Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Masyarakat Geruduk Kantor Desa Naman Jahe, Usai Jalan Kampung Diduga Diserobot

Redaksi by Redaksi
12/05/2026
in Daerah
0
Masyarakat Geruduk Kantor Desa Naman Jahe, Usai Jalan Kampung Diduga Diserobot

Masyarakat Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggeruduk kantor desa pada, Selasa (12/5/2026). Kedatangan masyarakat yang bertempat tinggal di Dusun III Kwala Serdang ini, mempersoalkan jalan menuju perkampungan masyarakat yang diduga diserobot oleh orang yang tak bertanggungjawab.

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut,id, LANGKAT – Masyarakat Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menggeruduk kantor desa pada, Selasa (12/5/2026).

Kedatangan masyarakat yang bertempat tinggal di Dusun III Kwala Serdang ini, mempersoalkan jalan menuju perkampungan masyarakat yang diduga diserobot oleh orang yang tak bertanggungjawab.

Baca Juga

Wakil Wali Kota Binjai Pinjamkan Sepeda Motor Dinas Kepada Keluarga Korban Begal

Wakil Wali Kota Binjai Pinjamkan Sepeda Motor Dinas Kepada Keluarga Korban Begal

12/05/2026
Peduli Kesehatan Karyawan, BRI Sibolga Gelar Medical Check Up Rutin

Peduli Kesehatan Karyawan, BRI Sibolga Gelar Medical Check Up Rutin

12/05/2026

Amatan wartawan, kedatangan masyarakat disambut langsung oleh Kepala Desa Naman Jahe, Nobdi Nanda Ginting Suka.

Pertemuan masyarakat dan pihak desa berjalan alot. Beberapa orang masyarakat meminta kejelasan dari pihak desa soal dugaan penyerobotan jalan yang juga kerap disebut Gang Pelita.

“Sejak hahun 1947 lokasi ini ada jalannya menuju kampung dan di sana banyak makam orang tua kami,” ujar salah seorang masyarakat yang juga mantan seorang penghulu, Muhammad Akhyar S Pelawi.

Kemudian pria berusia 72 tahun ini menjelaskan, jika ada masyarakat yang tidak mereka kenal berinisial BL, tiba-tiba membuat patok di tengah jalan menuju kampung.

Sontak Akhyar dan masyarakat lainnya, tak terima dan tak ikhlas dengan ulah orang tak mereka kenal itu.

ADVERTISEMENT

“Kami gak tau kenapa dia berani mematok di tengah jalan ini. Dan kemudian datang kepala desa dan aparat penegak hukum di sini, menyatakan tanah jalan ini sudah ada pemiliknya. Dan setau saya tidak, ini tetap jalan. Jalan umum masyarakat Kwala Serdang atau Gang Pelita dulu namanya,” ujar Akhyar.

“Dan masyarakat sudah sepakat ini tetap jalan. Kemarin kepala desa dangan orang yang mengaku dari BPN datang kemari, saya tanyakan kok diukur sampai tengah jalan. Katanya enggak ada urusan, dan kepala desa bilang ke pengadilan kita, saya pun bingung kok sampai ke pengadilan,” sambungnya.

Bahkan Akhyar mengaku sempat meyoal alas hak mereka mengukur tanah sampai ke tengah jalan.

“Maka pada hari ini masyarakat berkumpul merasa keberatan dan dirugikan, jangan ada lagi pematokan di jalan. Walau apapun yang terjadi kami tetap berjuang. Ukuran lebar jalan yang sebenarnya tiga meter, dan yang dipatok mereka temakan dua meter. Ukuran tanah atau batas sebenarnya milik BL sampai pohon pinang, enggak sampai memakan jalan,” ucap Akhyar.

Sedangkan masyarakat lainnya Ridwan sembiring Sinulaki (58) menjelaskan, jalan yang diduga diserobot ini, merupakan jalan tertua.

“Namun setelah ada perkembangan, masyarakat keluar. Dan sekarang banyak tanah wakaf, dan ladang masyarakat,” ujar Ridwan.

Sedangkan pertemuan masyarakat dengan kepala desa tidak ada kesimpulan.

“Mereka minta tempo pada, Senin (18/5/2026) mendatang dilakukan mediasi. Dan kami sudah tegaskan bahwa kami masyarakat sudah tidak percaya kepada mereka. Karena pada Jumat (8/5/2026) diadakan pertemuan. Kami masyarakat berinisiatif bahkan sudah masak ratusan bungkus, untuk menyelesaikan permasalahan ini. Ternyata pihak mereka termasuk kadus, kades, camat, BPN, tak ada yang datang,” ucap Ridwan.

“Dan yang lebih jelasnya lagi, dari BPN menyatakan saat dicek secara online, status tanahnya gak jelas, enggak terdaftar di BPN,” tambahnya.

Sementara itu Kepala Desa Naman Jahe, Nobdi Nanda Ginting Suka mengatakan, dari tahun 2022 lalu sejak ia menjabat sebagai kepala desa, BL dan MB belum ada menghibahkan jalan ke desa.

“Dan dijaman saya tidak ada merima hibah. Dan kita arahkan masyarakat untuk bermediasi di kantor desa, mereka tidak mau, saya dibilang tidak netral dan sebagainya. Lain tadi kalau saya menyatakan itu jalan desa maka itu saya salah,” kata Nobdi.

Menurut Nobdi, dasar MB mematok jalan tersebut berdasarkan surat yang telah dikeluarkan oleh BPN.

“Saya sudah melihat langsung suratnya. Dan juga saya sampaikan kepada masyarakat, pada Senin nanti kita mediasi dan akan mengundang pihak-pihak terkait termasuk forkopimcam,” tutup Nobdi. (red)

Tags: Desa Naman JaheGerudukIndonesiaLangkatNasionalPeristiwaSalapianSumatera UtaraSumut
Previous Post

Sosok Pelajar SMAN 5 yang Jadi Korban Begal di Kota Binjai Dimata Kepsek

Next Post

Peduli Kesehatan Karyawan, BRI Sibolga Gelar Medical Check Up Rutin

Menarik Lainnya

Wakil Wali Kota Binjai Pinjamkan Sepeda Motor Dinas Kepada Keluarga Korban Begal

Wakil Wali Kota Binjai Pinjamkan Sepeda Motor Dinas Kepada Keluarga Korban Begal

12/05/2026
Peduli Kesehatan Karyawan, BRI Sibolga Gelar Medical Check Up Rutin

Peduli Kesehatan Karyawan, BRI Sibolga Gelar Medical Check Up Rutin

12/05/2026
PESTA Tapanuli 2026 Sukses Digelar, Transaksi UMKM Tembus Rp1,2 Miliar

PESTA Tapanuli 2026 Sukses Digelar, Transaksi UMKM Tembus Rp1,2 Miliar

11/05/2026
KBRI Tindaklanjuti Jasad Warga Binjai yang Wafat di Kamboja, Keluarga Butuh Biaya

Warga Kota Binjai Wafat di Kamboja, Ahmad Doli Kurnia: Saya Baru Tau, Kita Bantu Lah

11/05/2026
Next Post
Peduli Kesehatan Karyawan, BRI Sibolga Gelar Medical Check Up Rutin

Peduli Kesehatan Karyawan, BRI Sibolga Gelar Medical Check Up Rutin

Populer

  • Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    Viral Video “Bandar Membara” di Medsos, Direkam saat Sepasang Kekasih di Dalam Hotel

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Bus Rombongan Anak Sekolah Minggu di Toba Masuk Jurang Sedalam 15 Meter

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Wali Kota Lantik 76 Pejabat Baru, Khairul Azmi Kadis PUTR Langkat Pindah ke Medan

    65 shares
    Share 26 Tweet 16
  • Viral Video Guru Bahasa Inggris dan Murid di Medsos: Maaf, Kancing Baju Ibu Terbuka

    52 shares
    Share 21 Tweet 13
  • Hakim PN Stabat Vonis Bebas Oknum Ketua OKP di Langkat Kasus Dugaan Penganiayaan

    48 shares
    Share 19 Tweet 12

Rekomendasi

Kibuli Polda Sumut dan Ganti Nama, Diskotek di Bahorok yang Disegel Kembali Beroperasi

Sudah Diperingati Pemkab Langkat, Diskotek di Bahorok Tetap Beroperasi

20/11/2025
Ternyata Pecatan Polisi Diperintahkan Oknum Perwira Unit Polda Sumut Jualkan 1 Kg Sabu

Kasus 1 Kg Sabu, Pecatan Polisi Dituntut 17 Tahun Penjara di PN Binjai

24/02/2026
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net