Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Sarat Nilai Sakral Haul Sultan Machmoed Jadi Momentum Konsolidasi Masyarakat Adat di Langkat

Redaksi by Redaksi
04/05/2026
in Daerah
0
Sarat Nilai Sakral Haul Sultan Machmoed Jadi Momentum Konsolidasi Masyarakat Adat di Langkat

Kegiatan Haul ke-78 Sultan Machmoed digelar di Museum Daerah Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, belum lama ini. Haul itu digelar dengan suasana penuh khidmat, sarat nilai sakral, dan semangat persatuan.

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, LANGKAT – Kegiatan Haul ke-78 Sultan Machmoed digelar di Museum Daerah Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, belum lama ini.

Haul itu digelar dengan suasana penuh khidmat, sarat nilai sakral, dan semangat persatuan.

Baca Juga

IKA UT Medan Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersih Pantai di Pandan, Wujud Peduli Lingkungan

IKA UT Medan Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersih Pantai di Pandan, Wujud Peduli Lingkungan

15/05/2026
Tetapkan 10 Tersangka Korupsi Dilingkungan Pemko Binjai, Ronggur Simorangkir Apresiasi Kejari

Tetapkan 10 Tersangka Korupsi Dilingkungan Pemko Binjai, Ronggur Simorangkir Apresiasi Kejari

14/05/2026

Kegiatan ini dirangkaikan dengan silaturahmi akbar serta Deklarasi Masyarakat Adat Sultan Machmoed.

Acara tersebut menjadi momentum bersejarah dalam mengenang jasa, perjuangan, dan keteladanan Sultan Machmoed sebagai pemimpin besar Kesultanan Langkat.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat konsolidasi masyarakat adat dalam menjaga eksistensi, marwah, serta hak-hak adat di tengah dinamika kehidupan modern.

Sejumlah unsur kerajaan, kedatokan, kejuruan, serta tokoh masyarakat adat lintas wilayah turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut.

Kehadiran mereka menunjukkan kuatnya ikatan kultural dan histori antar komunitas adat di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

Di antara yang hadir yakni perwakilan dari Kerajaan Bandar Labuhan Negeri Deli, Kerajaan Nagur Bolag Simalungun beserta partuanannya, Kejuruan Metar Bilad Deli, Kedatokan Batu Bara, hingga Kerajaan Tamiang.

Turut hadir pula Kesultanan Kualuh, Kejuruan Lingga, dan Kedatokan Kota Pinang.

Selain unsur kerajaan dan lembaga adat, kegiatan ini juga dihadiri oleh unsur Pemerintah Daerah serta muspika Kabupaten Langkat.

Kehadiran pemerintah menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat dan budaya Melayu di daerah tersebut.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan doa dan tahlil untuk almarhum Sultan Machmoed.

Suasana religius terasa kental sejak awal hingga akhir acara.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan tausiyah yang mengangkat nilai-nilai kepemimpinan, kearifan lokal, serta sejarah perjuangan Kesultanan Langkat.

Tausiyah ini menjadi pengingat penting akan peran besar para leluhur dalam membangun peradaban.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, sebanyak 200 karung beras dibagikan kepada warga yang membutuhkan, sebagai bentuk nyata solidaritas dan komitmen untuk berbagi keberkahan dalam momentum Haul ke-78 Sultan Machmoed.

Suasana keakraban semakin terasa dalam sesi silaturahmi akbar yang mempertemukan zuriat Sultan Machmoed, tokoh adat, serta masyarakat dari berbagai latar belakang. Interaksi yang terjalin memperkuat hubungan emosional dan kebersamaan.

Puncak acara ditandai dengan Deklarasi Masyarakat Adat Sultan Machmoed. Deklarasi ini menjadi tonggak penting dalam menegaskan keberadaan serta komitmen bersama untuk menjaga dan memperjuangkan hak-hak masyarakat adat.

Dalam deklarasi tersebut, Tengku Rafizah Hafas selaku Kepala Masyarakat Adat menyampaikan pentingnya pengakuan dan perlindungan terhadap Masyarakat Hukum Adat Tengku Machmoed, Sultan Langkat ke-III.

“Masyarakat hukum adat merupakan bagian dari warga negara Indonesia yang memiliki karakteristik khas, hidup secara berkelompok berdasarkan hukum adat, serta memiliki hubungan erat dengan tanah dan lingkungan yang diwariskan secara turun-temurun,” ujar Rafizah, Senin (4/5/2026).

Lanjut Rafizah, ia juga mengumumkan langkah konkret penguatan kelembagaan melalui pembentukan Perkumpulan Masyarakat Adat (PMA) di berbagai wilayah sebagai basis konsolidasi masyarakat adat.

Struktur awal PMA yang dibentuk antara lain PMA Pasar Rawa yang diketuai Rudy, PMA Kwala Gebang dipimpin Buyung, PMA Gohor Lama oleh Mustafa, serta PMA Pangkalan Biduk Bubun oleh Asnawi.

Selain itu, dibentuk pula PMA Sentang yang diketuai Nurjannah, PMA Kwala Bingei oleh Sugito, PMA Tanjung Pura oleh Denny, serta PMA Serapit yang diketuai Suparno, dan Penghulu Balai Gebang di bawah kepemimpinan Abdullah Atan.

“Pembentukan PMA ini dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat struktur organisasi masyarakat adat hingga ke tingkat wilayah, sekaligus memastikan keberlanjutan perjuangan adat dan perlindungan hak ulayat,” ucap Rafizah.

Berdasarkan data, jumlah masyarakat yang telah terdaftar dalam jaringan Masyarakat Adat Sultan Machmoed saat ini mencapai sekitar 5.000 orang yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Langkat dan sekitarnya.

Dalam forum silaturahmi zuriat, juga dihasilkan keputusan penting berupa penakzulan Saudara Kevi dari jabatannya sebagai Mangkabumi.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Tengku Ony dan ditetapkan melalui musyawarah mufakat sesuai norma hukum adat.

Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga marwah, ketertiban, serta integritas kelembagaan adat agar tetap berjalan sesuai nilai dan aturan yang berlaku.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tonggak strategis dalam memperkuat konsolidasi masyarakat adat, mempererat hubungan antar kerajaan, serta membuka ruang sinergi dengan pemerintah dalam mewujudkan pengakuan dan perlindungan masyarakat hukum adat.

Dengan semangat persatuan dan nilai luhur
adat Melayu, Haul ke-78 Sultan Machmoed tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah, tetapi juga langkah nyata menuju masa depan masyarakat adat yang kuat, berdaulat, dan bermartabat.

Perwakilan dari Kerajaan Kedah Datok Imran, yang turut hadir menyampaikan kekagumannya terhadap pelestarian adat yang masih terjaga hingga saat ini.

Ia menilai tradisi yang ditampilkan masih sangat autentik meski di tengah perkembangan zaman modern.

Ia juga menyoroti kekayaan kuliner khas Melayu yang disajikan, seperti bubur pedas dan gulai masam ikan baung, serta prosesi adat yang masih dilakukan mengikuti tata cara para sultan terdahulu.

Sementara itu, Datok Panglima Hitam Seri Amanah Negeri Langkat, Abdul Rasidin Pane, menyebut kegiatan ini sebagai momentum luar biasa yang menyatukan berbagai elemen masyarakat adat dalam satu tujuan.

Ia menegaskan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud komitmen bersama untuk memajukan adat istiadat budaya Melayu Langkat yang sangat dihormati.

“Saya bangga dapat hadir di tengah kaum bangsawan dan masyarakat adat para datok. Melayu adalah bangsa besar yang terdiri dari berbagai daerah di Nusantara, dan sudah menjadi tugas kita bersama untuk menjaga warisan budaya serta membesarkan sejarah kita,” ujar Rasidin. (red)

Tags: AdatHaulIndonesiaKonsolidasiLangkatNasionalSultan MachmoedSumatera UtaraSumut
Previous Post

Terungkap Pembunuh Lansia di Pekanbaru yang Lari ke Kota Binjai Mau Ngontrak Rumah

Next Post

Perkuat Kepercayaan dan Stabilitas, LPS Persiapkan Aktivasi Program Penjaminan Polis Asuransi

Menarik Lainnya

IKA UT Medan Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersih Pantai di Pandan, Wujud Peduli Lingkungan

IKA UT Medan Gelar Aksi Tanam Pohon dan Bersih Pantai di Pandan, Wujud Peduli Lingkungan

15/05/2026
Tetapkan 10 Tersangka Korupsi Dilingkungan Pemko Binjai, Ronggur Simorangkir Apresiasi Kejari

Tetapkan 10 Tersangka Korupsi Dilingkungan Pemko Binjai, Ronggur Simorangkir Apresiasi Kejari

14/05/2026
Bupati Langkat Minta Inspektorat Lakukan Pemeriksaan Harga Pupuk Subsidi yang Beratkan Petani

Bupati Langkat Minta Inspektorat Lakukan Pemeriksaan Harga Pupuk Subsidi yang Beratkan Petani

14/05/2026
2 Tahun Tak Punya Bidan, Warga Desa Sinar Pagi Lakukan Audiensi ke Dinas Kesehatan Dairi

2 Tahun Tak Punya Bidan, Warga Desa Sinar Pagi Lakukan Audiensi ke Dinas Kesehatan Dairi

14/05/2026
Next Post
Perkuat Kepercayaan dan Stabilitas, LPS Persiapkan Aktivasi Program Penjaminan Polis Asuransi

Perkuat Kepercayaan dan Stabilitas, LPS Persiapkan Aktivasi Program Penjaminan Polis Asuransi

Populer

  • Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    111 shares
    Share 44 Tweet 28
  • Bus Rombongan Anak Sekolah Minggu di Toba Masuk Jurang Sedalam 15 Meter

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Viral Video Guru Bahasa Inggris dan Murid di Medsos: Maaf, Kancing Baju Ibu Terbuka

    62 shares
    Share 25 Tweet 16
  • Hakim PN Stabat Vonis Bebas Oknum Ketua OKP di Langkat Kasus Dugaan Penganiayaan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Link Video Mesum Bandar Batang Masih Banyak Dicari Netizen, Polisi: Naik Tahap Sidik

    45 shares
    Share 18 Tweet 11

Rekomendasi

Kabag PBJ Sebut Pejabat PPTK Pada Dugaan Korupsi Mebel di Langkat Penuhi Syarat, LSPI : Menyesatkan !

PPK dan Kabid SD Disdik Langkat Diperiksa Jaksa, Dugaan Korupsi Pengadaan Smartboard RP 49 Miliar

08/08/2025
APMPEMUS Apresiasi Kejaksaan Usai Kejatisu Kaji Laporan Dugaan Korupsi PT SGN Kwala Madu

APMPEMUS Apresiasi Kejaksaan Usai Kejatisu Kaji Laporan Dugaan Korupsi PT SGN Kwala Madu

25/06/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net