Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Pelayanan RSUD Djoelham Binjai Diduga Masih Buruk, Malah Buat Parkir Berbayar

Redaksi by Redaksi
29/12/2025
in Daerah
0
Pelayanan RSUD Djoelham Binjai Diduga Masih Buruk, Malah Buat Parkir Berbayar

Suasana pintu keluar RSUD Djoelham Kota Binjai, Sumatera Utara, Senin (29/12/2025).

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, BINJAI – Di tengah pelayanan RSUD Djoelham yang diduga masih buruk, manajemen rumah sakit milik Pemerintah Kota Binjai, Sumatera Utara, itu malah menerapkan kebijakan yang tak perlu diterapkan.

Seperti halnya penerapan parkir berbayar dengan mendirikan portal pada pintu masuk dan keluar. Parkir berbayar itu diduga dilakukan oleh pihak ketiga.

Baca Juga

Masyarakat Lingkar Tambang Datangi Langsung Menteri LHK, Harap PT DPM Segera Beroperasi

Masyarakat Lingkar Tambang Datangi Langsung Menteri LHK, Harap PT DPM Segera Beroperasi

03/03/2026
Pembangunan Infrastruktur Lamban, BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat

Pembangunan Infrastruktur Lamban, BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat

03/03/2026

Dugaan buruknya pelayanan pada RSUD Djoelham dapat dilihat secara terbuka melalui ulasan di media sosial.

Plt Direktur RSUD Djoelham, dr Romy Ananda tidak memberi tanggapannya saat dikonfirmasi soal kebijakan parkir berbayar tersebut.

Ironisnya, dr Romy malah kedapatan wartawan parkir di Balai Kota Binjai, beberapa waktu lalu.

dr Romy turun dari mobil hitam yang diparkirkan dekat masjid pada Balai Kota Binjai. Kemudian dia berjalan dari samping masjid yang dapat keluar dari belakang pada RSUD Djoelham.

Menanggapi polemik parkir berbayar di RSUD Djoelham, Koordinator Lingkar Wajah Kemanusiaan (Lawan) Sumatera Utara, Abdul Rahim Daulay menilai, kebijakan tersebut tidak berperasaan.

ADVERTISEMENT

“Masyarakat sudah mengeluh pelayanan buruk, bukannya diperbaiki. Manajemen malah sibuk memikirkan cara mengutip uang dari kantong keluarga pasien melalui parkir,” kata Rahim, Senin (29/12/2025).

“Jangan jadikan rakyat sebagai sapi perah di tengah fasilitas kesehatan yang dikelola secara amatir,” sambung pria yang berprofesi sebagai dosen pada salah satu kampus swasta di Binjai tersebut.

Sikap bungkam pucuk pimpinan RSUD Djoelham pun disayangkan Rahim.

Sebagai pejabat publik yang mengelola dan menggunakan fasilitas negara, kata dia, dr Romy harus memberi penjelasan dengan transparan.

“Sikap bungkam Direktur ini adalah preseden buruk bagi keterbukaan informasi publik. Jika memang benar dan sesuai prosedur, mengapa harus takut menjawab wartawan? Ketertutupan ini justru memperkuat dugaan adanya ketidakberesan dalam pengelolaan parkir tersebut,” ucap Rahim.

Kebijakan parkir berbayar ini tidak hanya menyasar pada pasien maupun keluarga dan kerabat yang hendak menjenguk.

Tenaga kesehatan yang bekerja pada instansi pemerintahan itu pun diduga turut dikenakan tarif.

Pelayanan buruk ini juga pernah dilakukan inspeksi mendadak oleh Wakil Wali Kota Binjai, Hasanul Jihadi.

Pria yang kerap disapa Jiji itu turun gunung usai pucuk pimpinan pada dinas kesehatan saling buang badan untuk membenahi pelayanan buruk pada RSUD Djoelham.

Jiji turun gunung atas arahan dan perintah dari wali kota. Dia turun gunung karena banyak mendapat laporan buruk terkait pelayanannya.

Dalam sidak, Jiji berkeliling melihat pelayanan dan fasilitas yang ada di RSUD Djoelham. Mulai dari ruang IGD, ruang rawat inap pasien hingga ruang cuci darah.

Di lantai 4 RSUD Djoelham, Jiji terkejut ketika masuk ke ruangan rawat inap pasien. Kondisi ruangan itu yang membuat Jiji kaget.

Suasana panas di ruangan itu lantaran air conditioner (AC) tidak menyala atau padam. Pasien di dalam pun menggunakan kipas manual untuk mendinginkan suhu tubuhnya.

Jiji kembali dikejutkan melihat fasilitas berupa wastafel yang rusak dan tidak berfungsi. Dia juga mengecek kamar mandi yang ada di dalam ruangan pasien.

Sebelumnya, seorang pasien atas nama R br Ketaren (75) meninggal dunia saat sedang melakukan cuci darah kedua di RSUD Djoelham. Anak korban merasa tak puas dan ganjal atas kematian ibunya.

Sebab sebelum ibunya wafat, alarm mesin cuci darah berbunyi dan muncul tulisan no water. Bahkan anak korban menyurati DPRD dan Inspektorat Binjai untuk menindaklanjuti yang dialami ibunya sebelum meninggal dunia.

Selain pasien cuci darah, pelayanan RSUD Djoelham juga disoroti keluarga Agung Pramana. Anak Agung yang belum genap 1 tahun berinsial MAP harus meninggal dunia karena kelamaan menunggu dokter spesialis anak dan bahkan hingga bermalam.

Alhasil, bayi 11 bulan itu meninggal dunia di RSUD Djoelham pada siang harinya. (Red)

Tags: BurukIndonesiaKota BinjaiNasionalPelayananPemko BinjaiRSUD DjoelhamSumatera UtaraSumut
Previous Post

Nekat Coba Mencuri dan Aniaya Pemilik Ruko, Pria di Langkat Diringkus Polisi

Next Post

Polisi Sita 2 Unit Mesin Tembak Ikan Usai Gerebek Warung di Stabat

Menarik Lainnya

Masyarakat Lingkar Tambang Datangi Langsung Menteri LHK, Harap PT DPM Segera Beroperasi

Masyarakat Lingkar Tambang Datangi Langsung Menteri LHK, Harap PT DPM Segera Beroperasi

03/03/2026
Pembangunan Infrastruktur Lamban, BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat

Pembangunan Infrastruktur Lamban, BAPERA Ingatkan Pemkab Langkat

03/03/2026
Anggota Komisi II DPR RI Sambangi Rumah Warga Kota Binjai yang Ditahan di Kamboja

Anggota Komisi II DPR RI Sambangi Rumah Warga Kota Binjai yang Ditahan di Kamboja

02/03/2026
Tak Ada Simpan Pinjam di Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Gubsu di Binjai, Kini Udah Tutup Sebulan

Koperasi Merah Putih yang Diresmikan Gubsu di Kota Binjai Tutup Karena tak Ada Biaya

02/03/2026
Next Post
Polisi Sita 2 Unit Mesin Tembak Ikan Usai Gerebek Warung di Stabat

Polisi Sita 2 Unit Mesin Tembak Ikan Usai Gerebek Warung di Stabat

Populer

  • Agar tak Hanya Sebatas Seremonial, Ronggur Simorangkir Kawal Perobohan Diskotek Marcopolo

    Penetapan Tersangka Eks Kepala Dinas Pertanian Penuh Tanda Tanya, Ronggur : Agak Aneh

    164 shares
    Share 66 Tweet 41
  • Selebgram Tiara Kartika Diduga Terlibat VCS, Rekaman Dikabarkan Bocor ke Publik

    81 shares
    Share 32 Tweet 20
  • 600 Kilogram Sawit Disita, Usai 10 Pelaku Pencurian Brondolan di Langkat Diamankan Petugas Kebun

    78 shares
    Share 31 Tweet 20
  • Teh Pucuk Viral 17 Menit Hebohkan Warganet, Ini Alasannya

    71 shares
    Share 28 Tweet 18
  • Kepala Disdukcatpil Jadi Staf Ahli Bupati Pemkab Langkat Belum Tentukan Penggantinya

    57 shares
    Share 23 Tweet 14

Rekomendasi

Jalan Karantina di Tanjung Pura Rusak Parah Diduga tak Diperhatikan Pemkab Langkat

Jalan Karantina di Tanjung Pura Rusak Parah Diduga tak Diperhatikan Pemkab Langkat

17/06/2025
3 Ruangan Kelas dan Ruang Kepsek di SD Negeri Dairi Hangus Terbakar

3 Ruangan Kelas dan Ruang Kepsek di SD Negeri Dairi Hangus Terbakar

26/01/2026
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net