Topiksumut.id, BINJAI – Kejaksaan Negeri (Kejari), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Binjai, Sumatera Utara, melakukan monitoring dan evaluasi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Kota Binjai.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Monitoring dan evaluasi (monev) yang baru berjalan ini, sudah menyasar ke enam dapur yang memproduksi makan bergizi gratis (MBG).

Diantaranya beberapa SPPG yang berada di Binjai Utara, dilakukan monev.

Tujuan pertama ada di Jalan Tengku Amir Hamzah, Kelurahan Jati Utomo, dengan pemilik Yayasan Kogana Sumut.

Di sini tim melakukan serangkaian pemeriksaan, mulai dari melihat struktur bangunan, instalasi pengolahan air limbah (IPAL) hingga Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Koordinator Wilayah BGN Kota Binjai, Rizqi Afnan mendukung langkah monev tersebut.

“Kedatangan rekan-rekan berkolaborasi untuk pembenahan (terhadap) bangunan, limbah, dan laik higienis,” ujar Rizqi, Selasa (28/7/2026).

“Yang hadir dari kejaksaan, dinas lingkungan hidup, dinas kesehatan,” sambungnya.

Lanjut Rizqi, pihaknya akan terus mendukung pembenahan dalam program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut.

Baginya, langkah ini program makan bergizi gratis (MBG) harus didukung semua elemen untuk generasi emas tahun 2045.

“Saat ini sudah ada 41 titik yang sudah beroperasi,” ucap Rizqi.

Lokasi kedua masih berada di Jalan Tengku Amir Hamzah, Gang Bakti, Kelurahan Jati Utomo yang dituju tim adalah SPPG Yayasan Cahaya Semesta Bersama.

Terakhir, SPPG di Jati Makmur yang dilakukan monev oleh tim. (red)