Topiksumut.id, TAPSEL – PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, terus memperkuat komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan Program Martabe Cocoa, sebuah program terintegrasi yang membangun rantai nilai kakao dari sektor hulu hingga hilir.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan kualitas kakao petani binaan, menciptakan nilai tambah melalui pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai ekonomi tinggi, sekaligus membuka peluang usaha baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Supervisor Agriculture Development PT Agincourt Resources, Ilham Perwira, menjelaskan bahwa Martabe Cocoa dirancang untuk membangun ekosistem kakao yang berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas petani, penguatan kelembagaan, serta pengembangan industri pengolahan kakao lokal.

“Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil panen, tetapi juga bagaimana kakao dapat diolah menjadi produk premium yang memiliki daya saing di pasar dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, bahan baku Martabe Cocoa masih berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Namun, ke depan PTAR menargetkan seluruh kebutuhan bahan baku dapat dipenuhi dari hasil panen petani binaan, khususnya di Kecamatan Batang Toru.

Program Martabe Cocoa mencakup tiga sektor utama. Pada sektor hulu, PTAR menyediakan bibit kakao unggul, rehabilitasi kebun, penerapan Good Agricultural Practices (GAP), pelatihan budidaya, pemangkasan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, serta pendampingan kelompok tani.

Di sektor tengah, perusahaan berfokus pada peningkatan kualitas fermentasi dan pengeringan biji kakao, standarisasi mutu, pengembangan fasilitas pengolahan, hingga pembelian hasil panen petani binaan dengan mekanisme yang adil dan berkelanjutan.

Sementara pada sektor hilir, PTAR mengembangkan berbagai produk Martabe Chocolate berbahan baku kakao lokal. Produk tersebut didukung dengan strategi pengembangan merek, kemasan, pemasaran melalui jaringan ritel, berbagai event, toko oleh-oleh khas daerah, hingga platform digital.

Melalui program ini, PT Agincourt Resources tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi kakao petani, tetapi juga membangun jaringan reseller dan distribusi untuk memperluas pemasaran produk Martabe Chocolate.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat posisi Tapanuli Selatan sebagai salah satu daerah penghasil kakao berkualitas di Indonesia sekaligus menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.(uki)