Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

LAGI Jaksa Tetapkan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Kontrak Fiktif Dinas Pertanian Binjai

Redaksi by Redaksi
01/04/2026
in Daerah
0
LAGI Jaksa Tetapkan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Kontrak Fiktif Dinas Pertanian Binjai

Joko Waskitono Asisten II Pemko Binjai ditahan Kejaksaan Negeri Binjai pada dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak atas pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai, Rabu (1/4/2026).

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, BINJAI – Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Binjai, Sumatera Utara, kembali menetapkan empat orang tersangka pada dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak atas pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai pada Tahun 2022-2025.

@topik_sumut

Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Binjai, Sumatera Utara, kembali menetapkan empat orang tersangka pada dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak atas pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai pada Tahun 2022-2025. “Penetapan tersangka tersebut setelah tim penyidik melakukan ekspose dan berdasarkan dua alat bukti,” ujar Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Binjai, Ronald Reagen Siagian, Rabu (1/4/2026).  Lanjut Ronald, tim penyidik menetapkan Joko Waskitono alias JW, Agung Ramadhan alias AR, Suko Hartono alias SH dan Dody Alfayed alias DA sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak atas pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai Tahun 2022-2025. Joko Waskitono diketahui memiliki jabatan sebagai Asisten II Pemerintah Kota (Pemko) Binjai. (*) #topiksumut #viral #korupsi #kotabinjai #sumaterautara

♬ suara asli – Topik Sumut – Topik Sumut

Baca Juga

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

24/05/2026
TNI AD Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Warga di Kepulauan Nias

TNI AD Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Warga di Kepulauan Nias

24/05/2026

“Penetapan tersangka tersebut setelah tim penyidik melakukan ekspose dan berdasarkan dua alat bukti,” ujar Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Binjai, Ronald Reagen Siagian, Rabu (1/4/2026).

Lanjut Ronald, tim penyidik menetapkan Joko Waskitono alias JW, Agung Ramadhan alias AR, Suko Hartono alias SH dan Dody Alfayed alias DA sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak atas pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai Tahun 2022-2025.

Joko Waskitono diketahui memiliki jabatan sebagai Asisten II Pemerintah Kota (Pemko) Binjai.

Penetapan tersangka berdasarkan surat perintah penetapan tersangka nomor: Prin – 02 /L.2.11/Fd.2/03/2026 Tanggal 31 Maret 2026 atasnama Joko Waskitono.

Kemudian nomor: Prin -03/L.2.11/Fd.2/03/2026 Tanggal 31 Maret 2026 atasnama Tersangka Suko Hartono.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya nomor: Prin – 04/L.2.11/Fd.2/03/2026 Tanggal 31 Maret 2026 atasnama tersangka Agung
Ramadhan.

Terakhir nomor: Prin – 05 /L.2.11/Fd.2/03/2026 Tanggal 31 Maret 2026 atasnama tersangka Dody Alfayed.

“Terhadap tersangka Joko Waskitono, pasal yang disangkakan adalah Pasal 12 huruf e, Pasal 12 B, Pasal 9 Undang-Undang RI No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 20 huruf c
KUHPidana,” kata Ronald.

Sedangkan terhadap tersangka Agung Ramadhan, Suko Hartono dan Dody Alfayed pasal yang disangkakan yaitu Pasal 15 Jo. Pasal 12 huruf e, Pasal 15 Jo. Pasal 12 B, Pasal 15 Jo Pasal 9 undang-undang RI No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang undang
Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Terhadap tersangka Joko Waskitono telah dilakukan penahanan hingga 20 hari kedepan dimulai dari tanggal 31 Maret 2026 sampai dengan 19 April 2026,” kata Ronald.

“Sedangkan untuk tersangka Agung Ramadhan, Suko Hartono, dan Dody Alfayed belum dilakukan penahanan dikarenakan ketiganya tidak memenuhi panggilan jaksa penyidik. Tersangka Agung Ramadhan beralasan sakit sedangkan para tersangka lainnya belum diketahui alasannya,” tambahnya.

Dikabarkan sebelumnya, eks Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Ralasen Ginting terlebih dahulu resmi ditahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai.

Ralasen ditahan penyidik Kejari Binjai pada, Selasa (3/3/2026) sore. Ralasen ditetapkan sebagai tersangka dugaan penyelewengan wewenang dan kekuasaan yang memberi keuntungan pribadi senilai Rp 2,8 miliar, dan ditahan di Lapas Binjai.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Binjai, Ronald Reagen Siagian menyatakan, tersangka ditahan atas surat perintah penahanan nomor: Prin-492/L.2.11./Fd.2/03/2026.

“Tersangka ini ditahan dalam dugaan tindak pidana korupsi pembuatan kontrak pada pekerjaan fiktif pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Binjai pada tahun 2022 sampai April 2025,” ujar Ronald, Rabu (4/3/2026).

Lanjut Ronald, tersangka diangkat sebagai kepala dinas atas surat keputusan wali kota nomor: 188.45-51/K/Tahun 2022 pada 20 Januari.

Keuntungan pribadi yang diperoleh tersangka melalui orang kepercayaan atau ‘anak main’ berinisial Suko Hartono, Agung Ramadhan, dan Dodi Alfayet.

Modusnya melalui penawaran proyek dengan mekanisme pengadaan langsung atau PL kepada penyedia atau kontraktor dengan meminta uang tanda jadi sebagai biaya pembuatan kontrak.

Namun hasil dalam pendalaman penyidik, proyek yang ditawarkan tidak ada di dalam dokumen pelaksanaan anggaran (DPA).

Sumber kegiatan proyek yang ditawarkan tersangka, diduga berasal dari dana insentif fiskal.

Namun, dana segar dari Kementerian Keuangan atau APBN itu diduga digeser yang berbuntut Ralasen ditumbalkan menjadi tersangka dugaan penyalahgunaan wewenang dan kekuasaan.

“Tersangka atau melalui orang kepercayaan menerima uang dari 10 penyedia atau rekanan pada November 2024 sampai tahun 2025 dengan total keseluruhan Rp 2,8 miliar. Uang yang diterima tersangka secara langsung melalui transfer ke rekening sebesar Rp 1,2 miliar,” ujar Ronald.

Setelah menerima uang, menurut Ronald, tersangka membuat surat perintah kerja (SPK).

Ronald menambahkan, tersangka baru dapat dilakukan penahanan karena sebelumnya diketahui menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bundar Thamrin, Jalan Sei Batanghari, Kelurahan Babura, Medan Sunggal.

“Di mana yang bersangkutan mengeluhkan adanya gangguan pada jantung selama proses penyidikan. Sebelum dilakukan penahanan, tim penyidik terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim dokter dan tenaga kesehatan dari RSUD Djoelham,” kata Ronald.

“Dan hasilnya, kondisi yang bersangkutan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani,” sambungnya.

Penyidik Kejari Binjai menjerat Ralasen dengan sangkaan primair pasal 12 huruf e UU RI No 20 Tahun 2001 subsidair pasal 12B dan lebih subsidair pasal 9. (red)

Tags: Dinas Ketapang dan PertanianIndonesiaJaksaKejariKontrak FiktifKorupsiKota BinjaiNasionalSumatera UtaraSumut
Previous Post

Mobil Terperosok ke Jurang di Pakpak Bharat, 2 Penumpang Masih Hilang

Next Post

Hakim PN Medan Vonis Bebas Amsal Sitepu Dugaan Kasus Markup Video Profil Desa

Menarik Lainnya

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

Film Suamiku Lukaku Gelar Aktivasi Fun Run dan Car Free Day untuk Angkat Isu Mental Health

24/05/2026
TNI AD Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Warga di Kepulauan Nias

TNI AD Kebut Pembangunan Infrastruktur dan Ekonomi Warga di Kepulauan Nias

24/05/2026
BRI Sibolga Gelar Upacara Harkitnas, Teguhkan Semangat Kebangkitan dan Integritas Bangsa

BRI Sibolga Gelar Upacara Harkitnas, Teguhkan Semangat Kebangkitan dan Integritas Bangsa

24/05/2026
Wakil Wali Kota Sebut Binjai Penghasil Datuk yang Hebat Usai Kenang Sejarah Perang Songgal

Wakil Wali Kota Sebut Binjai Penghasil Datuk yang Hebat Usai Kenang Sejarah Perang Songgal

24/05/2026
Next Post
Hakim PN Medan Vonis Bebas Amsal Sitepu Dugaan Kasus Markup Video Profil Desa

Hakim PN Medan Vonis Bebas Amsal Sitepu Dugaan Kasus Markup Video Profil Desa

Populer

  • Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    116 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Bus Rombongan Anak Sekolah Minggu di Toba Masuk Jurang Sedalam 15 Meter

    72 shares
    Share 29 Tweet 18
  • Viral Video Guru Bahasa Inggris dan Murid di Medsos: Maaf, Kancing Baju Ibu Terbuka

    69 shares
    Share 28 Tweet 17
  • Hakim PN Stabat Vonis Bebas Oknum Ketua OKP di Langkat Kasus Dugaan Penganiayaan

    49 shares
    Share 20 Tweet 12
  • Link Video Mesum Bandar Batang Masih Banyak Dicari Netizen, Polisi: Naik Tahap Sidik

    47 shares
    Share 19 Tweet 12

Rekomendasi

Tragedi Longsor Gunung Kuda Cirebon, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

Tragedi Longsor Gunung Kuda Cirebon, Polisi Tetapkan 2 Tersangka

01/06/2025
Ini Respon Gubsu Usai Presiden Prabowo Singgung Baliho dan Kabel yang Rusak Estetika Kota

Ini Respon Gubsu Usai Presiden Prabowo Singgung Baliho dan Kabel yang Rusak Estetika Kota

06/02/2026
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net