Topiksumut.id, LANGKAT – Sejumlah sekolah negeri atau swasta di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, pada hari pertama, Senin (5/1/2026) masih terendam banjir. Gitupun aktifitas belajar mengajar berjalan seperti biasa.
“Hari pertama, semua sekolah melaksanakan kegiatan pembelajaran seperti biasa,” ujar Kepala Bidang Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan Langkat, Fajar Kurniawan, Selasa (6/1/2025).
Namun begitu, Fajar menjelaskan terdapat sejumlah sekolah yang masih terdampak banjir.
“Hanya saja, ada beberapa sekolah yang masih terendam di halamannya. Kalau ruang kelas, tidak ada lagi terdampak banjir saat hari pertama masuk sekolah,” ucap Fajar.
Catatan Disdik Langkat, Fajar menjelaskan ada 201 sekolah dasar yang terdampak banjir. Dua ratusan sekolah itu berasal dari negeri dan swasta.
Bahkan menurut Fajar, pejabat tinggi dari Kementerian Pendidikan sudah melihat kondisi sekolah di Langkat yang terdampak banjir.
“Kami sudah usulkan barang-barang yang rusak karena banjir seperti peralatan elektronik, buku-buku dan lainnya, ke kementerian. Mudah-mudahan dapat dibantu untuk diganti oleh kementerian,” kata Fajar.
Diketahui, banjir yang menerjang 16 kecamatan di Langkat mengakibatkan 13 orang meninggal dunia.
Korban banjir yang tutup usia beragam kondisi, mulai dari sakit, keletihan karena bencana banjir hingga terlepas dari genggaman saat menyelamatkan diri.
Sebanyak 16 kecamatan yang terdampak banjir itu meliputi 142 desa dan 27 kelurahan. Pemkab Langkat juga menetapkan tanggap darurat bencana saat banjir sampai 16 Desember 2025 kemarin. (Red)
ADVERTISEMENT








