Topiksumut.id, JAKARTA – Video viral yang beredar dengan narasi “Ibu Tiri vs Anak Tiri di Kebun Sawit” dipastikan tidak memiliki keterkaitan dengan peristiwa di Indonesia setelah sejumlah petunjuk dalam rekaman mengarah pada dugaan asal video tersebut dari Thailand.
Konten yang ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial itu sempat memancing rasa penasaran publik karena dibungkus dengan judul sensasional yang mengesankan adanya konflik keluarga.
Berdasarkan potongan video yang beredar, terlihat seorang perempuan muncul di beberapa lokasi berbeda, mulai dari area perkebunan, dapur rumah, hingga ruang tamu sederhana.
Dalam salah satu adegan, perempuan tersebut mengenakan pakaian merah di kawasan yang diduga merupakan perkebunan sawit.
Potongan lain memperlihatkan perempuan yang sama mengenakan pakaian berbeda di lokasi serupa, sementara adegan berikutnya menampilkan suasana dapur dan bagian dalam rumah.
Namun, isi rekaman yang beredar tidak menunjukkan adanya konflik keluarga sebagaimana narasi “ibu tiri vs anak tiri” yang disematkan pada video tersebut. Dikutip dari pontianakpost.jawapos.com, judul tersebut diduga hanya digunakan untuk menarik perhatian dan meningkatkan penyebaran konten di media sosial.
Berdasarkan unggahan yang beredar di media sosial, sejumlah akun menggunakan narasi seperti “day 1 nyawit” dan “ibu tiri dan anak tiri di kebun sawit” untuk menarik perhatian pengguna internet.
Potongan video lainnya yang beredar memperlihatkan seorang perempuan sedang membuat vlog di area perkebunan kelapa sawit dengan seorang remaja laki-laki berada di belakangnya.
Penggunaan sensor pada beberapa bagian video kemudian memicu berbagai spekulasi dan mendorong banyak pengguna mencari versi yang diklaim lebih lengkap.
Namun hingga saat ini, tidak ada verifikasi independen yang memastikan kebenaran narasi yang menyertai video tersebut.
Penelusuran terhadap detail dalam video menunjukkan indikasi kuat bahwa rekaman tersebut berasal dari Thailand. Salah satu petunjuk berasal dari percakapan yang terdengar dalam video yang diduga menggunakan bahasa Thailand.
Selain itu, terdapat tulisan “Huikwang” pada pakaian yang dikenakan salah satu pemeran.
Berdasarkan penelusuran, Huikwang merupakan merek insektisida asal Taiwan yang cukup dikenal di beberapa negara Asia.
Sementara tulisan lain pada pakaian pemeran pria juga diduga menggunakan aksara atau bahasa Thailand.
Temuan tersebut memperkuat dugaan bahwa video yang beredar bukan berasal dari Indonesia sebagaimana asumsi sebagian warganet. (red)



