Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Usaha Galian C Milik Pensiunan TNI di Langkat Resahkan Masyarakat, Ini Kata Kapolres

Redaksi by Redaksi
28/04/2026
in Daerah
0
Usaha Galian C Milik Pensiunan TNI di Langkat Resahkan Masyarakat, Ini Kata Kapolres

Aliran Sungai Berkail di Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Langkat diduga sudah berubah dan tidak sebagaimana mestinya. Hal tersebut diduga dampak dari aktivitas galian c yang beroperasi pada aliran sungai tersebut.

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, LANGKAT– Aliran Sungai Berkail di Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Langkat diduga sudah berubah dan tidak sebagaimana mestinya. Hal tersebut diduga dampak dari aktivitas galian c yang beroperasi pada aliran sungai tersebut.

Dampak lain dari aktivitas penambangan pasir dan batu itu menimpa ladang milik masyarakat. Sedikitnya, delapan hektar tanah masyarakat sudah terkikis karena abrasi yang diduga dampak dari aktivitas galian c tersebut.

Baca Juga

Akibat Galian C Tanah Seluas 8 Hektar Milik Masyarakat di Langkat Terkikis, Aliran Sungai Berubah

Akibat Galian C Tanah Seluas 8 Hektar Milik Masyarakat di Langkat Terkikis, Aliran Sungai Berubah

27/04/2026
Wali Kota Binjai tak Bisa Jumpai Seratusan PKL, Pedagang: Sini Dijewer Kupingnya

Wali Kota Binjai tak Bisa Jumpai Seratusan PKL, Pedagang: Sini Dijewer Kupingnya

27/04/2026
@topik_sumut

Aktivitas galian C di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, kian meresahkan masyarakat.  Pasalnya akibat aktivitas itu, tanah milik masyarakat seluas delapan hektar abrasi atau terkikis.  Salah satu masyarakat yang menyampaikan keberatan aktivitas pertambangan pasir dan batu itu adalah Anton Barus.  Aktivitas galian C tersebut terjadi di aliran Sungai Berkail, Desa Lau Damak, Kecamatan Bahorok, Langkat. Anton menyebut, aktivitas tambang itu dilakukan oleh sebuah perusahaan berinisial AM.  “Pernah buka di tahun 2015 dan kemudian tutup, lalu buka lagi di lokasi yang sama. Sekitar tiga tahun main (galian), kurang lebih gitu,” ujar Barus, Senin (27/4/2026). Aktivitas galian itu merugikan Barus dan masyarakat lainnya. Menurutnya, tanah miliknya dan masyarakat lain yang ditanami sawit menjadi terkikis. Diduga abrasi air yang mengikis tanah itu karena aliran sungai yang tidak lagi semestinya.  Bahkan, Anton menuding, perusahaan itu sudah bertindak arogan dan semena-mena.  Selengkapnya di Topiksumut.id #topiksumut #viral #galianc #langkat #sumaterautara

♬ suara asli – Topik Sumut – Topik Sumut

“Kami di sini masyarakat yang terdampak, tidak ada berniat untuk merugikan pihak perusahaan. Kami hanya menuntut tanggung jawab selaku pengusaha yang mengakibatkan kerugian bagi kami,” ungkap Anton Barus, salah satu masyarakat yang lahannya terdampak pengikisan, Selasa (28/4/2026).

Keresahan masyarakat terhadap aktivitas tersebut sudah sampai ke perangkat desa dan dusun. Bahkan, juga sudah dilakukan pertemuan antara pengusaha dengan masyarakat yang terdampak.

Anton menambahkan, pengusaha diduga ingkar terhadap janjinya mau melakukan rehabilitasi lahan yang terdampak operasional penambangan tersebut. “Dalam arti, kalau bisa dengan janji yang sudah terucap kepada kami yang bilang bakal ganti tanaman keras seperti bambu, kayu akan ditanamnya balik, itu ucapan dia (pengusaha),” katanya.

“Tanah erosi yang sudah hanyut dikembalikan, kemudian jangan (dilarang) tanam sawit, kita tanam kayu, berapa biayanya itu tanggunganku (pengusaha), itu bahasanya langsung dalam pertemuan pada 13 Februari 2026,“ sambungnya.

ADVERTISEMENT

Pengoperasian penambangan pasir dan batu itu dilakukan oleh perusahaan berinisial PT AM. Kata dia, pemilik perusahaan berinisial BM.

“Pensiunan dari Kodam Bukit Barisan (pemilik perusahaan), bukan warga Bahorok, orang asli dari Medan,” bebernya.

Khusus di Kecamatan Bahorok, agaknya aktivitas galian c cukup tumbuh subur dan secara umum untuk Kabupaten Langkat. PT AM diduga pernah beroperasi pada tahun 2015 dan kemudian sempat berhenti serta terhitung sekitar tiga tahun sudah menjalankan bisnis penambangan tersebut.

Sempat berhenti dan namun belakangan, PT AM kembali melakukan pengerukan dan mendapat protes masyarakat hingga difasilitasi pertemuan oleh perangkat dusun. “Kami yang berdampak dan berdekatan dengan lokasi itu ada 13 orang, kurang lebih 8 hektar tanah kami yang terdampak. Dan ada juga satu orang, itu asli tinggal batu sama pasir lahan dia, sawitnya habis,” sambung dia.

Mengacu pada Undang-Undang Pertambangan Nomor 3 Tahun 2020, pemegang izin tambang wajib melakukan reklamasi. Hal tersebut menjadi acuan Barus dan masyarakat lainnya berbicara kepada insan pers.

“Kami sesalkan pengusaha yang melakukan pengerukan (pasir batu) itu brutal, gak peduli lagi. Sudah dipindah-pindahkan (aliran) sungai itu,” tambahnya.

Di lokasi pertambangan itu, barisan truk terlihat dan siap angkut material pasir serta batu hasil pengerukan. Sejumlah alat berat seperti eskavator dan crusher atau mesin pemecah batu juga tengah bekerja di lokasi.

Terpisah, Kapolres Langkat, AKBP David Triyo Prasojo mengucapkan terima kasih atas konfirmasi yang telah dilakukan wartawan. “Terima kasih atas info,” tulisnya dalam layanan pesan singkat WhatsApp.

Sejumlah pertanyaan dilayangkan kepada perwira menengah dengan pangkat dua melati emas di pundaknya tersebut. Mulai dari praktik galian c di Bahorok yang tumbuh subur, dugaan pengelola purnawirawan TNI hingga berdampak kepada aliran sungai berubah alur.

Namun demikian, David tidak memberi jawaban secara gamblang. “Saya sudah tekankan kepada para penyelidik dan penyidik bahwa dalam menangani dan menindaklanjuti setiap info/pengaduan/laporan dari masyakarat, agar selalu mengendepankan prinsip-prinsip profesional, prosedural, proporsional, legalitas, legitimasi, transparan dan akuntabel,” kata dia.

“Mari berikan ruang dan waktu bagi penyelidik dan penyidik untuk bekerja. Penyelidikan dan penyidikan adalah serangkaian kegiatan yang kompleks dan tidaklah sederhana,” pungkasnya. (red)

Tags: BahorokGalian CIndonesiaLangkatNasionalPeristiwaSumatera UtaraSumut
Previous Post

Akibat Galian C Tanah Seluas 8 Hektar Milik Masyarakat di Langkat Terkikis, Aliran Sungai Berubah

Next Post

Link Video Mesum Bandar Batang Masih Banyak Dicari Netizen, Polisi: Naik Tahap Sidik

Menarik Lainnya

Akibat Galian C Tanah Seluas 8 Hektar Milik Masyarakat di Langkat Terkikis, Aliran Sungai Berubah

Akibat Galian C Tanah Seluas 8 Hektar Milik Masyarakat di Langkat Terkikis, Aliran Sungai Berubah

27/04/2026
Wali Kota Binjai tak Bisa Jumpai Seratusan PKL, Pedagang: Sini Dijewer Kupingnya

Wali Kota Binjai tak Bisa Jumpai Seratusan PKL, Pedagang: Sini Dijewer Kupingnya

27/04/2026
Kritik Peredaran Sabu di Sumut Alasan Amin Wahyudi Harahap Ciptakan Lagu Siti Mawarni

Kritik Peredaran Sabu di Sumut Alasan Amin Wahyudi Harahap Ciptakan Lagu Siti Mawarni

27/04/2026
Agar tak Hanya Sebatas Seremonial, Ronggur Simorangkir Kawal Perobohan Diskotek Marcopolo

Fraksi Gerindra Dukung Polres Binjai Dalami Kebocoran Retribusi Parkir, Ronggur: Periksa dari Akarnya

27/04/2026
Next Post
Link Video Mesum Bandar Batang Masih Banyak Dicari Netizen, Polisi: Naik Tahap Sidik

Link Video Mesum Bandar Batang Masih Banyak Dicari Netizen, Polisi: Naik Tahap Sidik

Populer

  • Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    89 shares
    Share 36 Tweet 22
  • Wali Kota Lantik 76 Pejabat Baru, Khairul Azmi Kadis PUTR Langkat Pindah ke Medan

    64 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Polisi Gerebek Barak Narkoba di Langkat, Ini Hasilnya

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Selebgram Keyndah Diduga Terlibat Link VCS yang Viral dengan Suami Clara Shinta

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Banjir dan Longsor di Sembahe, 8 Rumah Rusak Tertimbun dan 5 Orang Tewas

    45 shares
    Share 18 Tweet 11

Rekomendasi

WNI Asal Kota Binjai yang Ditahan di Kamboja, Akhirnya Pulang ke Tanah Air

WNI Asal Kota Binjai yang Ditahan di Kamboja, Akhirnya Pulang ke Tanah Air

22/04/2026
Kasrem 023/KS Ngopi Bareng Media, Perkuat Sinergi Publikasi dan Peliputan Informasi

Kasrem 023/KS Ngopi Bareng Media, Perkuat Sinergi Publikasi dan Peliputan Informasi

16/01/2026
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net