Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Orangtua Siswi Dilaporkan Balik Oleh Oknum Kabid di Kota Binjai yang Diduga Lecehkan Pelajar saat PKL

Redaksi by Redaksi
19/10/2025
in Kriminal
0
Penganiayaan di Arena Biliar di Kota Binjai, Masing-Masing Pelapor Ditetapkan Tersangka

POLRES BINJAI - Suasana Kantor Polres Binjai yang berada di Jalan Sultan Hasanuddin, Kecamatan Binjai Kota, Kota Binjai, Sumatera Utara.

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, BINJAI – Dugaan pelecehan terhadap salahsatu siswi yang diduga dilakukan oleh salahsatu oknum kepala bidang (Kabid) di Pemerintah Kota (Pemko) Binjai berbuntut panjang

Terlapor berinisial UG yang merupakan seorang pejabat eselon III itu melaporkan balik orangtua pelajar atau siswi yang diduga mendapat pelecehan saat praktik kerja lapangan (PKL).

Baca Juga

Pria Tewas di Dalam Mobil di OG Hospital Kota Binjai, Ini Kronologinya dan Identitas Korban

Warga Tanah Seribu Tewas Dibunuh, Pelaku Utama Seret Nama Oknum Ketua OKP di Binjai

19/03/2026
Pria Tewas di Dalam Mobil di OG Hospital Kota Binjai, Ini Kronologinya dan Identitas Korban

Pria Tewas di Dalam Mobil di OG Hospital Kota Binjai, Ini Kronologinya dan Identitas Korban

18/03/2026

Adapun orangtua siswi tersebut berinisial RIR. Artinya, RIR selaku orangtua korban dugaan pelecehan dilaporkan UG ke Polres Binjai atas tuduhan pencemaran nama baik.

Laporan itu mendarat di Polres Binjai pada pertengahan Agustus 2025.

UG menceritakan, dua pelajar tingkat menengah atas atau sederajat berinisial FA dan SS melakukan PKL pada Januari 2025.

“Bulan Januari 2025 datang ke kepegawaian magang selama 3 bulan dan diletak ke bidang saya. Dalam 3 bulan itu, cuma seminggu masuk,” ucap UG, dikutip dari Tribun Medan, Sabtu (18/10/2025).

Karena itu, UG menegur kedua pelajar PKL tersebut dan memberinya banyak tugas. Namun, kata UG, kedua pelajar itu agak keberatan.

ADVERTISEMENT

“Saya kasih kerjaan banyak, agak keberatan mereka dan saya agak kecewa dengan kerjaannya, saya tegur. Namun, dia lapor sama orangtuanya, dia lapor pelecehan,” ujar UG.

“Orangtua datang di akhir bulan Januari ke ruangan saya tanpa melalui dari sekolah, saya pun terkejut. Kenapa bisa datang ke saya, harusnya kan melalui sekolah, di situ memfoto saya, memframing bahwasanya saya melakukan pelecehan,” sambungnya.

UG menegaskan, tidak ada melakukan pelecehan sedikit pun terhadap pelajar PKL tersebut.

“Sedikitpun saya tidak ada melakukan, tapi membuat itu framing,” kata UG.

Singkat cerita, persoalan ini diselesaikan UG di sekolah kedua pelajar tersebut.

“Saya bawa ke sekolah, harusnya dia yang lapor sekolah tapi (orangtua FS bilang) sekolah gak menggubris. Saya telepon kepala sekolah, kita buat pertemuan bulan Februari tanggal 2,” ucap UG.

“Saya beserta anggota 2 orang, dan kedua orangtua siswa. Di sini (pertemuan sekolah) sudah sepakat damai, tapi orang tua FS merasa gak. Pihak sekolah, kepala sekolah, guru pembimbing sepakat berdamai, gak usah diperpanjang tapi dia (orangtua FS) merasa kecewa,” tambahnya.

Kepada UG, RIR yang kini dilaporkannya meminta untuk datang ke rumah. Namun, UG menolaknya hingga kini.

“Saya gak mau dibuat negatif di rumahnya, mana tau dikawinkan sama anaknya, apakah ini jebakan tiba-tiba, kita kan gak tau,” ucap UG.

Persoalan yang dialami oleh UG juga mengganggu keluarganya. Banyak yang menghubunginya menanyakan hal tersebut.

Namun, UG memilih tidak menggubris.

“Bulan Agustus 2025 dia buat laporan di tanggal 8, saya ketemu dia (RIR) di bulan 8 juga tanggal 11 di kantor lurah, saya jumpai dia, maunya gimana, ini lurah melakukan mediasi ulang lagi,” kata UG.

Artinya, persoalan itu kembali dimediasi kali kedua. Pertama di sekolah FS beserta kedua orangtua pelajar dan kali kedua di kantor lurah tempat tinggal RIR.

Persoalan ini, UG menyebut, sudah meminta maaf tapi gak direspon dengan baik. Alasan dia minta maaf sebagai bentuk ASN dan pimpinan bidang tempat kedua pelajar melakukan PKL.

Bukan berarti mengakui kesalahan atas dugaan atau tuduhan yang disampaikan RIR.

“Saya merasa gak berbuat, menyenggol pun gak ada, seolah memframing memegang tangan, memegang paha, menyenggol badan dari belakang, gak ada sedikitpun. Boleh tanya sama saksi itu di ruangan, ada 13 orang,” ucap UG.

Dalam pertemuan di kantor lurah itu, kedua belah pihak juga sepakat berdamai dan membuat surat pernyataan yang dibubuhi tandatangan di atas materai.

Oleh lurah, kata UG, menyarankan untuk memberi sejumlah uang tunai kepada keluarga RIR.

Menurut UG, RIR menerima uang perdamaian tersebut. Namun secara mendadak pada malam hari, RIR malah menolak.

“Dibilang lurah kasih lah sejuta untuk neneknya salamkan, siapkan amplop dan surat damai. Tiba malam gak terima, ini hanya Rp1 juta gak mau, gak sesuai kesepakatan,” kata UG.

“Saya lapor balik pencemaran nama baik, awalnya mau buat pemerasan, tapi saya gak mau. Saya buat laporan balik, disenggol pun gak anaknya, uang Rp1 juta dikembalikan kepada lurah,” tutupnya. (Red)

Tags: IndonesiaKabidKota BinjaiNasionalPelajarPelecehanPKLPolres BinjaiSumatera UtaraSumut
Previous Post

Aset Kendaraan Pemkab Langkat yang tak Bayar Pajak dan Hilang, Ondim : Saya Tindak Tegas

Next Post

PSMS Medan Ditahan Imbang Adhyaksa FC 1-1, Ayam Kinantan Dibobol Menit 90+8

Menarik Lainnya

Pria Tewas di Dalam Mobil di OG Hospital Kota Binjai, Ini Kronologinya dan Identitas Korban

Warga Tanah Seribu Tewas Dibunuh, Pelaku Utama Seret Nama Oknum Ketua OKP di Binjai

19/03/2026
Pria Tewas di Dalam Mobil di OG Hospital Kota Binjai, Ini Kronologinya dan Identitas Korban

Pria Tewas di Dalam Mobil di OG Hospital Kota Binjai, Ini Kronologinya dan Identitas Korban

18/03/2026
Hanya Butuh Waktu 2 Jam, Polres Pakpak Bharat Ringkus Tersangka Penganiayaan Pasutri

Hanya Butuh Waktu 2 Jam, Polres Pakpak Bharat Ringkus Tersangka Penganiayaan Pasutri

16/03/2026
Di Bulan Puasa, BNNP Sumut Razia Diskotek Blue Night di Langkat, 48 Orang Positif Narkoba

Di Bulan Puasa, BNNP Sumut Razia Diskotek Blue Night di Langkat, 48 Orang Positif Narkoba

15/03/2026
Next Post
PSMS Medan Ditahan Imbang Adhyaksa FC 1-1, Ayam Kinantan Dibobol Menit 90+8

PSMS Medan Ditahan Imbang Adhyaksa FC 1-1, Ayam Kinantan Dibobol Menit 90+8

Populer

  • Agar tak Hanya Sebatas Seremonial, Ronggur Simorangkir Kawal Perobohan Diskotek Marcopolo

    Penetapan Tersangka Eks Kepala Dinas Pertanian Penuh Tanda Tanya, Ronggur : Agak Aneh

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Nasib THR Bagi Ribuan PPPK Paruh Waktu, Ini Kata Pemko Binjai

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Ternyata Wanita Sexy yang Tabrak Warung di Pasar Kaget Kota Binjai Positif Narkoba

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Berikut Daftar 20 SPGG di Langkat dan di Kota Binjai yang Dihentikan Operasionalnya Oleh BGN

    90 shares
    Share 36 Tweet 23
  • Warga Tanah Seribu Tewas Dibunuh, Pelaku Utama Seret Nama Oknum Ketua OKP di Binjai

    89 shares
    Share 36 Tweet 22

Rekomendasi

Tagih Janji Gubernur, Puluhan Driver Ojol Sumut Kembali Gelar Unjuk Rasa

Tagih Janji Gubernur, Puluhan Driver Ojol Sumut Kembali Gelar Unjuk Rasa

23/06/2025
Kapolda Sumut Tegaskan Tak Ada Bom di Pesawat Saudia Airlines yang Mendarat Darurat

Kapolda Sumut Tegaskan Tak Ada Bom di Pesawat Saudia Airlines yang Mendarat Darurat

17/06/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net