Topiksumut.id, SIBOLGA – Latihan Bersama (Latma) Pacific Partnership 2026 kembali menggelar simulasi penanggulangan bencana melalui Latihan SAR Gabungan Kecelakaan Kapal di Laut (Water Collision) yang berlangsung di Pelabuhan Pelindo Sibolga, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga, Rabu (29/7/2026).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan serta memperkuat koordinasi lintas instansi dalam penanganan kecelakaan kapal di laut, mulai dari proses pelaporan, pencarian, penyelamatan, evakuasi korban hingga penanganan medis.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapuskes TNI Laksamana Pertama (Laksma) TNI Dr. dr. R.M. Tjahja Nurrobi, M.Kes., Sp.OT(K) Hand, Dansatgas Latma Pacific Partnership 2026 Kolonel Laut (K) Dr. dr. Hisnindarsyah, S.E., M.Kes., Sp.OT(K) Hand, Mission Commander CAPT Robert Reyes beserta personel Latma Pacific Partnership 2026, Wali Kota Sibolga Akhmad Syukri Nazry Penarik, Danlanal Sibolga Letkol Laut (P) Haka Andinantha, M.Tr. Opsla, perwakilan Korem 023/KS, Kodim 0211/TT, Satradar 103 Sibolga, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, Pemerintah Kota Sibolga, Polairud, Pos SAR Sibolga, BPBD Kota Sibolga, PT Pelindo, RSUD Dr. Ferdinand Lumbantobing, Tim Puskes TNI serta personel Lanal Sibolga.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin oleh pengambil apel, dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan serta pengarahan kepada seluruh peserta latihan.

Selanjutnya, simulasi dimulai dengan skenario terjadinya kecelakaan kapal yang mengalami kebakaran di perairan Sibolga.

Laporan darurat diterima oleh Piket Lanal Sibolga yang kemudian mengoordinasikan informasi kepada Basarnas, BPBD dan unsur terkait lainnya untuk membentuk Tim SAR Gabungan.

Dalam simulasi tersebut, KAL Sarudik bergerak menuju lokasi kejadian untuk memadamkan api di kapal, sementara Tim SAR dari Basarnas melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Sebanyak empat korban berhasil ditemukan dan dievakuasi ke atas KAL Sarudik untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum dibawa ke Dermaga Pelindo Sibolga.

Setibanya di dermaga, para korban dipindahkan ke ambulans milik Denkesyah, Lanal Sibolga, RSUD Dr. Ferdinand Lumbantobing, serta Karantina Kesehatan untuk selanjutnya dirujuk ke rumah sakit guna memperoleh penanganan medis lanjutan.

Pelaksanaan latihan turut didukung berbagai sarana dan prasarana, antara lain KAL Sarudik, kapal Sea Reader, sekoci Basarnas, serta sejumlah ambulans dari Denkesyah, Lanal Sibolga, RSUD Dr. Ferdinand Lumbantobing dan Karantina Kesehatan.

Melalui latihan ini, seluruh unsur yang terlibat diharapkan semakin siap menghadapi kondisi darurat di laut, meningkatkan kemampuan koordinasi antarinstansi, serta memperkuat sinergi dalam upaya penyelamatan jiwa pada situasi bencana maupun kecelakaan maritim. (uki)