Topiksumut.id, BINJAI – Tim gabungan yang terdiri dari BNNK Binjai, TNI-Polri, menggelar razia dan tes urin warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai.
Razia dan tes urin itu dilakukan pada, Rabu (16/9/2026) malam.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata Lapas Binjai dalam menindaklanjuti arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) untuk terus memperkuat deteksi dini.
Yaitu pengawasan keamanan serta pemberantasan Halinar (Handphone, Pungutan Liar, dan Narkoba) di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam pelaksanaannya, petugas gabungan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan terukur terhadap kamar serta lingkungan blok hunian warga binaan.
Hasilnya petugas menemukan sejumlah barang yang dilarang, diantaranya 12 sendok besi, satu colokan listrik, tiga korek api, satu set kartu poker, tiga botol kaca, satu pentungan besi, satu kaca cermin, empat pisau cukur, lima pisau rakitan, empat gunting kuku dan tiga sikat gigi kristal.
Selain razia, tim gabungan juga melaksanakan tes urin secara acak kepada warga binaan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan penyalahgunaan narkotika.
Usai pelaksanaan razia, barang-barang hasil temuan kemudian dikumpulkan dan dimusnahkan sebagai bentuk komitmen bersama untuk memastikan barang terlarang tidak kembali beredar di lingkungan Lapas.
Kalapas Kelas IIA Binjai, Mochammad Mukaffi menegaskan bahwa, sinergi dengan aparat penegak hukum menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif.
“Razia ini bukan sekadar kegiatan pemeriksaan, tetapi merupakan langkah nyata untuk memastikan Lapas Binjai tetap aman, tertib, dan bersih dari Halinar,” ujar Mukaffi, Kamis (17/9/2026).
“Kami berkomitmen melaksanakan arahan Ditjenpas secara konsisten, dengan memperkuat sinergi bersama TNI, Polri dan BNNK,” sambungnya.
Mukaffi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat atas dukungan dan sinergi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Deteksi dini diperkuat, sinergi dipererat, Halinar diberantas. Lapas Binjai terus bergerak menjaga keamanan dan membangun pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas,” ucap Mukaffi.
Sementara itu Kepala BNNK Binjai, Ucok Ferry menjelaskan, hasil pemeriksaan tes urin warga binaan, hasil negatif.
“Hasil pemeriksaan seluruhnya negatif atau tidak terindikasi penyalahgunaan narkotika,” ujar Ucok. (red)



