Topiksumut.id, BINJAI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai terus melakukan sejumlah langkah deteksi dini. Itu dilakukan dalam upaya antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).
Pada Selasa (18/11/2025), jajaran pengamanan Lapas Kelas IIA Binjai melakukan kontrol dan cek kondisi fisik brandgang.
Menurut KPLP Lapas Kelas IIA Binjai, Rudi Sembiring melalui Kepala Seksi Administrasi dan Kamtib, Serikat Sembiring, deteksi dini yang dilakukan merupakan kegiatan rutin.
“Jajaran Pengamanan rutin melakukan deteksi dini, tetap waspada dalam tugas dan bertugas,” ujar Serikat, Rabu (19/11/2025).
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Binjai, Andi Gultom menambahkan, area brandgang turut dilakukan pembersihan dengan melibatkan wargabinaan yang telah memenuhi syarat dan pengawasan ketat.
“Diharapkan dengan lingkungan yang bersih, petugas pengamanan dapat lebih nyaman dan kondusif dalam melaksanakan tugasnya,” ucap Andi.
Area brandgang yang bersih dari tanaman liar ini diharap dapat memudahkan petugas dalam melakukan pengawasan.
Juga meminimalisir kemungkinan potensi gangguan keamanan seperti adanya pelemparan barang terlarang dan lainnya.
Malam harinya, jajaran pengamanan Lapas Binjai melakukan razia yang menyasar kamar hunian warga binaan. Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas Binjai.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan lingkungan Lapas Binjai yang terbebas dari handphone, pungutan liar hingga narkoba serta deteksi dini terhadap gangguan keamanan dan ketertiban.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Binjai, Rudi Sembiring yang memimpin langsung razia tersebut.
Dalam arahannya, dia menyatakan, kegiatan ini penting sebagai langkah preventif dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.
“Razia ini dilakukan untuk menekan angka pelanggaran dan memastikan bahwa setiap warga binaan mematuhi aturan yang telah ditetapkan,” kata Rudi.
“Selain itu, razia ini juga bertujuan untuk menjaga kondusifitas Lapas Binjai,” sambungnya.
Selama razia berlangsung, petugas memeriksa setiap sudut kamar hunian secara teliti.
Mereka mencari benda-benda yang tidak diperbolehkan, seperti senjata tajam, alat komunikasi, dan bahan-bahan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Wargabinaan diminta untuk tetap tenang dan mematuhi instruksi yang diberikan oleh petugas.
Razia ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif yang dilakukan secara berkala untuk menjaga ketertiban dan keamanan di Lapas Binjai.
Kepada semua pihak, juga diajak untuk berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan produktif bagi wargabinaan. (Red)








