Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Tiang Rig yang Ancam Nelayan di Langkat, PNTI Sumut : Potensi Langgar PP Pengawasan Migas

Redaksi by Redaksi
16/02/2026
in Daerah
0
Tiang Rig yang Ancam Nelayan di Langkat, PNTI Sumut : Potensi Langgar PP Pengawasan Migas

Ketua PNTI Sumut, Adhan Nur, Senin (16/2/2026).

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut,id, LANGKAT – Laut yang menjadi ladang rezeki melayan tradisional di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, berubah menjadi kawasan berisiko tinggi.

Pasalnya adanya keberadaan tiang rig kerap menjadi ranjau para nelayan di malam hari, apalagi pada saat cuaca buruk.

Baca Juga

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

24/05/2026
TNI AD Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Warga di Kepulauan Nias

TNI AD Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Warga di Kepulauan Nias

24/05/2026

Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Sumatera Utara menguraikan sedikitnya ada 14 titik sumur minyak atau tiang rig berdiri di jalur utama pelayaran nelayan di Kecamatan Pangkalan Susu, Kabupaten Langkat.

Masalah utama bukan keberadaan tiang rig, melainkan tidak adanya lampu dan rambu navigasi.

“Saat nelayan melaut malam hari, tidak ada tanda sama sekali. Rambu keberadaan sumur nihil,” ujar Ketua PNTI Sumut, Adhan Nur, Senin (16/2/2026).

Lanjut Adhan Nur, tiang rig bertipe jack-up itu seharusnya memiliki penanda visual mencolok demi keselamatan pelayaran.

Namun di lapangan, struktur besi tersebut dilaporkan gelap tanpa penerangan, sehingga menjadi ancaman serius, terutama saat cuaca buruk.

ADVERTISEMENT

“Tabrakan kapal nelayan dengan tiang rig disebut bukan kejadian pertama. Kerusakan kapal kayu kerap berujung pada hilangnya mata pencaharian nelayan, khususnya di Kelurahan Beras Basah dan sekitarnya,” ucap Adhan Nur.

“Kami minta setiap rig dipasang lampu layak. Jangan biarkan nelayan bertaruh nyawa,” sambungnya.

PNTI Sumut menilai kondisi ini berpotensi melanggar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 17 Tahun 1974 tentang pengawasan eksplorasi dan eksploitasi migas lepas pantai.

Selain itu, standar International Maritime Organization (IMO) A.671(16) mewajibkan pemasangan lampu navigasi,

tanda bahaya, penetapan safety zone sekitar 500 meter, serta rambu keselamatan kerja (K3).

“Seluruh struktur, baik aktif maupun tidak beroperasi, wajib memiliki lampu isyarat yang terlihat jelas bagi lalu lintas pelayaran. Ketentuan itu sudah jelas di PP No. 17 Tahun 1974,” kata Adhan Nur.

Sementara itu Humas Pertamina, Wahyu, menegaskan tiang-tiang rig tersebut bukan aset perusahaan.

Menurutnya, di wilayah Langkat terdapat beberapa perusahaan migas.

“Kalau kami tidak ada rig offshore. Pengeboran kami di daratan semua,” ujar Wahyu.

Sementara itau, bagi nelayan tradisional Pangkalan Susu, tuntutannya sederhana, yaitu penerangan yang memadai agar mereka bisa melaut dan pulang dengan selamat. (red)

Tags: IndonesiaLangkatMigasNasionalNelayanPNTISumatera UtaraSumutTiang Rig
Previous Post

Trafik Pengendara di Tol Binjai-Langsa Meningkat 24 Persen pada Libur Panjang Imlek

Next Post

Pria di Langkat Diringkus Polisi Usai Curi Uang dan Ancam Karyawan Toko Pakai Pisau Cutter

Menarik Lainnya

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

24/05/2026
TNI AD Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Warga di Kepulauan Nias

TNI AD Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Warga di Kepulauan Nias

24/05/2026
BRI Sibolga Gelar Upacara Harkitnas, Teguhkan Semangat Kebangkitan dan Integritas Bangsa

BRI Sibolga Gelar Upacara Harkitnas, Teguhkan Semangat Kebangkitan dan Integritas Bangsa

24/05/2026
Wakil Wali Kota Sebut Binjai Penghasil Datuk yang Hebat Usai Kenang Sejarah Perang Songgal

Wakil Wali Kota Sebut Binjai Penghasil Datuk yang Hebat Usai Kenang Sejarah Perang Songgal

24/05/2026
Next Post
Pria di Langkat Diringkus Polisi Usai Curi Uang dan Ancam Karyawan Toko Pakai Pisau Cutter

Pria di Langkat Diringkus Polisi Usai Curi Uang dan Ancam Karyawan Toko Pakai Pisau Cutter

Populer

  • Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Bus Rombongan Anak Sekolah Minggu di Toba Masuk Jurang Sedalam 15 Meter

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Viral Video Guru Bahasa Inggris dan Murid di Medsos: Maaf, Kancing Baju Ibu Terbuka

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hakim PN Stabat Vonis Bebas Oknum Ketua OKP di Langkat Kasus Dugaan Penganiayaan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Link Video Mesum Bandar Batang Masih Banyak Dicari Netizen, Polisi: Naik Tahap Sidik

    47 shares
    Share 19 Tweet 12

Rekomendasi

Ketua KPU Langkat Dicopot Diduga Berkaitan dengan Pilkada, Dian : Kalau Betul Saya Dipecat DKPP

Ketua KPU Langkat Dicopot Diduga Berkaitan dengan Pilkada, Dian : Kalau Betul Saya Dipecat DKPP

25/09/2025
Kombat Labuhan Batu, Palas dan Paluta Resmi Terbentuk, SK Diserahkan Langsung Ketua DPW Sumut

Kombat Labuhan Batu, Palas dan Paluta Resmi Terbentuk, SK Diserahkan Langsung Ketua DPW Sumut

27/12/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net