Topiksumut.id, LANGKAT – Akibat hujan deras di wilayah hulu serta luapan Sungai Tembo dan Sungai Gumit, ratusan rumah masyarakat terendam banjir di Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Banjir tersebut terjadi sejak Kamis (8/1/2026) malam. Air mulai meluap sekitar pukul 19.40 WIB.
Informasi yang diperoleh, banjir merendam permukiman warga di Kelurahan Pekan Kuala dan Kelurahan Bela Rakyat. Ketinggian air bervariasi, dari 50 sentimeter hingga mencapai satu meter.
Salah seorang warga Lingkungan IV Pasar Ijo, Suyanto (47), mengatakan air naik cukup cepat saat hujan masih turun.
“Sudah mulai surut. Tapi sebelumnya air setinggi sebetis orang dewasa,” ujar Suyanto, Jumat (9/1/2026).
Lanjut Suyanto, hujan deras mulai turun sejak pukul 15.00 WIB. Hingga pukul 19.00 WIB, hujan belum reda.
40 menit kemudian, air Sungai Tembo dan Sungai Gumit meluap dan menggenangi permukiman masyarakat.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, banjir merendam sekitar 80 rumah warga di Kelurahan Pekan Kuala dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter.
Sementara itu, sekitar 40 rumah di Lingkungan Bela Rakyat Baru terendam air hingga setinggi kurang lebih satu meter.
Camat Kuala Imanta membenarkan soal babjir tersebut. Ia engatakan jumlah rumah terdampak masih dalam proses pendataan.
“Perkiraan sementara, di Dusun Perpulungan Desa Namo Mbelin sekitar 30 unit, di Kelurahan Pekan Kuala sekitar 100 unit, dan di Kelurahan Bela Rakyat sekitar 100 unit. Data ini masih berkembang,” ujar Imanta.
Teranyar informasi yang diperoleh wartawan pada Jumat sore, banjir yang merendam beberapa wilayah di Kecamatan Kuala sudah surut.
Namun kondisi cuaca saat ini mendung dan hujan rintik. (Red)








