Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Kritik Peredaran Sabu di Sumut Alasan Amin Wahyudi Harahap Ciptakan Lagu Siti Mawarni

Redaksi by Redaksi
27/04/2026
in Daerah
0
Kritik Peredaran Sabu di Sumut Alasan Amin Wahyudi Harahap Ciptakan Lagu Siti Mawarni

Amin Wahyudi Harahap, warga Labuhanbatu yang menciptakan lagu viral 'Siti Mawarni'. (Dok. Instagram @aminwahyudiharahap169)

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, – Amin Wahyudi Harahap, warga Labuhanbatu, menggubah lagu berjudul Siti Mawarni yang viral di berbagai platform media sosial sejak 23 April 2026 sebagai bentuk keresahan terhadap maraknya peredaran narkotika di Sumatera Utara.

Karya musik ini menarik perhatian publik karena liriknya yang lugas menyoroti masalah sabu-sabu.

Baca Juga

Agar tak Hanya Sebatas Seremonial, Ronggur Simorangkir Kawal Perobohan Diskotek Marcopolo

Fraksi Gerindra Dukung Polres Binjai Dalami Kebocoran Retribusi Parkir, Ronggur: Periksa dari Akarnya

27/04/2026
Orangutan Pongo Abeli Dievakuasi ke TNGL, Usai Masuk ke Ladang Warga di Langkat

Orangutan Pongo Abeli Dievakuasi ke TNGL, Usai Masuk ke Ladang Warga di Langkat

26/04/2026

Lagu tersebut menyebar luas melalui TikTok dan Instagram sebelum merambah ke Facebook, X, hingga grup WhatsApp.

Kehadiran lagu ini memicu diskusi digital yang luas terkait efektivitas penegakan hukum terhadap bandar narkoba di wilayah tersebut.

Amin Wahyudi Harahap menjelaskan bahwa karakter Siti Mawarni dan Solehudin di dalam lagu tersebut bukanlah manusia nyata, melainkan tokoh fiktif yang diciptakan untuk mendukung rima serta nuansa budaya lokal.

“Siti Mawarni ini adalah tokoh fiktif. Pertama ini mau saya buat Siti Markonah, tapi Siti Markonah itu lebih terkenal di Betawi, di daerah Jakarta. Jadi saya buat ke arah daerah saya, apalagi daerah saya kan daerah puisi, daerah Melayu,” kata Amin dikuitp dari Liputan6.com, Minggu (26/4/2026).

Pencipta lagu berusia 42 tahun ini memilih nama tersebut karena pertimbangan etika agar tidak menyandingkan nama tokoh besar agama dengan tema gelap narkotika.

ADVERTISEMENT

“Jadi kalau pantun tuh biasa itu pakai nama orang, pakai nama buah. Jadi saya buat aja nama Siti Mawarni, ini tokoh fiktif. Solehudin juga tokoh fiktif, untuk mendukung lirik lagu itu. Maka di awal tadi saya bilang, tak elok rasanya, tak elok dalam hati Siti Fatimah binti Rasulullah saya sandingkan dengan lirik narkoba gitu. Makanya saya ganti jadi Siti Mawarni. Itu kira-kira,” ujarnya.

Amin mengungkapkan bahwa inspirasi utama pembuatan lagu ini berasal dari pengamatannya terhadap berita penangkapan narkoba yang terus berulang di media sosial selama bertahun-tahun.

“Jadi yang pertama itu adalah keresahan di dalam hati kita tentang maraknya narkoba. Apalagi kita buka media sosial sehari ini, ternyata penangkapan narkoba, penangkapan narkoba. Artinya dari mulai kita masih muda sampai saat ini usia 42 tahun, kenapa sih narkoba ini nggak habis. Kita tidak menyalahkan pejabat sekarang atau terdahulu, tapi kenapa ini tidak habis-habis,” ungkapnya.

Kekhawatiran Amin sebagai orang tua terhadap masa depan generasi muda dan anak-anak perempuannya menjadi dorongan emosional dalam penulisan lirik tersebut.

“Saya punya anak-anak gadis, punya anak muda. Yang saya khawatirkan narkoba ini nggak habis-habis,” tambahnya.

Melalui liriknya, Amin menitipkan doa dan harapan agar ada tindakan tegas terhadap para bandar yang merusak masyarakat.

“Pesan yang disampaikan itu adalah bagaimana peningkatan totalitas narkoba di seluruh Sumatera Utara atau di luarnya. Kenapa narkoba ini ngga habis-habis, itu yang menjadi tanda tanya saya. Dalam lagu itu saya seperti berdoa kepada Allah, di titik terakhir harapan saya. Cabut nyawanya ya Allah bandar itu,” ungkapnya.

Ia berharap publik menangkap sisi positif dari lagunya sebagai bentuk kepedulian sosial tanpa memelintir maknanya ke arah negatif.

“Saya tetap kepada kawan-kawan agar memanfaatkan momentum ini menjadi positif. Jangan memelintir atau membuat sesuatu negatif terhadap video atau lagu ini,” pungkasnya.

Menanggapi fenomena viral tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan menyatakan bahwa pihaknya tidak merasa tersinggung dengan isi lirik lagu Siti Mawarni.

“Kami tidak melihat ini sebagai kritik negatif. Justru kami memandang lagu tersebut sebagai bentuk dukungan dan perhatian masyarakat terhadap penanganan narkotika,” ujar Ferry kepada Beritasatu.com, Jumat (24/4/2026).

Ferry menganggap pesan moral dalam lagu tersebut sejalan dengan tugas kepolisian dalam memberantas kejahatan narkotika yang meresahkan masyarakat.

“Kami tidak merasa disindir. Justru ini menjadi penyemangat bagi kami,” ujarnya.

Polda Sumatera Utara mengklaim tetap berkomitmen dalam pemberantasan narkoba, dengan catatan aktivitas penanggulangan yang intensif selama periode 2023 hingga 2026.

“Polda Sumatera Utara selama ini termasuk yang paling aktif dalam penanggulangan narkotika, khususnya dalam kurun waktu 2023 hingga 2026,” katanya.

Kepolisian menilai aspirasi masyarakat melalui karya seni merupakan hal konstruktif yang mengandung nilai pengingat bagi warga lainnya.

“Kalau dilihat dari sudut pandang positif, lagu ini mengandung pesan moral. Ada doa agar masyarakat menjauhi narkoba, dan harapan agar pelaku kejahatan mendapatkan balasan,” tambahnya. (red)

Tags: Amin Wahyudi HarahapIndonesiaKriminalNarkotikaNasionalPeredaranSabuSumatera UtaraSumut
Previous Post

Fraksi Gerindra Dukung Polres Binjai Dalami Kebocoran Retribusi Parkir, Ronggur: Periksa dari Akarnya

Menarik Lainnya

Agar tak Hanya Sebatas Seremonial, Ronggur Simorangkir Kawal Perobohan Diskotek Marcopolo

Fraksi Gerindra Dukung Polres Binjai Dalami Kebocoran Retribusi Parkir, Ronggur: Periksa dari Akarnya

27/04/2026
Orangutan Pongo Abeli Dievakuasi ke TNGL, Usai Masuk ke Ladang Warga di Langkat

Orangutan Pongo Abeli Dievakuasi ke TNGL, Usai Masuk ke Ladang Warga di Langkat

26/04/2026
Hari Bumi Internasional, YDPK Gandeng HKBP Sedistrik VI Dairi, Bahas Masalah Krisis Lingkungan

Hari Bumi Internasional, YDPK Gandeng HKBP Sedistrik VI Dairi, Bahas Masalah Krisis Lingkungan

26/04/2026
XLSMART Hadirkan Paket Khusus Haji Mulai Harga Rp 355Ribu, Kuota Hingga 25GB

XLSMART Hadirkan Paket Khusus Haji Mulai Harga Rp 355Ribu, Kuota Hingga 25GB

24/04/2026

Populer

  • Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    82 shares
    Share 33 Tweet 21
  • Wali Kota Lantik 76 Pejabat Baru, Khairul Azmi Kadis PUTR Langkat Pindah ke Medan

    63 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Polisi Gerebek Barak Narkoba di Langkat, Ini Hasilnya

    53 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Selebgram Keyndah Diduga Terlibat Link VCS yang Viral dengan Suami Clara Shinta

    47 shares
    Share 19 Tweet 12
  • Banjir dan Longsor di Sembahe, 8 Rumah Rusak Tertimbun dan 5 Orang Tewas

    44 shares
    Share 18 Tweet 11

Rekomendasi

Berjualan di Pinggir Jalan, Pemkab Langkat Relokasi Ratusan Pedagang ke Pasar Pangkalan Brandan

Berjualan di Pinggir Jalan, Pemkab Langkat Relokasi Ratusan Pedagang ke Pasar Pangkalan Brandan

30/01/2026
Peduli Korban Kebakaran, Kemenag Sibolga Beri Bantuan ke Keluarga Murid MIN 1

Peduli Korban Kebakaran, Kemenag Sibolga Beri Bantuan ke Keluarga Murid MIN 1

10/01/2026
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net