Topiksumut.id, MEDAN – Aksi massa yang memprotes keberadaan tempat hiburan malam (THM) dan berlangsung di sekitar Mapolda Sumatera Utara, Rabu (7/10/2026), menuai sorotan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Perhatian kini mengarah kepada anggota DPRD Sumut berinisial JT.

Pasal JT terlihat berada tidak jauh dari lokasi massa menyampaikan aspirasi.

Kehadiran JT tersebut memunculkan dugaan adanya keterlibatan atau mobilisasi massa dalam aksi yang membawa isu THM di wilayah Langkat.

Namun, dugaan tersebut masih membutuhkan penjelasan langsung dari JT.

Pantauan di lapangan, oknum anggota DPRD Sumut berinisial JT terlihat mengenakan topi hitam dan baju merah berada di sekitar kawasan massa aksi dengan radius sekitar 100 meter dari lokasi penyampaian aspirasi.

Informasi yang dihimpun, JT juga terlihat menggunakan mobil BK 1592 LAG dan sempat berada di salah satu gerai retail modern yang berada tepat di depan Markas Polda Sumut, Jalan Sisingamangaraja.

Kondisi tersebut kemudian dipertanyakan sejumlah mahasiswa dan masyarakat yang menilai keberadaan seorang legislator disekitar aksi perlu mendapat penjelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.

Aldo Tarigan, salah seorang mahasiswa PB IMBISU Pengurus Besar Mahasiswa Binjai Sumatera Utara, mempertanyakan sejauh mana keterlibatan JT dalam aksi tersebut.

“Kita sebagai mahasiswa mempertanyakan mengenai sejauh mana keterlibatan oknum anggota dewan dalam aksi yang diklaim sebagai bentuk aspirasi masyarakat terkait persoalan THM di Langkat,” kata Aldo, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, posisi JT sebagai anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan yang mencakup Kota Binjai dan Kabupaten Langkat membuat keberadaannya dalam situasi tersebut patut dijelaskan secara terbuka.

“Keberadaannya itu menimbulkan spekulasi liar dan kita minta untuk memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat,” ujarnya.

Muncul Isu Keterkaitan dengan Pembangunan THM di Kutalimbaru

Di tengah sorotan terhadap aksi tersebut, muncul pula informasi mengenai dugaan hubungan persoalan aksi dengan persaingan bisnis tempat hiburan malam.

JT disebut-sebut merupakan anak dari seorang berinisial ST, yang dikenal sebagai salah satu pimpinan organisasi kemasyarakatan di Sumatera Utara.

Hingga berita ini diterbitkan, JT belum memberikan jawaban atas konfirmasi yang dilayangkan wartawan terkait dugaan keterlibatannya dalam aksi massa tersebut.

Konfirmasi juga telah disampaikan kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Rapidin Simbolon, untuk meminta tanggapan partai terkait keberadaan JT di sekitar aksi.

Konfirmasi tersebut dilayangkan sebagai bagian dari upaya memperoleh keberimbangan pemberitaan. (red)