Topiksumut.id, LANGKAT – Gebyar Muharam Pentas Seni Islam yang digelar di Masjid Al-Falah, di Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, resmi ditutup.
Pada ajang tersebut, kontingen Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, berhasil keluar sebagai juara umum dan berhak membawa pulang piala bergilir Ketua Al-Hidayah Kabupaten Langkat.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pengajian Al-Hidayah Kecamatan Stabat itu berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai perlombaan bernuansa Islam.
Adapun cabang yang diperlombakan meliputi tartil anak, tilawah remaja, sholawat anak, pop song religi remaja, sholawat ibu-ibu, hingga lomba nasi tumpeng.
Seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Stabat turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk syiar Islam sekaligus wadah pengembangan bakat dan kreativitas masyarakat dalam bidang keagamaan.
“Melalui momentum ini diharapkan lahir berbagai kreasi dan inovasi dalam kegiatan bernuansa agama, sehingga anak-anak dan generasi muda semakin termotivasi untuk mempelajari serta memperdalam ilmu agama,” ujar Wakil Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti yang hadir saat penutupan kegiatan tersebut, Kamis (18/6/2026).
Lanjut Tiorita, ia menyampaikan bahwa Gebyar Muharam bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, menumbuhkan semangat kebersamaan, serta memperkuat pembinaan karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap semangat Tahun Baru Islam dapat menjadi pendorong bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, sekaligus memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Tiorita.
Sedangkan itu Ketua Al-Hidayah Kabupaten Langkat, Hj Muliani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakil Bupati Langkat yang telah hadir sekaligus memberikan bantuan kepada panitia penyelenggara Gebyar Muharam.
“Al-Hidayah siap mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Langkat dalam mewujudkan Kabupaten Langkat yang religius melalui berbagai program dan kegiatan keagamaan yang mampu membangun karakter masyarakat,” tutup Muliani. (red)



