Topiksumut.id, SIBOLGA – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga menuntaskan pemeriksaan keimigrasian terhadap keberangkatan Kapal Perang Angkatan Laut Australia HMAS Choules yang bertolak dari Pelabuhan Sibolga menuju Singapura, Jumat (31/7/2026), usai menyelesaikan misi kemanusiaan dalam Latihan Bersama (Latma) Pacific Partnership 2026.
Pemeriksaan berlangsung sejak pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB sebagai bagian dari pelayanan sekaligus pengawasan keimigrasian terhadap alat angkut internasional yang meninggalkan wilayah Indonesia. HMAS Choules kemudian meninggalkan Pelabuhan Sibolga pada pukul 15.00 WIB.
Dalam pelayaran tersebut, HMAS Choules membawa 188 awak kapal dan 95 penumpang. Seluruh proses pemeriksaan dilaksanakan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2013, serta Surat Edaran Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Nomor IMI.2-UM.01.01-5.4191.
Sesuai prosedur keimigrasian bagi kapal perang asing, petugas Imigrasi menerapkan Cap Clearance pada Crew List tanpa melakukan pemeriksaan individual terhadap dokumen perjalanan awak kapal.
Selain itu, petugas juga melakukan pencocokan data paspor dengan identitas penumpang yang naik ke kapal guna memastikan seluruh manifest keberangkatan sesuai dengan dokumen yang dilaporkan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga, Akbar Drajat Bogitara, menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Imigrasi dalam memberikan pelayanan prima sekaligus memastikan pengawasan keimigrasian berjalan sesuai aturan.
“Seluruh proses pemeriksaan keimigrasian keberangkatan HMAS Choules berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Imigrasi Sibolga terus berkomitmen memberikan pelayanan yang profesional sekaligus memastikan pengawasan keimigrasian terhadap setiap alat angkut internasional terlaksana secara optimal,” ujar Akbar.
Keberangkatan HMAS Choules sekaligus menandai berakhirnya rangkaian tugas keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sibolga dalam mendukung kedatangan dan keberangkatan delegasi internasional peserta Latma Pacific Partnership 2026.
Seluruh tahapan pemeriksaan berlangsung aman, tertib, dan lancar sebagai wujud sinergi Indonesia dalam mendukung pelaksanaan latihan kemanusiaan multinasional yang melibatkan sejumlah negara sahabat. (uki)



