Topiksumut.id, DELISERDANG – Seorang janda muda di Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, berinisial SF (22), trauma berat saat baru mulai bekerja.
Pasalnya SF menjadi sasaran pelecehan seksual dan nyaris diperkosa oleh majikannya sendiri saat menjalani hari pertama sebagai pengasuh anak (babysitter).
Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polresta Deliserdang pada 5 Januari 2026 dengan harapan pelaku segera ditangkap.
Korban menceritakan bahwa ia tertarik bekerja di rumah pelaku berinisial VR, warga Desa Bakaran Batu, setelah melihat lowongan kerja di media sosial.
Karena sedang sangat membutuhkan pekerjaan untuk menghidupi anaknya, SF setuju bekerja dengan tawaran gaji sebesar Rp 2 juta per bulan.
Pada awal pertemuan di tanggal 2 Januari, pelaku sempat meyakinkan korban agar tidak merasa takut tinggal di rumah tersebut bersama ibu dan anaknya yang masih balita.
Pelaku bahkan sempat berdalih bahwa dirinya sudah tidak memiliki ketertarikan lagi pada wanita lain karena masalah rumah tangga dengan istrinya.
Situasi aman yang dirasakan korban berubah drastis pada pukul 04.00 WIB subuh, saat ibu pelaku berangkat bekerja menjual bumbu ke Pasar Tanjung Morawa.
Memanfaatkan kondisi rumah yang sepi, pelaku VR mulai berani masuk ke kamar dan merayu korban untuk melakukan hubungan suami istri.
SF sempat berteriak histeris saat mengetahui pintu kamar sudah terkunci, hingga pelaku akhirnya meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya.
Namun, janji tersebut diingkari karena pelaku kembali menyerang korban saat SF sedang mengambil popok anak di dalam kamar.
“Di situ mulutku langsung dibekap dan didorongkannya aku ke tempat tidur dengan posisi telungkup, aku berusaha terus untuk melawan,” kata SF, dikutip dari Tribun Medan.
Korban berhasil menyelamatkan diri dari tindak pemerkosaan setelah melakukan perlawanan sengit hingga pelaku akhirnya keluar dari kamar.
Memanfaatkan momen saat pelaku tertidur, SF nekat kabur dari rumah tersebut dengan cara melompati pagar dan meminta pertolongan kepada tukang becak.
Setelah sampai di rumah keluarganya, korban langsung melakukan visum dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.
Kasat Reskrim Polresta Deli Serdang, Kompol Risqi Akbar, menyatakan bahwa pihak penyidik saat ini tengah bekerja cepat untuk memproses laporan tersebut.
“Masih proses lidik, sudah saya sampaikan ke penyidiknya untuk diproses cepat,” kata Kompol Risqi Akbar guna memberikan kepastian hukum bagi korban. (Red)








