BinjaiNasionalPADPolres BinjaiRetribusi ParkirRonggur SimorangkirSumatera UtaraSumut
Previous Post

Orangutan Pongo Abeli Dievakuasi ke TNGL, Usai Masuk ke Ladang Warga di Langkat

Next Post

Kritik Peredaran Sabu di Sumut Alasan Amin Wahyudi Harahap Ciptakan Lagu Siti Mawarni

Menarik Lainnya

Akibat Galian C Tanah Seluas 8 Hektar Milik Masyarakat di Langkat Terkikis, Aliran Sungai Berubah

Akibat Galian C Tanah Seluas 8 Hektar Milik Masyarakat di Langkat Terkikis, Aliran Sungai Berubah

27/04/2026
Wali Kota Binjai tak Bisa Jumpai Seratusan PKL, Pedagang: Sini Dijewer Kupingnya

Wali Kota Binjai tak Bisa Jumpai Seratusan PKL, Pedagang: Sini Dijewer Kupingnya

27/04/2026
Kritik Peredaran Sabu di Sumut Alasan Amin Wahyudi Harahap Ciptakan Lagu Siti Mawarni

Kritik Peredaran Sabu di Sumut Alasan Amin Wahyudi Harahap Ciptakan Lagu Siti Mawarni

27/04/2026
Orangutan Pongo Abeli Dievakuasi ke TNGL, Usai Masuk ke Ladang Warga di Langkat

Orangutan Pongo Abeli Dievakuasi ke TNGL, Usai Masuk ke Ladang Warga di Langkat

26/04/2026
Next Post
Kritik Peredaran Sabu di Sumut Alasan Amin Wahyudi Harahap Ciptakan Lagu Siti Mawarni

Kritik Peredaran Sabu di Sumut Alasan Amin Wahyudi Harahap Ciptakan Lagu Siti Mawarni

Populer

  • Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Wali Kota Lantik 76 Pejabat Baru, Khairul Azmi Kadis PUTR Langkat Pindah ke Medan

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Polisi Gerebek Barak Narkoba di Langkat, Ini Hasilnya

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Selebgram Keyndah Diduga Terlibat Link VCS yang Viral dengan Suami Clara Shinta

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Banjir dan Longsor di Sembahe, 8 Rumah Rusak Tertimbun dan 5 Orang Tewas

    44 shares
    Share 18 Tweet 11

Rekomendasi

Pelapor Tantang Kajati Sumut, Usai Laporan Dugaan Korupsi Mebel Sekolah di Langkat Menguap

Pelapor Tantang Kajati Sumut, Usai Laporan Dugaan Korupsi Mebel Sekolah di Langkat Menguap

29/07/2025
Polisi Ringkus Seorang Pria di Langkat saat Berada di Rumah Kosong, 5,24 Gram Sabu Disita

Polisi Ringkus Seorang Pria di Langkat saat Berada di Rumah Kosong, 5,24 Gram Sabu Disita

29/03/2026
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net