Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

FAKTA Kayu Gelondongan Tersapu Banjir di Tapsel, Bareskrim: Kayu Sengaja Ditebang

Redaksi by Redaksi
in Daerah
0
FAKTA Kayu Gelondongan Tersapu Banjir di Tapsel, Bareskrim: Kayu Sengaja Ditebang

Penampakan kayu Gelondongan di Sungai Garoga 2 pacabanjir bandang, Kamis (4/12/2025). Kayu ini gelondongan ini menutup arus sungai di jembatan hingga membuatnya berpindah ke arah pemukiman warga. (TRIBUN MEDAN/Azis Husein Hasibuan)

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, TAPSEL – Terungkap fakta terkait kayu gelondongan yang ikut tersapu banjir di Garoga, Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel).

Kayu tersebut bukan berasal dari kayu lapuk atau akibat pohon lapuk yang tumbang seperti yang pernah disampaikan Kemenhut.

Baca Juga

Polres Langkat Laksanakan Sertijab 2 Kasat dan 4 Kapolsek

Polres Langkat Laksanakan Sertijab 2 Kasat dan 4 Kapolsek

20/01/2026
Proyek di Kota Binjai Diduga Milik Oknum APH Buat Aliran Sungai Bangkatan Menyempit

Proyek Rp986 Juta Perkuatan Jembatan Sungai di Kota Binjai Diduga Perencanaan tak Matang

20/01/2026

Kayu-kayu gelondongan bekas gergaji mesin diduga hasil pembalakan liar.

Dittipidter Bareskrim Polri mengungkap telah mengambil 27 sampel kayu gelondongan yang terbawa arus banjir bandang di Garoga, Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel).

Pengambilan sampel ini dilakukan dalam rangka penyelidikan soal dugaan adanya pembalakan liar yang mengakibatkan bencana di Sumatra.

“Posko sudah didirikan 3 km dari TKP DAS (Daerah Aliran Sungai) Garoga. Di sekitar TKP ini, 27 sampel kayu telah diambil, police line terpasang,” kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni dalam keterangannya, dilansir dari Tribun Medan, Selasa (9/12/2025).

Adapun sejumlah sampel kayu yang diambil ini yakni mayoritas berjenis karet, ketapang, durian, dan lainnya.

ADVERTISEMENT

“Barang bukti kayu telah disisihkan, dispesifikasikan, dan dikategorikan oleh ahli,” tuturnya.

Hasil pemeriksaan, pihak kepolisian pun menemukan sejumlah kayu yang ditebang oleh manusia secara sengaja.

“Identifikasi kayu menunjukkan beberapa kategor, kayu hasil gergajian, kayu yang dicabut bersama akar (alat berat), kayu hasil longsor dan kayu hasil pengangkutan loader,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Irhamni, rencana tindak lanjut atas temuan tersebut, pihaknya mengagendakan pemeriksaan terhadap perusahaan soal dugaan aktivitas land clearing atau pembukaan lahan pada hari ini.

“Kegiatan penyelidikan oleh tim akan dilanjutkan dengan pemeriksaan salah satu perusahaan yang berada di hulu sungai Garoga yang terindikasi adanya kegiatan landclearing oleh perusahan PT TBS tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan telah membentuk satuan tugas gabungan untuk menyelidiki dugaan pelanggaran atas temuan gelondongan kayu saat banjir di tiga Provinsi Sumatra.

Hal itu disampaikan usai bertemu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/12/2025) malam.

“Tentunya kami menyambut baik dan akan melakukan kerja sama dengan Menteri Kehutanan dan tim untuk membentuk satgas gabungan untuk melakukan penyelidikan terkait dengan temuan-temuan kayu yang diduga juga ini berdampak terhadap kerusakan dan terjadinya beberapa jembatan, beberapa rumah, dan juga korban jiwa yang muncul karena adanya temuan-temuan kayu yang diduga ada kaitannya dengan pelanggaran,” ucap Jenderal Sigit.

Kapolri menyebut akan terlebih dahulu melakukan pendalaman terlebih dahulu bersama-sama dengan tim.

Langkah-langkah awal yang sudah dilakukan ialah menurunkan personel bersama dengan Kementerian Kehutanan.

“Bila perlu dengan satgas lain yang bisa bergabung termasuk PKH sehingga kerja tim bisa lebih cepat dan segera bisa kita infokan,” tuturnya

Jenderal Sigit menyebut dalam waktu singkat tim bakal bergerak dari hulu sampai dengan hilir guna mengungkap asal-usul gelondongan kayu tersebut

“Khususnya di lokasi-lokasi yang memang kita dapati ada potensi-potensi yang harus kita tindaklanjuti karena memang ada dugaan-dugaan pelanggaran,” urainya.

Sementara itu, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan sesegera mungkin akan mengungkap asal muasal gelondongan kayu tersebut.

Dia mengaskan bahwa Kementerian Kehutanan dan Polri sudah menyepakati MoU untuk kolaborasi menjaga hutan Indonesia.

“Kami berharap sekali lagi nanti kerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia kita bisa sesegera mungkin mengungkap dari mana asal muasal kayu tersebut dan tentu apabila ada unsur pidananya, akan kita tegakkan bersama-sama,” ucapnya.

Menurutnya, concern publik yang saat ini muncul beberapa hari pasca banjir, yaitu keingintahuan publik tentang asal-usul di mana material kayu yang terbawa banjir itu berasal.

Menhut menjelaskan data-data awal melalui penerbangan drone ke daerah-daerah terdampak sudah dilakukan.

Guna mengetahui anatomi kayu, Kementerian Kehutanan menggunakan teknologi bernama AIKO.

“Yang mudah-mudahan ini bisa menjadi indikasi awal di mana asal muasal kayu itu berada,” tukasnya. (Red)

Tags: BanjirBareskrimGelondonganIndonesiaKayuNasionalPolriSumatera UtaraSumutTapsel
Previous Post

HIPKA Terjun Langsung ke Lokasi Banjir di Sumut dan Aceh, Bawa Obat-obatan dan Pakaian

Next Post

Tak Hanya Pergi Umrah, Bupati di Aceh Ada yang Karaoke ke Kota Medan saat Banjir Bandang

Menarik Lainnya

Polres Langkat Laksanakan Sertijab 2 Kasat dan 4 Kapolsek

Polres Langkat Laksanakan Sertijab 2 Kasat dan 4 Kapolsek

20/01/2026
Proyek di Kota Binjai Diduga Milik Oknum APH Buat Aliran Sungai Bangkatan Menyempit

Proyek Rp986 Juta Perkuatan Jembatan Sungai di Kota Binjai Diduga Perencanaan tak Matang

20/01/2026
Polres Binjai Setijab 3 Kapolseknya, Berikut Nama-namanya

Polres Binjai Setijab 3 Kapolseknya, Berikut Nama-namanya

20/01/2026
Pungutan Parkir di RSUD Djoelham Gak Ada Izin Dinas Perhubungan Kota Binjai

Jukir tak Beri Karcis ke Pengendara, Dishub Binjai Janji Tegur

19/01/2026
Next Post
Tak Hanya Pergi Umrah, Bupati di Aceh Ada yang Karaoke ke Kota Medan saat Banjir Bandang

Tak Hanya Pergi Umrah, Bupati di Aceh Ada yang Karaoke ke Kota Medan saat Banjir Bandang

Populer

  • Perencanaan PAD yang Ditetapkan Tidak Rasional, Akibatnya Utang Pemko Binjai Capai Rp 50 Miliar

    Lelang Eselon II di Kota Binjai Berakhir, Ini Nama-nama Pejabat yang Diumumkan Pansel

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Betmen Tersangka Penganiayaan Pakai Parang Diringkus Polisi di Langkat, 4 Orang Masih DPO

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Berikut Daftar Nama Puluhan Pejabat Eselon II, III, dan IV Usai Dilantik Bupati Langkat

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Kasus Bentrokan di Selesai, Oknum Ketua Ormas di Langkat Akan Segera Diadili

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kadis Pertanian Binjai yang Dibebastugaskan Usai Diperiksa Jaksa, Ralasen : Wali Kota tak Komit

    73 shares
    Share 29 Tweet 18

Rekomendasi

Kader Posyandu Belum Terima Honor Selama 6 Bulan, Terungkap saat Reses Anggota DPRD Binjai

Kader Posyandu Belum Terima Honor Selama 6 Bulan, Terungkap saat Reses Anggota DPRD Binjai

16/06/2025
Pelayanan RSUD Djoelham Binjai Diduga Masih Buruk, Malah Buat Parkir Berbayar

Kutipan Parkir di RSUD Djoelham Binjai Diduga Sudah Direncanakan dari Jauh Hari

05/01/2026
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net