Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya
No Result
View All Result
Topik Sumut

Dituding Jadi Pelakor, Keluarga Oknum Dokter di Kota Medan Angkat Bicara

Redaksi by Redaksi
in Daerah
0
Dituding Jadi Pelakor, Keluarga Oknum Dokter di Kota Medan Angkat Bicara

Kuasa hukum keluarga SW, Aliando Boangmanalu saat diwawancarai di Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi, Kamis (20/11/2025).

Share on FacebookShare on Whatsapp

Topiksumut.id, SIDIKALANG – Seorang Dokter di Kota Medan berinisial SW diterpa isu usai dituding menjadi selingkuhan oleh seorang pria. Kabar tersebut pun sempat viral di media sosial, dan mendapat tanggapan negatif dari para netizen.

Setelah serangkaian tuduhan, komentar warganet, hingga pemberitaan yang dinilai tidak akurat, keluarga besar SW memutuskan menyampaikan klarifikasi melalui kuasa hukum mereka, Aliandoboang Manalu, SH, MH.

Baca Juga

Polres Langkat Laksanakan Sertijab 2 Kasat dan 4 Kapolsek

Polres Langkat Laksanakan Sertijab 2 Kasat dan 4 Kapolsek

20/01/2026
Proyek di Kota Binjai Diduga Milik Oknum APH Buat Aliran Sungai Bangkatan Menyempit

Proyek Rp986 Juta Perkuatan Jembatan Sungai di Kota Binjai Diduga Perencanaan tak Matang

20/01/2026

Pernyataan sikap tersebut dibacakan sekaligus dirilis kepada publik sebagai bentuk respons atas informasi liar yang beredar tanpa verifikasi.

Kata Aliando, orangtua SW, Leonard menegaskan bahwa mereka merasa perlu angkat suara demi meluruskan berbagai persepsi yang terlanjur berkembang di masyarakat.

Menurutnya dalam beberapa pekan terakhir, media sosial dipenuhi narasi, asumsi, dan opini sepihak yang langsung mengarah pada penghakiman terhadap SW.

Hal ini dinilai tidak hanya keliru, tetapi juga mengabaikan prinsip dasar keadilan yang menempatkan pengadilan sebagai satu-satunya forum pembuktian.

“Kami sangat menyayangkan berita hoaks, pernyataan sikap, maupun keterangan yang tidak berdasarkan bukti dari netizen yang telah memvonis anak kami bersalah tanpa ada persidangan di pengadilan. Pengadilanlah tempat menguji seluruh dalil dan bukti agar tercapai keadilan,” ujar Leonard dalam pernyataannya yang dibacakan oleh Aliando pada, Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

Kata Aliando, orangtua SW menilai bahwa risikonya bukan sekadar salah informasi, tetapi juga dapat menimbulkan persepsi keliru yang sulit dipulihkan meskipun nantinya hasil proses hukum menunjukkan sebaliknya.

Selain menyasar SW, dampak polemik itu turut dirasakan keluarga inti. Leonard mengungkapkan bahwa tuduhan dan opini negatif yang tersebar luas telah menimbulkan tekanan mental bagi seluruh anggota keluarga, terutama karena SW memiliki latar pendidikan dan karakter yang selama ini jauh dari gambaran buruk yang disebarkan.

“Telah terjadi pembunuhan karakter terhadap anak kami serta kami sebagai orangtua. Pendidikan moral yang kami tanamkan sejak dini hingga ia menyelesaikan pendidikan dokter hancur seketika akibat pemberitaan yang tidak bertanggung jawab,” jelas Aliando.

Ia menyebut, meski banyak yang tidak melihat langsung, tekanan sosial yang muncul membuat mereka enggan keluar rumah. Aktivitas sederhana pun menjadi beban karena khawatir mendapat stigma atau tatapan curiga dari masyarakat.

Beberapa kerabat bahkan mengaku ikut terdampak, lantaran namanya dikaitkan dengan rumor yang beredar luas. Situasi ini dinilai keluarga sangat tidak adil, terlebih karena seluruh narasi berkembang sebelum SW mendapat kesempatan membela diri di hadapan hukum.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang digital, ” jelas Aliando.

Ia mengatakan, munculnya tuduhan sepihak tanpa pemahaman konteks tidak hanya merugikan pihak yang dituduh, tetapi juga mengancam kepercayaan publik terhadap informasi.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat luas untuk bijak dalam menggunakan media sosial. Apa yang kami alami dapat menimpa siapa pun ke depannya,” tulis keluarga dalam dokumen yang sama.

Selanjutnya ia mengingatkan bahwa setiap unggahan atau komentar yang terlihat sepele dapat berdampak besar pada kehidupan seseorang, terutama bila informasi itu belum terbukti.

Namun, meski merasa dirugikan, pihak keluarga besar SW tetap menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak yang barangkali merasa tidak nyaman dengan dinamika yang muncul.

“Kami memohon maaf dari lubuk hati paling dalam atas segala hal yang timbul atas kasus anak kami,” ujar Leonard dalam pernyataan itu.

Keluarga mengaku memahami bahwa polemik yang berkembang telah menimbulkan kegaduhan dan perdebatan di ruang publik. Namun, mereka berharap agar masyarakat tidak terjebak dalam sikap saling menyalahkan dan tetap mengedepankan fakta.

Di akhir pernyataan sikapnya, pihak keluarga menegaskan komitmen mereka menghormati seluruh proses hukum yang berlaku. (Alv)

Tags: Angkat BicaraDokterIndonesiaKota MedanNasionalPelakorPeristiwaSumatera UtaraSumut
Previous Post

Polres Sibolga Gelar Razia Ops Zebra Toba 2025, Banyak Pelanggar Kasat Mata Ditindak

Next Post

Ini Respon Kadishub Binjai Usai Pedagang UMKM di Kota Binjai Ribut Dengan Jukir

Menarik Lainnya

Polres Langkat Laksanakan Sertijab 2 Kasat dan 4 Kapolsek

Polres Langkat Laksanakan Sertijab 2 Kasat dan 4 Kapolsek

20/01/2026
Proyek di Kota Binjai Diduga Milik Oknum APH Buat Aliran Sungai Bangkatan Menyempit

Proyek Rp986 Juta Perkuatan Jembatan Sungai di Kota Binjai Diduga Perencanaan tak Matang

20/01/2026
Polres Binjai Setijab 3 Kapolseknya, Berikut Nama-namanya

Polres Binjai Setijab 3 Kapolseknya, Berikut Nama-namanya

20/01/2026
Pungutan Parkir di RSUD Djoelham Gak Ada Izin Dinas Perhubungan Kota Binjai

Jukir tak Beri Karcis ke Pengendara, Dishub Binjai Janji Tegur

19/01/2026
Next Post
Ini Respon Kadishub Binjai Usai Pedagang UMKM di Kota Binjai Ribut Dengan Jukir

Ini Respon Kadishub Binjai Usai Pedagang UMKM di Kota Binjai Ribut Dengan Jukir

Populer

  • Perencanaan PAD yang Ditetapkan Tidak Rasional, Akibatnya Utang Pemko Binjai Capai Rp 50 Miliar

    Lelang Eselon II di Kota Binjai Berakhir, Ini Nama-nama Pejabat yang Diumumkan Pansel

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Betmen Tersangka Penganiayaan Pakai Parang Diringkus Polisi di Langkat, 4 Orang Masih DPO

    119 shares
    Share 48 Tweet 30
  • Berikut Daftar Nama Puluhan Pejabat Eselon II, III, dan IV Usai Dilantik Bupati Langkat

    85 shares
    Share 34 Tweet 21
  • Kasus Bentrokan di Selesai, Oknum Ketua Ormas di Langkat Akan Segera Diadili

    76 shares
    Share 30 Tweet 19
  • Kadis Pertanian Binjai yang Dibebastugaskan Usai Diperiksa Jaksa, Ralasen : Wali Kota tak Komit

    73 shares
    Share 29 Tweet 18

Rekomendasi

2 Anggota PJR Polda Sumut Tabrak Seorang Nenek hingga Patah Kaki, Diduga Ugal-ugalan

2 Anggota PJR Polda Sumut Tabrak Seorang Nenek hingga Patah Kaki, Diduga Ugal-ugalan

17/07/2025
Laga Hidup Mati Timnas Putri Indonesia Vs Taiwan Malam Ini, Penentuan Nasib Garuda Pertiwi

Laga Hidup Mati Timnas Putri Indonesia Vs Taiwan Malam Ini, Penentuan Nasib Garuda Pertiwi

05/07/2025
Topik Sumut

Portal berita online terpercaya yang menyajikan informasi terkini seputar Sumatera Utara dan Nasional.

E-mail: topiksumut2025@gmail.com

  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Nasional
  • Kriminal
  • Daerah
  • Politik
  • Peristiwa
  • Internasional
  • Olahraga
  • Lainnya

© 2025 Topik Sumut - Powered by Sejasa Net