Topiksumut.id, TAPTENG – Sebanyak 571 kepala keluarga di Kabupaten Tapanuli Tengah mendapat Bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) tahap II yang disalurkan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office Kota Sibolga, Sumatera Utara.
Mereka merupakan warga dari tiga Kecamatan yang terdampak bencana alam di wilayah Tapteng dan sekitarnya pada 25 November 2025 yang lalu.
Bantuan tersebut disalurkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BRI dan diserahkan di tiga Kantor Kecamatan bersama Pemerintah Kabupaten Tapteng yakni Kecamatan Tukka sebanyak 445 Buku Tabungan, Kecamatan Sarudik 16 Buku Tabungan, dan Kecamatan Pandan 110 Buku Tabungan.
Pimpinan BRI BO Sibolga Alda Martumbur Silaban menjelaskan, bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BRI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Menurutnya, kehadiran BRI di tengah masyarakat tidak hanya sebatas layanan perbankan, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama masa pemulihan,” ujarnya kepada wartawan Rabu (15/7/2026).
Alda juga menyampaikan empati kepada masyarakat Kabupaten Tapteng yang terdampak.
Bencana, tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga mengganggu aktivitas dan kehidupan sosial warga.
“Melalui program CSR, kami berharap bantuan ini bisa menjadi bagian dari proses pemulihan masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Plh. Kalaksa BPBD Tapteng, Ardi Ansyah Harahap, menyampaikan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tapteng terus bergerak di bawah atensi langsung dari Bupati dan Wakil Bupati.
“Kami Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus berkomitmen agar masyarakat yang terkena bencana mendapatkan haknya. Seluruh OPD selalu mendapatkan atensi dari Bupati dan Wakil Bupati untuk bekerja ekstra agar tidak ada satu pun masyarakat yang terlewat dalam pendataan,” kata Ardi Ansyah.
Dia juga menambahkan bahwa Pemkab Tapteng terus membangun koordinasi yang intens dengan Pemerintah Pusat agar bantuan-bantuan berikutnya dapat segera dikucurkan.
“Kami berharap kepada masyarakat untuk tetap bersabar dan jangan mudah terprovokasi. DTH yang disalurkan saat ini diperuntukkan sebagai biaya ganti kontrak rumah bagi warga yang mengontrak secara mandiri akibat rumah mereka rusak berat atau hilang,” jelasnya.
Terkait wilayah terdampak di kecamatan lain, Ardi Ansyah memastikan bahwa penyaluran akan segera menyusul. Pihaknya saat ini sedang menyusun dan mengoordinasikan jadwal resmi bersama BRI selaku Bank Penyalur.
Penyaluran ini disambut baik oleh warga penerima manfaat. Salah seorang warga Lingkungan IV Kelurahan Hutanabolon, Bernad Roberto Tambunan, menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam atas perhatian pemerintah daerah.
“Terima kasih banyak kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah yang telah membantu dan sangat memudahkan proses pembayaran DTH bagi kami korban bencana di Kecamatan Tukka ini,” ungkap Bernad usai menerima bantuan. (uki)



