Topiksumut.id, SIBOLGA – Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap peristiwa yang terjadi di Masjid Agung Sibolga, Kementerian Agama Kota Sibolga bersama jamaah Masjid Agung dan keluarga almarhum Arjuna Tamaraya melaksanakan kegiatan doa dan zikir bersama serta pembacaan Surah Yasin pada Kamis (6/11/2025) usai salat Magrib.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sibolga, Muhammad Rosyadi Lubis, S.Hi., didampingi para pejabat Kemenag serta pengurus BKM Masjid Agung Sibolga. Dalam kegiatan tersebut juga hadir Kasat Intelkam Polres Sibolga, IPTU Suryantoni, S.H.
Seluruh jamaah larut dalam lantunan zikir dan doa bersama yang dipanjatkan untuk almarhum Arjuna Tamaraya agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan.
“Melalui zikir dan doa ini, kita berharap kejadian yang menimpa almarhum menjadi pelajaran bagi kita semua untuk terus mempererat ukhuwah Islamiyah dan menjaga keharmonisan antarumat di Kota Sibolga,” ujar Kakankemenag Sibolga, Muhammad Rosyadi Lubis dalam sambutannya.
Kegiatan juga diisi dengan pembacaan Surah Yasin secara bersama-sama yang dipimpin oleh para ustaz Masjid Agung. Suasana penuh keharuan menyelimuti jamaah yang hadir hingga akhir acara.
Rangkaian doa dan zikir bersama ini berlangsung dengan tertib, khusyuk, dan penuh kekeluargaan, menandai semangat kebersamaan masyarakat Sibolga dalam menghadapi musibah dengan kekuatan iman dan doa.
Dikabarkan sebelumnya, seorang pemuda bernama Arjuna Tamaraya (21) ditemukan tewas setelah menjadi korban penganiayaan di Masjid Agung Sibolga, Sumatera Utara. Tragedi ini terjadi pada Jumat (31/10/2025) dini hari dan mengejutkan publik karena berawal dari hal sepele, korban hanya ingin beristirahat di dalam masjid.
Kepolisian mengungkapkan, lima orang warga sekitar diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut. Mereka bukan pengurus maupun marbut masjid.
“Para pelaku bukan bagian dari BKM ataupun petugas kebersihan masjid. Mereka warga sekitar yang tidak memiliki hubungan dengan pengelola masjid,” ujar Kasi Humas Polres Sibolga AKP Suyatno, Rabu (5/11/2025). (Sukriadi)








