Topiksumut.id, BINJAI – Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jalan Sukun, Lingkungan 6, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, sudah sebulan tak beroperasi alias tutup.
Amatan wartawan saat mengunjungi koperasi tsrsebut, memang terlihat tidak ada aktivitas. Pintu koperasi yang terbuat dari besi pun tertutup rapat.
@topik_sumut Koperasi Kelurahan Merah Putih di Jalan Sukun, Lingkungan 6, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, Sumatera Utara, sudah sebulan tak beroperasi alias tutup. Amatan wartawan saat mengunjungi koperasi tsrsebut, memang terlihat tidak ada aktivitas. Pintu koperasi yang terbuat dari besi pun tertutup rapat. Hanya sepanduk bertuliskan “Koperasi Suka Maju Nomor Agen Suka Maju: 008-3301-8000534” terpasang di pojok bangunan. Tak hanya itu amatan wartawan juga tertera plang yang disangkutkan di luar bangunan koperasi yang bertuliskan “Pangkalan LPG 3 Kg Koperasi Merah Putih Suka Maju”. Masyarakat sekitar yang berkesempatan diwawancarai wartawan menjelaskan, jika Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Suka Maju sudah sebulan tutup. “Sudah sebulan ini tutup,” ujar masyarakat yang meminta namanya tak disebutkan dalam pemberitaan, Jumat (27/2/2026). Bahkan menurut masyarakat, koperasi itu mau pindah. Namun tak dijelaskan secara detail, di mana lokasi koperasi yang diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution akan dipindahkan. “Mau pindah dengar-dengar. Ini sewa bangunannya,” ucap masyarakat. Yang mengejutkannya lagi semenjak diresmikan tidak ada yang namanya simpan pinjam. “Namanya aja koperasi, tapi tidak ada simpan pinjam. Ini pun cuma pangkalan beli LPG aja,” ujar masyarakat. Selengkapnya di Topiksumut.id #topiksumut #viral #koperasimerahputih #kotabinjai #sumaterautara
Hanya sepanduk bertuliskan “Koperasi Suka Maju Nomor Agen Suka Maju: 008-3301-8000534” terpasang di pojok bangunan.
Tak hanya itu amatan wartawan juga tertera plang yang disangkutkan di luar bangunan koperasi yang bertuliskan “Pangkalan LPG 3 Kg Koperasi Merah Putih Suka Maju”.
Masyarakat sekitar yang berkesempatan diwawancarai wartawan menjelaskan, jika Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Suka Maju sudah sebulan tutup.
“Sudah sebulan ini tutup,” ujar masyarakat yang meminta namanya tak disebutkan dalam pemberitaan, Jumat (27/2/2026).
Bahkan menurut masyarakat, koperasi itu mau pindah. Namun tak dijelaskan secara detail, di mana lokasi koperasi yang diresmikan oleh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution akan dipindahkan.
“Mau pindah dengar-dengar. Ini sewa bangunannya,” ucap masyarakat.
Yang mengejutkannya lagi semenjak diresmikan tidak ada yang namanya simpan pinjam.
“Namanya aja koperasi, tapi tidak ada simpan pinjam. Ini pun cuma pangkalan beli LPG aja,” ujar masyarakat.
Selain bangunan koperasi, tepat disebelahnya terdapat bangunan klinik. Namun terlihat klinik tersebut kumuh alias seperti sudah lama tak ditempati.
Amatan wartawan dari luar bangunan, terlihat memang ada beberapa obatan yang tersedia di dalam bangunan yang terbuat dari peti kontainer.
Gitupun tidak ada orang yang berada di dalam klinik.
Sedangkan itu, Camat Binjai Barat, Romi Surya Dharma saat dikonfirmasi meminta wartawan untuk menunggu.
“Sebentar ya, saya akan konfirmasi ke lurah,” ujar Romi.
Dikabarkan sebelumnya, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution, meresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat, Kota Binjai, pada Senin (21/7/2025).
Peresmian koperasi di Kelurahan Suka Maju, merupakan bagian dari peluncuran nasional 80.000 koperasi desa/kelurahan Merah Putih oleh Presiden RI Prabowo Subianto, yang dilakukan serentak secara daring dari Klaten, Jawa Tengah.
Bobby menyoroti potensi ekonomi besar dari kawasan industri tahu di Kelurahan Suka Maju yang kini diwadahi oleh koperasi.
Ia menyebut koperasi ini berperan sebagai distributor kedelai, bahan baku utama bagi 42 pabrik tahu dan 9 pabrik tempe di wilayah tersebut.
“Kebutuhan kedelai di sini mencapai 8 ton per hari, atau sekitar 240 ton per bulan. Nilai perputaran ekonomi dari aktivitas ini bisa mencapai sekitar Rp2,5 miliar,” ujar Bobby.
Tak hanya bergerak di sektor pangan, Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kelurahan Suka Maju juga mengembangkan unit usaha di sektor kesehatan.
Yakni klinik murah dengan harga obat-obatan yang diklaim lebih terjangkau dari apotek konvensional.
“Kita harapkan klinik koperasi ini bisa membantu masyarakat mendapatkan akses kesehatan yang murah dan mudah,” tutup Bobby. (red)








