Topiksumut.id, LANGKAT – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, tetap berlanjut meski murid sedang libur sekolah.
Seperti salahsatu sekolah dasar (SD) di Kabupaten Langkat.
“Sabtu (20/12/2025) kemarin, sudah diberikan MBG, masing-masing murid mendapat dua kantong yang dikemas dalam paper bag (tas kertas),” kata Dewi salahsatu guru SD, Selasa (23/12/2025).
Lanjut Dewi, adapun isi dalam masing-masing tas kertas tersebut bervariasi.
“Isinya dalam salahsatu paper bag itu, susu kemasan satu liter, kurma lima buah, dan anggur lima buah,” ujar Dewi.
Sedangkan dalam kemasan paper bag satunya lagi berisikan, satu bungkus roti Unibis yang ada gula, susu satu kaleng, dua buah apel, lima buah kelengkeng dan dua telur rebus.
“Tak hanya murid, guru juga dapat dua paper bag sama isinya dengan murid,” ucap Dewi.
“MBG yang didapat ini untuk libur selama dua Minggu. Gitu sih info yang saya dengar. Kalau dibilang ya gak cukup sih,” sambungnya.
Tak hanya itu, menurut Dewi bayaknya MBG yang diperoleh murid setiap kelasnya juga berbeda-beda.
“Kelas 1-3 isinya (MBG) beda. Lebih banyak kelas 4-6. Intinya setiap MBG beda kelas beda porsi,” ujar Dewi.
Sementara itu, Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Langkat, Ali Ikhsan mengatakan, pemberian MBG semasa libur sekolah, berdasarkan kesepakatan antara kepala sekolah dengan Kepala SPPG.
“Khusus untuk ibu menyusui, balita dan ibu hamil tetap diberikan,” kata Ali.
Lanjut Ali, adapun teknis pemberian MBG bagi murid yang libur sekolah ialah sebanyak dua kali dalam seminggu.
“Pemberian yang berlanjut teknisnya seminggu dua kali, dengan pemberian satu kali untuk tiga hari dengan tetap patokan porsi perhari (menyesuaikan jumlah hari),” ucap Ali.
Gitupun Ali menjelaskan menu-menu MBG dibuat berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG).
“Masing-masing kebutuhan yang dasarnya dibuat oleh ahli gizi, serta ketersediaan bahan yang ada dilapangan,” tutup Ali.
Diketahui Badan Gizi Nasional (BGN) menyampaikan bahwa program MBG tidak diliburkan selama masa libur sekolah guna menjaga pemenuhan gizi anak.
Kemudian selama libur sekolah, pelaksanaan MBG dilakukan dengan mekanisme penyesuaian sesuai kondisi daerah masing-masing. (Red)








